~ FF Comedy % B.A.P Dimutilasi % One Shoot ~

Tittle : B.A.P
Dimutilasi

 

Cast
:Bang Yong Guk (B.A.P)

Kim
Him Chan (B.A.P)

Zelo
/ Choi Jun Hong (B.A.P)

Jung
Dae Hyun (B.A.P)

Moon
Jong Up (B.A.P)

Yoo
Young Jae (B.A.P)

And
other casts

 

Author : Wulan
(Song Hyo Kyung)

 

Genre
: Comedy, Friendship, Gaje, Aneh, Gokil *Niatnya sih comedy lagi. Tapi kalau
gak lucu ya mohon maaf lahir n batin dech

 

 

Annyeonghaseyo readers🙂
Author bawa FF comedy lagi. Walaupun kemarin tuh gagal dan yang ini juga kayaknya gagal juga tapi gak apa-apalah. Karena author udah terlanjur buat😦
Sebelumnya author mau minta maaf dulu nih. Sebenernya author itu sangat menghormati B.A.P tapi berhubung membernya unyu-unyu jadi author buat FF comedy #ngeles aja lu thor!

Nih FF spesial pake ayam goreng buat Yongguk oppa biar kagak galak lagi jadi leader. Dan tentunya Baby pada tau kan kalo Yongguk oppa ultah ^_^
So, check this out!

 

Summary
: Bagaimana jadinya jika para member dari BoyBand Rookie dimutilasi dan
jasadnya hilang secara tiba-tiba? Dan bagaimana jika pelakunya adalah salah
satu dari member BoyBand itu sendiri?Apa yang sebenarnya terjadi? Check this
out!

 

 

xXx 
B.A.P  xXx

 

            Sinar matahari yang masuk melalui
celah-celah jendela menyentuh lembut wajah tampan seorang Leader BoyBand
ternama di Korea Selatan.Dia adalah Bang Yong Guk, leader dari B.A.P. Tau gak
B.A.P tuh apaan? Kalau gak tau ya udahlah! *Author strez*

 

            YongGuk
mulai membuka matanya yang super kecil itu.Dia duduk di ranjang berusaha
mengumpulkan nyawanya yang masih ketinggalan di alam mimpi. Matanya samar-samar
melihat noda-noda aneh seiring dengan indra penciumannya yang mencium bau
anyir. Bau amis darah!

 

            YongGuk
membelalakkan matanya yang sipit hingga bertambah lebar seperdepalan mili.
Maklumlah matanya limited melek. Dia langsung terkejut mendapati piyama pink
bergambar Barbie yang dipakainya ternoda oleh banyak bercak darah.Bukan hanya
itu, dia juga menggenggam sebuah pisau besar yang juga berlumuran darah.

 

“Kyaaa…. Apa yang terjadi?!” Pekiknya.

 

            Pikiran-pikiran
negative mulai merasuk ke dalam otaknya.Mungkinkah aku melakukan perkerjaan
sambilanku saat tengah tertidur?Batinnya. Untuk readers ketahui, sebenarnya
YongGuk oppa itu punya kerjaan sambilan. Selain sebagai member BoyBand B.A.P,
dia juga menjadi tukang daging di pasar.

 

“Please dech thor! Gak usah loe sebut
juga kali!” YongGuk bergaya alay niruin Wendy cagur.

“Susukakak aku donk!Ni kan cerita aku
yang buat!”

“Bangga banget loe!Mentang-mentang punya
kakak!”

“Bangga donk! Daripada situ sebatang
kara”. Ledek author.

 

“Sapa bilang gue sebatang kara?! Gue itu
seorang diri!”YongGuk nyolot.

“Aish! Whatever dech! Lagian jangan
kebiasaan nyela omongan author dech!Ntar gak siap-siap FFnya!”

“Iya iya. Tapi ini kenapa gue bisa kayak
gini pas bangun tidur?”

“Ntar juga ketahuan seiring dengan
berjalannya FF ini”.

“Bahasa loe thor!”

“Bodo! Cepet lanjutin! Jangan buat aku
emosi dech”.

“Ebusset!Gue yang dinistain kenapa loe
yang emosi?Somplak ni author”. Cibir YongGuk.

 

Back to the story….

 

            YongGuk
memejamkan matanya, merasakan air yang membasahi seluruh tubuhnya melalui
selang boleh pinjem milik JongUp, padahal selang itu adalah hasil curian
DaeHyun dari selang penyiram tanaman di rumah HimChan. Pikirannya kembali
melayang pada fenomena aneh ini. Dia masih memikirkan teka-teki silang yang
belum diselesaikannya eh maksudnya memikirkan teka teki darah yang misterius
itu.

 

            Piyama
unyu kesayangannya dan sprei warna pink dengan motif love yang baru dipasangnya
tadi malam, ikut terkena noda darah.Dia sudah mengirimkan piyama dan sprei itu
ke laundry melalui tiki. Yeah! YongGuk mulai curiga dan rasanya dia harus
menyingkirkan noda itu.

 

            YongGuk
membuka matanya perlahan.Nafasnya sangat memburu.Sepertinya dia menyadari
sesuatu hal besar telah terjadi pada dirinya. Bibirnya bergetar sepertinya dia
akan menyampaikan sesuatu.

 

“Heh! Loe ngapain disini thor?! Gila
aja! Loe liatin gue mandi?!”Emosi YongGuk dengan mata berkilat merah.

“Kan untuk FF”.Jawab author polos.

“Aish! Tapi gue naked! Loe pervert banget
sih! Pasti dari tadi loe ngiler-ngiler liat tubuh gue! Loe ada niatan mau
perkosa gue kan?!”

“Ebusset?! Mana ada yeoja mau perkosa
namja!Please dech!” Ledek author.

 

“Tolong ya thor! Pergi dari sini! Aish!
Loe parah! Gue udah gak perjaka lagi sekarang!” Sesal YongGuk.

“Emang aku apain?”

“Loe udah liat tubuh gue.Itu artinya
keperjakaan gue menurun 20%”.

“Lebaiy banget sih.Jadi gini ya leader
BB B.A.P?Gak banget”.Cibir author.

 

“Yak! Pergi lu thor!Gue gak mau loe
ngerekam keindahan tubuh gue di otak loe!”

“Idih!Bagusan juga badannya KiSeop
oppa.Lagian di situ oppa ada kutilnya.Gak indah!”

“Eh? Loe liat ya?”Ucap YongGuk sembari
memeriksa keadaan kutilnya.

 

“What? Jadi beneran ada kutilnya? Aish!
Padahal tadi aku cuma nebak”.

“Loe punya indigo ya thor?Kok bisa tau
gitu?”

“Haha.Aku punya indra ke lima setengah
oppa. Whuahaha”.Author ketawa ala Kogoro Mouri sembari berjalan keluar
meninggalkan YongGuk yang melongo melihatnya.

 

“Astaga.Ternyata author itu bukan cuma
somplak tapi juga gila.Ya Allah, bukalah pintu hidayah untuknya”.

“Amin”.Ucap author yang tiba-tiba muncul
lagi.

“Yak!Kenapa loe masih
disini?!pergiiiiii!!!!!” Teriak YongGuk. Authorpun kabur.

 

xXx 
B.A.P  xXx

 

            YongGuk
berdiri termenung didepan jendela setelah memakai pakaiannya.Ekspresinya begitu
serius menatap pemandangan di luar.Alisnya bertaut hingga matanya semakin
menyipit. YongGuk menggigit bibir bawahnya dan….

 

Duuuttt       

 

            Sebuah bunyi misterius terdengar
secara tiba-tiba di kamar YongGuk seiring dengan bau bangkai yang menyeruak.Tak
lama, YongGuk berbalik dengan wajah sumringah.

 

“Hehe. Napa ekspresi loe begituan thor?”
YongGuk cengar-cengir melihat author yang melongo dengan sempurna.

 

“Astaga
oppa!Jadi dari tadi tampang sok serius cuma buat ritual kentut?!”

“Gue masuk angin
tau!Udah tiga hari gak bisa kentut”.

“Pantesan bau
bangke ayam”.

“Hehe.Maaf
dech.Okeh okeh, sekarang kita bisa lanjut”.

 

Back to the
story….

 

            YongGuk duduk termenung di bibir
ranjang.Dia masih teringat dengan insiden sewaktu dia bangun tidur.Hatinya
terus bertanya-tanya dengan misteri aneh ini. Namun tiba-tiba….

 

“Huwa…. Noooo….
Waaaaayyyy…..”.

 

            YongGuk terhenyak saat mendengar
teriakan spektakuler dari DaeHyun di luar sana. Seperti biasa, DaeHyun selalu
berteriak dengan ritme yang beraturan.Tadi saja dia berteriak ala lagu One
Shot.

 

“Yaaakkk!!! Loe
teriak pake toa mesjid sebelah ya?! Berisik banget!”Protes HimChan seraya
memegangi telinga kanannya yang masih berdengung bak kemasukan sirine
ambulance.

 

“Emergency
hyung!Emergency!”Teriak DaeHyun seperti orang kesambet di tengah-tengah
kerumunan para member B.A.P yang sedang berada didepan kamar YoungJae.

 

“Apaan yang
emergency sih, Dae?”Tanya YongGuk seraya menepuk bahu DaeDae.

 

“Apa loe bilang
thor? DaeDae?! Enak aja loe ganti-ganti nama gue! Biar loe tau ya, enyak ama
babeh gue tuh sampe motong anak gajah buat selametan nama gue!” Emosi DaeHyun.
Semua member plus author memandangi DaeHyun dengan wajah cengo mendengar
penuturannya barusan.

 

“Ebusset!Aku
yang motong kadal diem-diem aja tuh!”Author gak mau kalah.Kali ini giliran
author yang mendapatkan pandangan aneh dari mereka.

 

“Udah
udah!”YongGuk mencoba menengahi.“Kalian berdua itu sama-sama aneh.Jadi jangan
buka aib disini, ocey”.Kedip YongGuk bikin author meleleh.

 

“Cie cie.
Kepincut YongGuk hyung nih yeee…. Pantesan gangguin mulu dari tadi”. Goda Zelo.

“Diem loe
Zel!Anak kecil sok ikut-ikutan! Udah dech! Balik ke cerita aja sebelum readers
pada kabur”.

 

Back to the
story….

 

“Ada apaan sih
Dae?”Tanya YongGuk dengan wajah keheranannya.

“Huwa…. Itu
hyung! Si YoungJae…. Huhu….”.

 

            Semua mata langsung memandang ke
arah kamar YoungJae yang begitu mengenaskan.Dari tadi member B.A.P memang hanya
berlima. YoungJae tak terlihat sama sekali.

 

“Astaga!
YoungJae hyung! Apa yang terjadi?! Kenapa hyung jadi begini?!”Heboh JongUp
sembari memeluk makhluk yang diyakininya adalah YoungJae.

“Aish! Itu bukan
YoungJae! Itu author yang lagi tiduran di ranjangnya YoungJae!” Ucap HimChan
membuat JongUp langsung menjauh.

 

“Pantesan aja
wajahnya abstrak”. Cibir JongUp.

“Heh Jong! Biasa
aja donk! Mending muka aku abstrak daripada muka aku rata!”

“Halah! Loe
manggil-manggil gue Jong pasti loe bayangin SungJong kan?! Gue aduin Kevin
hyung baru tau rasa loe thor!”

“Hehe. Peace
dech Eop. Jangan gitu donk.Ntar Kevin oppa ngambek. Belum lagi Yongsaeng oppa,
blablabla….”.

“Ciihh!!! Kasian
amat para hyungdeul yang udah kena pelet loe thor!” Cibir JongUp.

 

“Udah
udah!Sekarang kita lagi bingung ama hilangnya YoungJae.Jangan ribut terus
donk!” HimChan melerai pertengkaran JongUp dan author dengan cara memeluk
author. Aseeekk. “Please dech thor! Kayaknya loe yang meluk gue bukan gue yang
meluk loe!” Cibir HimChan. Author ngabur.

 

“Hiks!YoungJae
hyung kemana hyung?Kenapa jadi gini?”Zelo menangis terisak seraya memeluk
lengan HimChan.

 

            Semua kembali menatap miris pada
ranjang YoungJae.Pasalnya, ranjang YoungJae itu dipenuhi oleh darah yang sudah
mengering. Entah apa penyebabnya, tapi pikiran semua member sudah terlanjur
dipenuhi oleh hal-hal negative.

 

“Apa ini
hyung?!” Ucap DaeHyun setelah memungut sesuatu dari ranjang YoungJae.

“Kyaaa…. Takut
hyung….”.Zelo histeris seraya memeluk HimChan dari belakang.

“Itu kan jari
tengah dan jari manis YoungJae hyung”. JongUp menatap miris pada kedua potongan
jari itu.

 

“Belum tentu itu
jari-jarinya YoungJae kan”.HimChan mencoba menepis pikiran takut para member.

“Gak salah lagi
hyung!”JongUp ngotot.“Lihat tuh kuteks warna pastelnya.Jelas-jelas tadi malam
gue yang bantuin ngasi kuteks di kuku-kukunya”. Jelas JongUp.

 

            Semua kembali terdiam
mendengarnya.Sudah pasti itu adalah jari milik YoungJae. Namun apa yang terjadi
dengan YoungJae? Kenapa dia bisa tiba-tiba hilang?Mendadak YongGuk teringat
sesuatu.Jangan-jangan peristiwa tadi pagi ada hubungannya dengan ini.Batin YongGuk.

 

“Kita harus
lapor polisi!”Usul HimChan seraya mengeluarkan ponsel dari kantongnya.

“Eh,
jangan!”Larang YongGuk tiba-tiba.

“Kenapa
hyung?Kan udah jelas YoungJae hyung hilang”.

“Zelo benar
hyung.Kita harus lapor polisi”. Desak JongUp.

 

“Gi, gini.
Sebagai BoyBand, kita kan lagi naik ranting nih….”.

“Naik daun yang
benar hyung!”

“Protes aja loe
Chan!Maksud gue gini.Segala sesuatu tentang kita pasti langsung diekspos.Ntar
kalau ini jadi berita heboh gimana? Dunia bisa tau dan….”.YongGuk menggantung
kalimatnya seraya menatap member satu persatu.

 

“Iya juga. Gue
ngerti maksud hyung apa”. Ucap Zelo sok dewasa.

“Gimana nih?
Zelo aja ngerti masa kalian….”.

“Iya
hyung.Kayaknya ada benarnya sih”. HimChan ikutan setuju dan diiringi anggukan
oleh yang lain. Tanpa mereka sadari, YongGuk menghela nafas lega. Setidaknya,
mereka tidak akan mengusut kasus ini lebih lanjut lagi dan membuatnya terancam.
Masalahnya, YongGuk merasa terlibat dengan hal ini.

 

xXx 
B.A.P  xXx

 

            Malam ini, semua member B.A.P minus
YoungJae memilih untuk berada di kamar masing-masing.Entah kenapa, mereka
merasa tak aman.Begitupun si prince aegyo, HimChan.Namja cakep itu juga memilih
berada di kamarnya.

 

            HimChan duduk diam di pinggir
ranjangnya.Matanya terus menatap layar ponselnya.Senyum mengembang tercipta di
bibirnya.Wajahnya begitu sumringah seperti baru menang undian berhadiah permen
beserta pabriknya.

 

“Hihihi….
Yeppeun”.Gumamnya di sela-sela tawa kecilnya. Entah apa yang dilihatnya.
Sepertinya itu foto yeoja yang sudah menarik paru-parunya, ups! Maksud author
hatinya.

 

“Ebusset!Jadi
dari tadi lihatin foto itu?!”Author histeris.

“Kenapa thor?
Cantik kan? Kalo ama elo sih beda jauh banget”. Ucap HimChan enteng.

“Cantik banget
sih.Serius nih naksir ama dia?”

“Ya
iyalah!Secara ni yeoja wajah bidadari begini”.HimChan tersenyum sumringah.

 

“Dapet foto ntu
dari mana?”

“Dari internet
thor. Gue gak sengaja gitu nemunya.Pertama kali lihat aja udah gimana gitu
perasaan gue”. Curhat HimChan.

“Emang oppa gak
tau dia siapa?”

“Namanya sih gak
tau thor. Emang loe kenal?”Tanya HimChan polos, seperti bayi baru lahir.

 

“Emang oppa gak
ngerasa pernah ketemu ama dia?”

“Kayaknya sih
pernah.Wajahnya familiar gitu.Tapi gue gak tau dia siapa”.

“Ya elah
oppa!Dia itu Kevin oppa yang didandani jadi cewek biar mirip Jessica SNSD itu
loh!” Teriak Author spektakuler hingga sarung pak ustad yang kebetulan lewat
depan dorm B.A.P langsung melorot.

 

“Eh? Kevin
U-Kiss maksud loe thor? Ciyus?”

“Miapa?!”Author
nyolot.

 

Ckleek

 

            Zelo, JongUp, dan DaeHyun yang
hendak masuk kamar HimChan, terdiam didepan pintu. Mereka menyaksikan
pemandangan yang tak layak untuk dilihat.Pasalnya, setelah perdebatan tadi,
HimChan dan author bergulat. HimChan asyik sendiri nimpukin author pake kamus
super tebal. Sedang author yang gak dapat alat apa-apa, hanya bisa menggelitiki
telapak kaki HimChan.Namun saat mendengar suara pintu dibuka, mereka langsung
menghentikan aksi mereka layaknya film yang sedang dipause.

 

“Maaf ya udah
ganggu kemesraan kalian berdua”. Ucap Zelo.

“Yak!Mesra-mesraan
dari Hongkong!Lu gak liat aku dibully Zel!”Emosi author sampe liurnya muncrat
kemana-mana.Untung HimChan udah sedia payung. *HimChan : Sedia payung sebelum
muncrat*

 

“Hyung
sini!Hati-hati loh kena liurnya.Ntar bisa rabies”.JongUp heboh narik-narik
HimChan.

“Woi!Lu kira aku
anjing gila?!”

“Bukan sih. Tapi
author gila”. Cibir JongUp. Author cuma bisa diem. Kalah telak 1-0.

 

Back to the
story….

 

“Kalian kenapa
sih?”HimChan menatap heran pada tiga dongsaengnya yang datang-datang langsung
ngerubungi dia.

 

“Takut
hyung.Emang hyung gak ngerasa aneh ya ama situasi ini?”Zelo kumat manja ama
HimChan, bikin author cemburu. *Zelo : Lantas, gue peduli?!*

 

“Iya hyung.Gue
gak tenang.Apalagi YoungJae tiba-tiba hilang dan gak ketauan sekarang ada
dimana.Belum lagi jari-jari itu”.DaeHyun bergidik ngeri. “Please dech thor! Gue
bukan bergidik karena ngeri! Tapi karena jari loe nggerayangi tengkuk gue!
Merinding tauk!” Sembur DaeHyun. Author cuma nyengir singa.

 

“Kuda kali
thor!” Protes JongUp.

“Susukakak aku
donk!Akumau singa kok! Masalah buat loe?!”Author nyolot.Masih kecewa karena
kalah telak dari JongUp.

 

“Udah dech!
Berantem mulu kayak Romi n Yuli. Damai napa”.Ucap DaeHyun santai.

“Yang bener Tom
n Jerry, DaeDae!Somplak juga lu!”Cibir author.

“Heh thor! Loe
sadar gak sih?Loe itu cewek dan sendirian sedangkan kita berempat.Mau loe
dikeroyok?” Ancam JongUp.

“Yak!Kalian mau
ngapain?! Kalian mau perkosa aku ya?! Huwa! Andwae!!!!”Author histeris sembari
menutupi tubuhnya dengan bantal.

 

“What?!Merkosa
elo?!Jijai bangetz!” JongUp sok alay.

“Trus aku mau
diapain?”

“Mau dimutilasi
trus dijadiin makanan buaya peliharaan encang gue!”Ucap Zelo sengit.Author
terdiam 1001 bahasa.

 

“Eh?
Mutilasi?”Ucap HimChan tiba-tiba.

“Kenapa hyung?”
Tanya DaeHyun.

“Jari-jari
YoungJae, darah yang banyak banget.Jangan-jangan YoungJae dimutilasi”.HimChan
menarik tali kolornya eh, menarik kesimpulan.Ralat author sambil nunduk karena
takut dipelototin HimChan.

 

“Huwa!Hyung
jangan nakut-nakutin”.Zelo ngumpet diketek JongUp yang rimbun.

“Hehe.Bercanda
kok.Selama YoungJae belum ditemukan, kita jangan mikir aneh-aneh dulu ya”.
Nasehat HimChan. Padahal tadi dia yang udah bikin member ketakutan.

 

“Tapi kayaknya
ucapan hyung tadi bener dech”.DaeHyun ikutan ciut.

“Udah jangan
dipikirin.Tadi gue salah ngomong. Tidur sana. Udah malem”.

“Tapi kita tidur
disini ya hyung”.Pinta Zelo yang masih betah kepangin bulu ketek JongUp.

 

“Aish! Ntar bulu
ketek gue kusut! Susah disisir Zel!”Protes JongUp seraya menyingkirkan Zelo
dari ketek pusakanya.

 

“Iya hyung.Kita
tidur bareng aja ya”. Timpal DaeHyun.

“Ough, tidak
bisa! Sempit! Udah dech jangan kayak anak kecil. Cepet tidur sana. Gak akan
terjadi apa-apa kok. Jangan takut! Apalagi kita punya YongGuk hyung selaku
leader kita”.

“Apa hubungannya
hyung?” Trio dongsaeng bertanya serentak udah kayak trio kwek-kwek aja.

 

“Ya, mukanya
YongGuk hyung kan sangar plus nyeremin.Setan aja pada kabur apalagi cuma
penjahat.Iya enggak?” HimChan naik turunin alis, unyu.

“Iya juga sih.Ya
udah dech.Kita pada balik ke kandang masing-masing aja”. Ajak JongUp.
Maklumlah, dulunya JongUp itu reinkarnasi dari ayam siam.

“Kandang?Hyung
aja kali yang balik ke kandang! Kita mah ogah!” Ucap Zelo.

 

“Udah, udah
jangan berantem lagi.Gue udah ngantuk juga.Cepetan pada keluar”. Usir HimChan.

“Iya iya
hyung”.Trio dongsaeng itu kompak lagi.Aseekk.Dan kini, HimChan sudah rebahan
dan bersiap terbang menuju alam mimpi.

 

“Gue bilang
semuanya keluar dari kamar gue! Termasuk elo thor!”

“Hehe.Iya iya
oppa”.Author nurut dan ngabur.

 

xXx 
B.A.P  xXx

 

“Gue takut
hyung”.Zelo kembali memegangi lengan kekar JongUp.

“Gue juga takut
kali, Zel!Jangan mentang-mentang magnae, loe jadi kayak anak PAUD gini!” Protes
JongUp.

“Hiks!Gue juga
gak mau tapi gue disuruh ama dia tau hyung!”Zelo nunjuk author yang sibuk
mandangin DaeHyun.

 

“Eh? Ada apa ini
ada apa?” Author cengo.

“Gue tau gue tuh
cakep.Tapi gak usah sampe segitunya donk liatin gue!”DaeHyun menjauh dari
tetesan liur author.

“Thor! Bisa
waras sebentar kagak sih?! Kalo gak bisa, kita mau berhenti dari FF ini! Gak
bermutu!” Emosi JongUp. Author cuma manyun, ngarep dicium DaeHyun.

 

“Ih ogah!” Cibir
DaeHyun.

“Ya udah, ya
udah! Kalian gak usah peduliin aku lagi! Yang penting siapin ni FF ya”.

“Ocey kalo
gitu”.Jawab mereka bertiga kompak.Seneng banget kalo author sedih. Kecewa!

 

Back to the
story….

 

“Gue takut
omongan HimChan hyung tadi bener hyung.Hiks.Gue takut hyung”.Zelo terus
bergelayutan di lengan kekar JongUp.

 

            JongUp menatap DaeHyun melas.Dia
memberi isyarat yang sepertinya dimengerti oleh DaeHyun.Sesaat kemudian,
DaeHyun tersenyum dan mengangguk.

 

“Jangan takut
Zel.Gimana kalo malam ini kita tidur bertiga untuk jaga-jaga”. Usul JongUp.

“Hyung?”Zelo
menatap penuh haru pada JongUp, lalu menatap DaeHyun.DaeHyun mengangguk.“Gomawo
hyung.Gue sayang banget ama kalian”. Zelo tersenyum dan menghapus ingus yang
sudah bergelantungan ria di kedua lobang hidungnya. Iiuuhh! Selesai adegan
teletubies *berpelukan*, merekapun memasuki kamar DaeHyun dan tidur bertiga.

 

xXx 
B.A.P  xXx

 

            YongGuk menggeliat
kesana-kemari.Intro lagu Excuse Me yang menggelegar menganggu mimpi indahnya
yang sedang mesra-mesraan ama author.Dia mulai membuka matanya
perlahan.Lama-kelamaan, YongGuk langsung terbelalak.

 

“Argh!” Pekik
YongGuk tertahan, takut teriakannya terdengar makhluk lain.

 

            YongGuk terduduk dengan wajah
tegang.Dadanya naik turun dan nafasnya memburu tak beraturan. Pikirannya
langsung berkecamuk karena YongGuk terbangun dengan keadaan seperti kemarin
pagi, berlumuran darah dan menggenggam pisau besar!

 

Traaangg

 

            YongGuk melemparkan pisau itu ke lantai.Bibirnya
bergetar ketakutan.Raut wajahnya sangat tegang dan cemas.Keringat dingin
mengucur membasahi tubuhnya yang menggigil karena rasa takut yang menyergapnya.

 

“Loe bisa diem
sebentar gak thor?! Gue kayak gini bukan karena takut tapi karena kebelet pipis
tau!”

“Lah?Ngapa kagak
bilang?”

“Loe nyerocos
mulu dari tadi gimana gue mau bilang!”Kesal YongGuk sembari berjalan menuju
kamar mandi meninggalkan author.

 

xXx 
B.A.P  xXx

 

            HimChan berjalan sempoyongan keluar
dari kamarnya.Matanya masih menutup dengan rapat. Tapi karena dorm masih sepi,
HimChan berinisiatif untuk membangunkan member lain. Langkahnya terarah ke
kamar DaeHyun yang tadi malam dihuni oleh trio kwek kwek Korea *JongDaeLo*.

 

Tuuk kitak kituk
kitak kituk *HimChan ngetok pintu*

 

“DaeHyun-ah!
Ireona! Hei! Ireona DaeHyun-ah!”Teriak HimChan namun tak ada jawaban.

 

            HimChan menggaruk-garuk dinding di
sebelahnya hingga dinding itu tercuil sedikit demi sedikit dan membuat HimChan
terkejut.Kalau YongGuk tau, bisa-bisa dia diomeli oleh leader mereka yang galak
itu.Dengan secepat kilat, HimChan memunguti dinding yang tercuil dan
merekatkannya dengan upil.Aigo.

 

“Fiuh!Untung gak
ada yang tau.Ahihihihi”. HimChan ketawa ala Bernard bear.

 

Tooeeengg

 

“Argh!”Author
memekik kesakitan saat sebuah panci mencium pipi author dengan ganasnya.

“Loe dari tadi
malam ngeselin gue mulu!Gue jadiin bulgogi baru tau rasa loe!” Emosi HimChan.

“Ngeselin apa
sih oppa?”Author sok polos.

“Ngeselin
lagh!Ngapain juga loe bilang gue ketawa ala Bernard?! Jelas-jelas elo yang kalo
ketawa kayak Bernard! Gak sadar diri loe!”HimChan bersungut-sungut.

 

“Ahihihihi.Iya
iya maaf.Gitu aja ngambek.Gak unyu lagi loh ntar”.Bujuk author.

“Bodo amat!Gue
mau keluar dari FF gila loe ini!”

“Yakin?Uhm.
Kayaknya ada yang perlu diaduin nih”.

“Eh! Jangan
donk! Ihs! Iya iya, gue lanjut dech! Tapi jangan diaduin ya”.HimChan pasang
aegyo bikin author deg-degan.

 

Back to the
story….

 

            Karena tak kunjung mendapat jawaban
dari dalam kamar, HimChan memutar handle pintu dan ternyata tidak dikunci. Tangan
HimChan mendorong sedikit demi sedikit pintu itu namun hal itu membuat HimChan
mengernyitkan kening.Bau anyir menyeruak dari kamar itu.Merasa ada hal ganjil,
HimChan dengan segera membuka pintu itu lebar.

 

Jleebaaamm

 

            HimChan berdiri mematung di depan pintu.
Tatapannya lurus melihat pada ranjang DaeHyun yang kini dipenuhi oleh darah
yang sudah mengering.Wajah HimChan seketika itu juga langsung memucat.Keringat
dingin mengalir dari dahinya.Bibirnya memutih dan bergetar. HimChan shock!

 

 

xXx 
B.A.P  xXx

 

            YongGuk baru saja selesai mengganti
sprei tempat tidurnya.Mulutnya tak henti-hentinya menggerutu kesal.Bagaimana
mungkin tidak kesal, YongGuk baru kemarin mengganti spreinya dan hari ini harus
menggantinya lagi.Apalagi yang kemarin dipasangnya adalah sprei kesayangannya
yang bergambar Cinderella.

 

“Gak usah
nambahin kesel gue dech thor!” Emosi YongGuk.

“Kan aku ngomong
apa adanya sih oppa”.

“Loe tuh
nyebelin tau! Gue udah 2x bangun tidur dalam keadaan kayak gitu! Sebenarnya gue
itu diapain pas tidur thor?!” Desak YongGuk dengan wajah penuh
pengharapan.Authorpun terdiam.Tak mampu menjawab ataupun menatap wajah YongGuk.

 

“Uhm, itu,
itu….”.

“Gak usah lebaiy
dechthor! Loe ditanya gitu aja kayak orang habis ditembak!” Cibir YongGuk.
Author cuma manyun.

 

“Aaaaarrrgghhh…..!!!!”
*Suara HimChan teriak*

 

“Suara paan tuh
oppa?”

“Suara HimChan
dech kayaknya”. Tebak YongGuk.

 

            YongGuk segera berlari menuju sumber
teriakan tadi.Ternyata dugaan YongGuk benar, HimChanlah yang tadi
berteriak.Segera YongGuk menghampiri HimChan dan mengguncang tubuh HimChan yang
membeku.

 

“Chan, loe
kenapa Chan?Keminum semen ya?Kok kaku gini?”Serbu YongGuk namun dia hanya
mendapat tatapan lemas dari HimChan. “Chan, please Chan. Loe jangan kayak gini.
Please, loe harus jawab gue”. YongGuk histeris mendapati keadaan HimChan yang
kian melemas.

 

“Please dech
oppa! Gimana HimChan oppa mau ngomong kalo mulutnya dibekap gitu?!”Cibir
author.

“Ah?
Jinjja?”YongGuk tersadar dan melepaskan bekapan tangannya.Dengan segera HimChan
mengambil nafas panjang untuk mengisi paru-parunya yang sekarat karena ulah
YongGuk.

 

“Argh!Hyung
sadar gak sih kalo hampir bunuh gue?!” Rajuk HimChan.

“Iya iya
maaf.Kagak keliatan tadi.Hehe”.YongGuk nyengir unyu bikin author pengen nyubit
pipinya.“Sayangnya gue yang gak pengen loe cubit”.YongGuk melet ke author bikin
author sedih namun baik YongGuk ataupun HimChan tak satupun yang peduli pada
author.Nasib-nasib.

 

“Hyung”.Panggil
HimChan lirih.

“Iya.Loe kenapa
teriak-teriak Chan?”

“Itu hyung.Lihat
tuh ranjangnya DaeHyun”.

 

            YongGuk berjalan perlahan mendekati
ranjang DaeHyun yang terlihat begitu mengenaskan. Hatinya begitu was-was.
Pikirannya teringat akan kejadian tadi pagi saat dia bangun tidur. Entah kenapa
YongGuk yakin ini semua ada hubungannya dengan yang dialami olehnya.

 

“Hyung, lihat
ini”.Ucap HimChan membuyarkan lamunan YongGuk.

“Apa itu
Chan?”Tanya YongGuk yang ikut memperhatikan benda-benda yang ditunjuk HimChan.

 

“Itu kalungnya
DaeHyun.Yang itu gelangnya Zelo.Terus yang itu cincinnya JongUp kan?”Suara
HimChan tercekat di tenggorokan.YongGuk terdiam seribu bahasa karena dia juga
tau kalau aksesoris-aksesoris itu milik para dongsaengnya.

 

“Tenang dulu ya
Chan. Kita jangan mikir macem-macem dulu”.

“Tapi gimana ini
hyung?”

“Mungkin lebih
baik kita beresin ini dulu.Jangan sampai ada yang tau dulu termasuk manager dan
agency”.Saran YongGuk.HimChan mengangguk nurut.

 

xXx 
B.A.P  xXx

 

            HimChan melirik jam yang tertera di
dinding kamarnya. Dia terlihat begitu was-was. Ekspresinya begitu tegang dan
cemas. Matanya menerawang jauh seperti memasuki dimensi lain.

 

“Hiiii…!!!”HimChan
bergidik takut saat melamunkan sesuatu.

 

            Secepat kilat HimChan menuju pintu
dan keluar dari kamarnya.Tujuannya adalah kamar YongGuk. Yeah! Karena member
B.A.P yang tersisa memang hanya YongGuk dan dirinya.

 

Ckleek

 

            HimChan menyembulkan kepalanya dan
melihat ke dalam kamar YongGuk.Dia mendapati leader mereka itu tengah melamun
menatap gelapnya malam melalui jendela kamar.Bahkan, YongGuk tak menyadari
kehadiran HimChan.

 

“Hyung?” Sapa
HimChan. YongGuk berbalik dan menatap HimChan datar.

“Ada apa
Chan?”Tanya YongGuk heran.

 

            HimChan dengan ragu melangkahkan
kakinya ke dalam kamar YongGuk.Dia duduk di pinggir ranjang dan tertunduk
bingung.YongGuk semakin bingung melihat kelakuan HimChan.Diapun mendekati
HimChan dan ikut duduk di sampingnya.

 

“Sudah
malam.Kenapa belum tidur?”Tanya YongGuk lagi.

“Aku tidur ama
hyung ya.Kejadian dua hari ini buat aku takut banget hyung”.HimChan pasang
wajah melas.

 

            YongGuk tertegun mendengar penuturan
HimChan.Wajahnya berubah tegang.Dia memutar otak untuk menolak keinginan
HimChan. Yeah! YongGuk yakin semua ini ada hubungannya dengan dirinya.Dan
YongGuk tak ingin HimChan menjadi korban berikutnya.HimChan terlalu berharga
bagi YongGuk hingga dia tak ingin kehilangan namja itu. *Readers : Thor? Koq
jadi Yaoi?, Author : Maaf readers, saia khilaf#plaakk*

 

“Hyung?” Tegur
HimChan.

“Eh? Lebih baik
kamu tidur di kamarmu aja Chan. Kunci pintu biar aman”.

“Takut hyung.Aku
gak mau diperkosa ama dia”.Tuding HimChan pada author yang tengah memandangi
HimChan dengan tatapan mesum.

 

“Eh? Eng, enggak
kok”.Author gugup.

“Halah! Gue tau
isi otak loe thor! Gak usah munafik dech!” Desak HimChan. Author terdiam, gak
bisa nyangkal lagi.

 

“Aigh! Biang
kerok loe thor!” Emosi YongGuk pada author yang cuma bisa cengar-cengir.

“Makanya aku mau
tidur ama hyung aja.Aku takut banget hyung”.

“Tapi….”.

“Jebal
hyung”.HimChan pasang wajah melas. Mau tak mau, YongGuk mengangguk setuju
walaupun sebenarnya hati YongGuk begitu was-was.

 

xXx 
B.A.P  xXx

 

            Detik demi detik berganti menjadi
menit.Menit demi menit berganti menjadi jam. Dan jam demi jam berganti hingga
pagi kembali menghampiri dunia. Cahaya matahari yang masuk ke dalam kamar
YongGuk, membelai lembut wajah tampan leader B.A.P itu.YongGuk mengerjapkan
mata beberapa kali.Tangannya meraba-raba ke sebelah kiri tempat tidurnya,
mencari sosok HimChan yang tadi malam tidur di sebelahnya. Namun tidak ada
siapa-siapa!

 

            YongGuk terbelalak.Dia segera
bangkit dan memandangi ranjangnya.Ketakutan YongGuk kembali terjadi. Dia bangun
tidur dalam keadaan yang sama seperti dua hari belakangan ini, berlumuran darah
dan menggenggam pisau besar. Tapi hari ini lebih parah.Ranjang YongGuk yang
sebelah kiri, tempat HimChan tadi malam tidur, penuh oleh darah yang mengering.

 

“HimChan……!!!!!”Teriak
YongGuk histeris saat melihat kalung HimChan tergeletak di lantai.

 

Traaaanngg

 

            Pisau yang digenggam YongGuk
terpelanting ke lantai.Tangannya gemetaran.Wajah YongGuk memucat, terlihat
begitu takut dan cemas.YongGuk mengacak-acak rambutnya frustasi.

 

“Apa yang
terjadi pada dongsaeng-dongsaengku?! Apa yang terjadi padaku?! Apa yang terjadi
pada B.A.P?!” Teriak YongGuk histeris.

 

            YongGuk terduduk lemas di
lantai.Wajahnya ditekuk diantara kedua lututnya.Air matanya mengalir dari kedua
mata sipitnya.YongGuk terisak sedih.

 

xXx 
B.A.P  xXx

 

            YongGuk duduk terdiam di ruang TV
dorm B.A.P sendirian.Matanya menatap lurus pada TV pusaka B.A.P namun
pikirannya melayang entah kemana-mana.Terlihat dari sorot matanya yang begitu
kosong.

 

“Argh!”

 

            Desah YongGuk lemas.Dia begitu
menyesali kejadian yang terjadi selama tiga hari berturut-turut itu.YongGuk
merasa dirinya bagai seorang psikopat.Bagaimana mungkin dia bisa membunuh semua
member B.A.P saat tengah tertidur? Yeah! YongGuk yakin kalau semua dongsaengnya
terbunuh olehnya, saat YongGuk tengah berada di alam bawah sadarnya.

 

“No no no no
mercy….”.

 

            YongGuk mengambil ponselnya yang
berada di atas meja.Dia melihat manager mereka meneleponnya.Segera dia menekan
ikon untuk menerima panggilan.

 

“Yeoboseyo
hyung?”

“YongGuk-ah?Uhm.Besok
pagi-pagi kalian berangkat ke Busan. Ada fans meeting disana. Arraseo?”

“Uhm, a,
uhm,….”. YongGuk gugup.

“Hei?YongGuk-ah?
Kau mendengarku kan?”

“Ne, hyung”.

“Ya sudah.Kalian
istirahat yang cukup.Besok pagi-pagi aku datang ke dorm untuk menjemput
kalian”.

“Eh, tap, tapi.
Apa tidak bisa diundur hyung?”

“Hei!Mana
mungkin diundur.Jangan protes lagi.Cepatlah tidur. Jangan sampai kalian
terlihat kusam saat fans meeting besok. Arraseo?!”

“Ne, arraseo hyung”.Jawab
YongGuk pasrah.

 

            YongGuk menyandarkan tubuhnya di
sofa.Matanya terpejam dengan ekspresi yang begitu bingung. Bagaimana mau fans
meeting kalau semua member menghilang?YongGuk yakin semua itu karena
dirinya.Tapi YongGuk sendiri tak tau dia membuang kemana mayat-mayat para
dongsaengnya itu. Bahkan dia tak ingat apa yang dilakukannya saat tertidur.

 

Teng teng teng

 

            Waktu menunjukkan pukul 12 malam
tepat.YongGuk terperanjat dan tersadar dari lamunannya.Perlahan, YongGuk
beranjak dari sofa. Sepertinya dia akan menuju kamarnya untuk istirahat. Namun
baru beberapa langkah….

 

Peeeett

 

“Argh!”

 

            YongGuk memekik kaget saat lampu
dorm tiba-tiba mati.Segera dia meraba saku celananya, mencari ponsel untuk
membantu penerangan.

 

Kraakk

 

            YongGuk berbalik saat mendengar
suara kursi bergerak.Suara itu berasal dari dapur.YongGuk curiga ada maling
menyusup ke dalam dorm.Segera dia berlari menuju dapur.

 

“Siapa disana?!”
Sentak YongGuk.

 

            YongGuk memicingkan matanya berusaha
menyesuaikan penglihatannya dalam gelap.Dia mengambil senter yang ada di atas
kulkas. Menghidupkannya dan….

 

“Kyaa….”.

 

            Teriakan YongGuk tercekat di
tenggorokan.Pasalnya, lantai yang disorot lampu senter itu terdapat banyak
bercak darah.Seperti jejak kaki seseorang. Bukan! Bukan hanya seseorang tapi
beberapa orang.

 

Kraaakk

 

            Suara kursi bergerak kembali
terdengar dan membuat YongGuk sadar dari kebekuannya.Dia mengarahkan sorotan
lampu senter pada meja makan. Dug! Jantung YongGuk nyaris copot saat dia
mendapati lima orang pria berlumuran darah. Dan mereka adalah dongsaengnya
alias member B.A.P yang YongGuk yakini sudah dia bunuh!

 

“Huwa….
Hantuuuu….”. Teriak YongGuk histeris dan mengambil ancang-ancang untuk berlari
namun….

 

Bruuukk

 

            YongGuk jatuh terpeleset karena
lantai yang dia injak begitu licin.YongGuk mendapati tubuhnya terkena cipratan
darah.Sepertinya lantai yang dia injak tadi dipenuhi darah hingga membuatnya
terpeleset.

 

            Dengan segenap tenaga, YongGuk
berusaha untuk bangkit. Namun saat dia mau berdiri, dia sudah dikepung oleh
lima dongsaengnya yang kini begitu menyeramkan. YongGuk nyaris menangis.

 

“Hyung?Kenapa
hyung tega membunuh kami?”Ucap Zelo datar namun menusuk.

“Apa salah kami
hyung?” Tanya HimChan.

“Aku, aku….”
YongGuk tergagap.

 

“Jawab kami
hyung”. Ucap Jongup.

“Kenapa hyung melakukan
ini pada kami?” Desak DaeHyun.

“Jawab
hyung!Jawab!”Seru YoungJae.

 

            YongGuk tak bisa
berkata-kata.Seluruh tubuhnya gemetaran.Wajahnya begitu pucat pasi.Dia semakin
ketakutan saat mereka berlima mencoba menyentuh tubuh YongGuk.

 

“Huwaaa….”.

 

            YongGuk berteriak histeris seraya
menepis semua tangan yang menyentuhnya.Dia berlari sekuat tenaga meninggalkan
kumpulan dongsaengnya yang sekarang seperti zombie.Namun kelima member B.A.P
itu tak tinggal diam. Mereka ikut mengejar YongGuk meskipun jalan mereka
tertatih karena bekas mutilasi yang dilakukan YongGuk.

 

            YongGuk tiba di pintu depan dorm.
Dia memutar handle pintu dengan tergesa-gesa. Sialnya, pintu itu
terkunci.YongGuk panic, apalagi kumpulan zombie itu sudah mendekatinya.YongGuk
berusaha mendobrak pintu itu.Tapi ternyata pintu itu begitu kokoh dan tak
bergeming dengan dobrakan yang dilakukan YongGuk.

 

“Hyung takkan
bisa kemana-mana”. Ucap HimChan yang berada di barisan paling depan.

“Ma, maaf.Aku,
aku gak sengaja bunuh kalian.Aku gak sadar”.YongGuk menangis saat kelima member
itu sudah mengepungnya.

 

“Hyung harus
bertanggung jawab!” Ucap Zelo.

 

            YongGuk tak bisa lagi
berkata-kata.Air matanya semakin meleleh menahan takut yang
dirasakannya.Kakinya terasa lemas hingga YongGuk jatuh terduduk.Kelima member
itu semakin mengerumuni YongGuk.Leader B.A.P itu sudah tidak mampu lagi
berpikir dengan jernih. Dia hanya menutup mata dan menyerahkan dirinya pada
takdir yang akan terjadi selanjutnya. Saat YongGuk tengah berdoa dalam hati….

 

“Saengil chukka
hamnida, saengil chukka hamnida, saranghaneun YongGuk hyung, saengil chukka
hamnida”.

 

            YongGuk membuka mata saat mendengar
kelima member menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuknya.Dia mengucek
matanya beberapa kali untuk meyakinkan hal yang dilihatnya.Kelima member yang
tadinya menakutkan seperti zombie kini tengah tersenyum padanya.YongGuk hanya
diam saat HimChan dan Zelo membantunya berdiri.

 

Cteeekk

 

            Lampu kembali menyala.YongGuk
melihat ada manager B.A.P disana sedang memegang sebuah kue ulang tahun lengkap
dengan lilinnya.Wajah YongGuk seperti orang bodoh dan hal itu membuat semuanya
tertawa terpingkal-pingkal.

 

“Yak!!!Apa-apaan
ini?!Kalian belum mati?!”Emosi YongGuk saat dia tersadar sudah menjadi bahan
tertawaan.

 

“Haha.Tiup
lilinnya dulu hyung.Baru ntar kita certain”.Ucap HimChan yang kini memegang kue
ultah dan membawanya ke meja makan.

 

            Mereka semua mengikuti langkah
HimChan menuju meja.YongGuk yang kini memasang wajah kesalpun ikut bergabung
bersama mereka.Setelah mendapat aba-aba, YongGuk meniup lilin dan mereka semua
bertepuk tangan dengan meriah.

 

“Saengil
chukkahae hyung”.Ucap mereka kompak.

“Baiklah!Sekarang
cepat ceritakan apa yang terjadi!”YongGuk pasang wajah seram.

“Yayaya!Akan aku
ceritakan”.Ucap manager B.A.P sambil menyeringai.

 

Flashback

 

“Sebentar lagi
ulang tahun YongGuk.Apa kau punya rencana untuk mengerjainya?”Tanya Park Sang
Hyun selaku CEO TS Entertainment. *Bener gak tuh CEOnya? Maaf kalo salah*

 

“Anio”.

“Yak!Kau ini
bagaimana sih?! Tidak ada kreatifnya jadi manager! Sudahlah, sini mendekat.Aku
punya rencana”.Ucapnya seraya menyuruh manager mendekat.

 

            SangHyun membisikkan sesuatu pada
manager B.A.P dan langsung membuat keduanya tersenyum-senyum. Manager
mengangguk sebagai tanda mengerti. Dan akhirnya, dibentuklah kelompok untuk
mengerjai YongGuk.

 

Malam Pertama….

 

            Manager dan ketiga orang suruhan
SangHyun, diam-diam menyusup ke dalam dorm B.A.P dengan membawa sebuah kotak.
Mereka langsung menuju kamar YoungJae.Sampai di dalam kamar, YoungJae tengah
tertidur.

 

“YoungJae-ya,
ireona. Hei! Ireona!”Manager mengguncang-guncang tubuh YoungJae hingga namja
itu terbangun.

 

“Yak! Siapa
ka….”.Teriakan YoungJae terhenti saat salah seorang membekap mulutnya.

“Sssttt!
Diamlah!Kami mau melakukan rencana untuk mengerjai YongGuk.Bantulah kami”.

 

            Setelah mendengar penjelasan singkat
dari sang manager, mereka langsung mengambil posisi masing-masing. Saat tengah
sibuk membuat ranjang YoungJae terlihat mengenaskan, YoungJae teringat sesuatu.
Dia ingat ada fans yang memberinya jari-jarian yang terbuat dari lilin. Segera
YoungJae mengambilnya dan memberikan kuteks warna pastel agar mereka mengira
itu jarinya yang sudah dipotong.

 

            Selesai dengan kamar YoungJae,
mereka segera menuju kamar YongGuk.Dengan sangat hati-hati mereka melumuri
tubuh YongGuk dengan darah dan juga ranjangnya.Tak lupa, mereka menyisipkan
pisau besar di tangan YongGuk.Setelah selesai, mereka langsung kabur.

 

Malam Kedua….

 

            Zelo tak bisa
tidur karena masih takut dengan hilangnya YoungJae.DaeHyun dan JongUp yang
berada di samping kiri kanannya malah sudah terlelap.Disaat tengah ketakutan,
tiba-tiba saja ada yang mengutak-atik handle pintu.Zelo semakin ketakutan saat
pintu dibuka. Namun….

 

“Kau belum
tidur?”Tanya YoungJae saat mendapati Zelo menutup matanya namun tangannya yang
memegangi selimut tengah gemetar hebat.

“Hyung?”Ucap
Zelo setengah berteriak hingga YoungJae harus membekapnya.

 

            Mereka segera membangunkan DaeHyun
dan JongUp.Saat keduanya sudah terbangun, mereka menjelaskan rencana
mereka.Tanpa buang waktu, merekapun segera menyulap kamar yang rapi menjadi
sangat menyeramkan dan mengenaskan.Tak tanggung-tanggung, empat kantong darah
disiramkan JongUp ke ranjang DaeHyun hingga DaeHyun murka.

 

“Awas aja loe
kalo sampe sprei gambar Pikachu gue ini rusak dan noda darahnya gak bisa hilang!Loe
harus ganti rugi!” DaeHyun pasang death glare ke JongUp yang daritadi cuma bisa
cengar cengir.

 

“Hei!DaeHyun-ah,
lepaskan kalungmu.JongUp, kau lepaskan cincinmu, dan Zelo lepaskan gelangmu”.
Perintah YoungJae.

“Untuk
apa?”Tanya Zelo sambil melepas gelangnya.

“Biar
meyakinkan”.YoungJae menyeringai sambil menciprati barang-barang JongDaeLo
dengan darah.

 

“Yak! Kalung
gue! Kalo rusak loe ganti rugi tuh!” Amuk DaeHyun. YoungJae cuma senyum-senyum
doank.

 

“Sudah
sudah.Sekarang saatnya kita ke kamar YongGuk”.Lerai manager dan mereka segera
menuju kamar YongGuk.

 

            Kamar YongGuk sudah terlihat kembali
rapi.Namun seperti malam sebelumnya, mereka mengubah ranjang YongGuk menjadi
menakutkan dan ada banyak darah.Selesai dengan kamar YongGuk, merekapun berlalu
sambil cekikikan.

 

Malam Ketiga….

 

            Pasukan mengerjai YongGuk tak
menemukan HimChan di kamarnya.Mereka mencari ke setiap kamar namun ternyata
HimChan tengah terlelap di samping YongGuk.Mereka dengan hati-hati membangunkan
HimChan.

 

“5 menit
lagi”.Ucap HimChan masih menutup matanya.

“Yak!Hyung
cepatlah bangun!”Ucap Zelo seraya menekan-nekan pipi HimChan hingga namja itu
kesal.

 

            HimChan membuka matanya dan nyaris
berteriak saat melihat keempat dongsaengnya masih hidup dan baik-baik
saja.Untung tadi Zelo sigap membekap mulutnya.Setelah Zelo membisikkan rencana
mereka, dengan segera mereka melakukannya.

 

            Mereka kembali membuat ranjang
YongGuk mengenaskan namun kali ini lebih banyak darah.Melihat rencana mereka
sudah terlaksana dengan baik, segera mereka berlalu.Tak lupa, HimChan
meninggalkan kalungnya di lantai.

 

Flashback End

 

“Tadi aku
sengaja meneleponmu untuk memastikan keadaan.Ternyata rencana kami berhasil
karena dari suaramu tadi, kau terdengar sangat frustasi.Hahaha”. Manager
tertawa dengan bahagia.

 

            YongGuk tersenyum.Kejutan ulang
tahun kali ini sungguh sangat ekstrim namun sangat membekas di hati YongGuk.Dia
begitu bahagia memiliki keluarga di B.A.P dan TS Entertainment.YongGuk sangat
bersyukur.

 

“Gomawo”.Ucap
YongGuk dengan gummy smilenya.

 

            Mereka semua ikut tersenyum melihat
YongGuk bahagia.Namun tiba-tiba otak jahil HimChan bekerja.Namja imut itu
menyeringai tanpa sepengetahuan YongGuk.

 

“Kuenya dipotong
hyung”.Ucap HimChan sambil mendekatkan kue itu.

“Baiklah”.
YongGuk mengambil pisau dan bersiap untuk memotong kuenya namun….

 

Poookkk

 

            HimChan mendaratkan kue itu di wajah
YongGuk hingga wajah leader mereka dipenuhi oleh krim dari tart.Mereka semua
kembali tertawa bahagia. Namun tiba-tiba ada asap keluar dari sela-sela rambut
YongGuk.

 

“Yak! KIM HIM
CHAN…..!!!! Gue mutilasi beneran loe!”Teriak YongGuk seraya mengayunkan pisau
yang sedang dipegangnya.

 

“Huwa….. Ampun
hyung….”.Ucap HimChan seraya berlari menjauhi YongGuk yang mengejarnya sembari
mengayunkan pisau.

 

xXx 
B.A.P  xXx

 

TAMAT

 

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s