[Ficlet MYUNGZY] Wait Our Baby

Autor : shina

Hai semua apa kabar? Semoga pada baik ya tidak seperti autor yang lagi sakit.
Untuk menanti yang The Letter mungkin minggu baru aku posted. Kali ini ficletnya mungkin ada kaitannya dengan yang kemarin.

Myungzy adalah pasangan yang menikah sudah 1 tahun tapi mereka belum dikaruniai anak, ini karena keduanya yang sama – sama sibuk dan tiap weekend juga mereka jarang bersama karna Myungsoo selalu saja ada kegiatan bersama temannya. Entah memancing, bermain bola atau bahkan fitnes bersama. “Appa temani umma kesalon ya? Umma dapat diskon gratis untuk minggu ini” ucap Suzy yang meletakkan piring berisi roti bakar.
“Appa ada janji main bola, tidak enak kalo dibatalkan” ucap Myungsoo santai.
“APPA MEMANG SELALU BEGITU” ucap Suzy yang langsung menuju kamar, bantingan pintu dengan keras membuat Myungsoo kaget.
Dikamar Suzy mengambil tas sedangnya dan memasukkan semua bajunya, Myungsoo kaget melihat Suzy membawa tasnya apalagi suasana hujan.
“Kau mau kemana?” tanya Myungsoo yang menghalangi Suzy.
“Minggir, aku mau kerumah umma”
“Tunggulah hujan reda”
“Tidak, aku akan tambah sebal jika melihatmu”
Suzy menuju garasi untuk menaiki mobilnya, tapi tidak jauh dari rumah mobilnya mogok dan membuat Suzy makin sebal, dari kejauhan terlihat Myungsoo berjalan menghampirinya. Myungsoo menarik Suzy dan mengangkatnya dipundaknya, Suzy berontak tapi tak dipedulikan hingga sampai dirumah baru Suzy diturunkan.
“Ganti bajumu!” gertak Myungsoo yang membuat Suzy mengkerut takut.
“Bajuku ada dimobil”
“pakai bajuku”

Dengan terpaksa Suzy memakai baju Myungsoo yang kebesaran ditubuhnya.
Suzy merasa kepalanya pusing dan sakit ketika dia membuka matanya, dia juga mendapati ibunya sedang merawatnya.
“Umma kau disini?”
“Ne, sejak pagi umma disini karena suamimu ada rapat jadi dia meminta umma kesini”

pukul 3 sore Myungsoo telah sampai dirumahnya, dia langsung menuju kamar dimana Suzy ada disana.
“Suzy sudah membaik, kau istirahatlah dan tidur cukup. Kau juga harus memperhatikan kesehatanmu” ucap ibu Suzy.
“Ne ommonim, kamsa hamnida sudah menjaga Suzy”
“Ne, dia juga putriku jadi jangan sungkan”

Suzy sudah membaik dan sabtu ini dia duduk dicafe sendirian, dia masih sebal dengan Myungsoo.
“Kau Suzy kan, ini aku Jieun temanmu” ucap wanita muda menghampiri.
“Astaga kau kurusan?” ucap Suzy kagum.
“Aku diet setelah melahirkan anak keduaku, berapa putramu?”
“Aku belum ada, aku baru 1 tahun menikah”
“Kau menikah dengan siapa? Minho atau Soohyun”
“Kim Myungsoo”
“Myungsoo tetanggamu ketika SD itu, bagaimana mungkin?”
“Semua terjadi begitu saja”
“Ne, aku pamit ya sudah dijemput. Anyong”

Suzy juga memutuskan untuk pulang karna angin diluar semakin dingin, dan sudah 2 jam dia berdiam diri disana. Sampai dirumah dia melihat suaminya sedang menonton TV.
“Umma darimana saja, appa tadi mencari umma?” tanya Myungsoo menatap Suzy yang baru datang.
“Appa tidak main bola, memancing atau main seperti biasanya?” kini Suzy duduk disampingnya.
“Tidak, appa ingin memberi kesempatan pada pemain yang biasanya jadi cadangan, dan appa ingin memberikan kesempatan pada ikan agar dapat berkembang biak. Umma tidak ingin belanja atau kesalon?”
“Sedang malas appa”
“Umma jangan marah dengan appa. Kalau ingin ditemani paling tidak beritau appa 1 hari sebelumnya jadi appa bisa menemani kemanapun yang umma mau” ucap Myungsoo bijak membuat Suzy terhenyak.
“Appa maafkan umma yang egois” ucap Suzy menangis memeluk Myungsoo.
“Appa juga minta maaf”

pukul dini hari Myungsoo merasa haus dan meminum air dimeja sampingnya, baru dia mau memejamkan mata tapi Hpnya berbunyi dan ternyata adalah noonanya yang memberitahukan bahwa ibunya meninggal.
“Umma bangun”
“Ada apa appa?”
“Kim umma meninggal, segeralah bersiap kita harus kesana”
“Ne”

Pukul 6.30 Myungzy sampai dirumah duka karna memang jarak rumah mereka jauh dan memakan waktu 3 jam. Selesai pemakaman kakak – kakak Myungsoo masih menemani tamu yang datang, Suzy memilih minum teh didapur.
“Suzy, bawalah Myungsoo pulang” ucap kakak kedua Myungsoo.
“Apa tidak sebaiknya dia menginap unni”
“Dia akan tambah sedih, dia dekat dengan umma karna dia pria satu – satunya dirumah. Umma dulu khawatir dia tidak cepat menikah tapi ketika dia menikah denganmu umma bahagia. Suzy tolong jaga adikku”
“Ne”

Suzy menghampiri suaminya sedang merokok, dia tau kalau suaminya begini pasti sedang hancur. Walau mual tadi Suzy merebut rokok itu dan membuangnya.
“Appa ayo pulang, umma pusing nanti aegy kecapekan” ucap Suzy membuat Myungsoo membelalakan mata.
“Jadi?”
“Ada aegy kita diperutku. Aku mau membuat kejutan pagi ini tapi ommonim meninggal, tapi semoga disurga dia bahagia”
“Ayo kita pamitan, aku tidak mau aegy kita lelah”
“Ne appa”

keduanya berpamitan dan pulang menuju istana mereka.

…END…

Bagaimana? Gajekah? Mian ya ini juga dadakan buatnya gara – gara mimpi.
Yang mau add dan follow aku masih aku tunggu. Gomawo🙂

6 thoughts on “[Ficlet MYUNGZY] Wait Our Baby

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s