FF//Kereta Senja//Oneshot

Title : Kereta Senja

Cast : Park Chanyeol (EXOK)

           Wu Yifan (EXO M)

           Choi Sulli F(X)

Genre : Sad, Romance

Length: Oneshot

Rate : 17+

Author : Me

Disclaimer : Wu Yifan,Park Chanyeol and Choi Sulli is Themself.

Warning : OOC, alur kecepetan,Typo !! just fiction! Don’t bash! Don’t like don’t read !!

 

Bismillah

Happy Reading !!

 

##############KeretaSenja###########

 

 

Sesuatuyang telah pergi biarkan pergi. Bagaimanapun caranya untuk menahan, jika Tuhantelah berkehendak maka sesuatu akan pergi juga. Percayalah dibalik kesedihanpasti ada kebahagiaan. Sesuatu yang telah hilang akan tergantikan dengan yangbaru.

 

 

Perempuanbertubuh mungil itu masih saja duduk diatas batu besar tidak jauh dari relkereta api. Dengan balutan gaun pengantin berwarna putih tanpa tali yangmelilit dipundaknya. Dia menatap kosong kearah kanan berharap kereta terakhirdisenja itu berhenti dihadapannya menampakkan seorang laki-laki yang dianantikan. Namun sudah berapa kereta api yang melewatinya,  tak satupun dari beberapa kereta itumenurunkan seseorang yang dia harapkan. Sampai matahari hampirterbenam,perempuan itu masih tak bergerak. Dalam hatinya dia begitu yakin.Laki-laki itu akan datang. Langit merona jingga membentuk garis-gariskekuningan hasil dari kilatan matahari yang tersisa sebelum terbenam.

“Diatidak akan datang, Sulli-ya”. Perempuan bernama Sulli menoleh kearah sumbersuara dengan wajah tak senang.

 “Tidak! Dia pasti datang Yeolli. Akupercaya dia tidak akan mengingkari janjinya”.

“ChoiSulli!! Berhentilah menunggu! Sampai kapan kau akan menunggu?”.

“Sampaidia datang Park Chanyeol !”. Balas Sulli tanpa ekspresi. Chanyeol hanyabisa menghela nafas beratnya. Nafasnya seakan mencengkeram dadanya. Laki-lakibertubuh tinggi itu memejamkan matanya mencoba meredam segala gejolak hatinyayang begitu menyeruak dalam hatinya. Sedih,sakit,pedih, semuanya menyatumemerangi hatinya.

“Sudahku bilang dia tak akan datang Choi Sulli ! Kenapa kau masih belum menerimakepergiannya? Dia sudah…..”.

“DIAM!!!!”.

PekikSulli membuat kalimat Chanyeol terhenti seketika. Perempuan berwajah manis itumenatap tajam kearah Chanyeol yang masih terdiam. Tatapannya benar-benar tajamseakan ingin memakan Chanyeol hidup-hidup.

“Diabelum mati !! Yifan Gege belum mati !! Dia sudah berjanji akan datang kesini.Dia sudah berjanji padaku dia akan mengajakku mengambil objek foto pra weddingkami diatas gerbong kereta api disenja hari seperti sekarang ini. Dia tidakakan membohongiku Park Chanyeol. DIA BUKAN PEMBOHONG KAU MENGERTI !!!!”.Sulli berteriak lantang dihadapan Chanyeol.

“Sulli-ya…”.

 

 

 

Flashback

 

“Gege…Kau serius akan menikahiku?”.

“Tentusaja Mey’err.. Bahkan aku sudah menentukan tanggal pernikahannya. Lusa kitaakan mengambil foto prawedding. Kau siap?”. Sulli menatap Yifan dengantatapan tak percaya.

“Gege,kauserius?”. Tanya Sulli meyakinkan. Yifan menangguk. Laki-laki berdarahCanada itu tersenyum sambil mengusap lembut surai hitam milik Sulli. Sulli ikuttersenyum. Hatinya serasa merekah. Begitu bahagia mendengar pernyataan Yifan.Tak menyangka kekasihnya itu akan bertindak seserius itu.

“Gege.Kau sudah memilih tempat foto kita nanti?”. Tanya Sulli.

“Tentusaja sudah”.

“Dimana?”.

“Disitu!”.

Yifanmenunjuk sebuah gerbong kereta api Yang kebetulan saat itu tengah berhenti.Tepat sekali saat ini sepasang kekasih itu sedang berada disebuah stasiunkereta api. Rumah Sulli tak jauh dari area itu. Tempat pertama kali bertemudengan Yifannya. Sedikit terkejut saat mendengar jawaban Yifan. Bukankah sangatberbahaya mengambil foto diatas gerbong kereta api? Menurut Sulli permintaancalon suaminya itu sangat aneh didengar. Sulli menggeleng cepat!.

“TidakGe! Aku tidak mau!”.

“Kenapa?”.

“Ituberbahaya Ge. Aku tidak mau”. Balas Sulli cepat.

NamunYifan hanya tersenyum. Wajah dinginnya berubah menjadi wajah yang tampan danmanis setiap dia menyunggingkan senyumnya.

“Kautakut?”. Tanyanya pada perempuan berwajah cantik didepannya. Perempuan itumengangguk cepat.

 “Kau tidak perlu takut ! Kan adaaku”. Sahut Yifan santai. Laki-laki berwajah tampan itu lantas mengusaplembut surai hitam milik kekasihnya itu.

“Tapi….”.

“Ssssttt…!”.Yifan menggeleng pelan sambil meletakkan telunjuknya di bibir plum milik Sulli. 

 

 

 

################ Kereta Senja#######################

 

 

Tiba-tibamata Sulli meredup. Air mata mulai menggenang dipelupuk matanya. Iya harusnyaYifan datang saat itu. Harusnya Yifan melakukan foto pra wedding sesuaijanjinya. Tapi Takdir berkata lain. Tuhan lebih menyayangi Yifan danmengambilnya sesaat sebelum dia sampai ditempat yang telah dijanjikan padaSulli. Kecelakaan maut merenggut nyawa laki-laki tampan itu. Bukan kecelakaankereta api melainkan kecelakaan mobil. Saat itu Yifan sengaja ingin memberiSulli sebuah kejutan. Dia tak lagi menumpangi kereta api, tapi dia justrumengendarai mobil pribadinya. Namun kecelakaan yang tak diinginkan olehsiapapun akhirnya terjadi. Laki-laki berpostur tinggi itu meninggal. Meninggalkanorang terkasihnya yang sampai saat ini masih menunggunya. Menampik segalakenyataan pahit jika seseorang yang dinantikan tidak akan pernah datang. Diatahu kalau Yifannya sudah pergi namun dia tidak ingin mempercayai kenyataan pedih itu. GILA !! Mungkin benarperempuan itu sudah gila. Setiap senja tiba dia selalu duduk diatas batu besaryang kini dia duduki itu. Tak jarang dia juga duduk dikursi yang ada distasiuntempat favoritnya bersama Yifan dulu. Perempuan cantik itu selalu menjadi pusatperhatian semua orang yang ada ditempat itu. Bagaimana tidak? Sulli selalumemakai wedding dress yang sama dengan yang ia kenakan saat ini. Tentu saja halitu menarik perhatian orang-orang yang melihat. Tidak heran jika sebagian orangmenganggap perempuan cantik itu sudah gila. Miris,iba,kasihan. Itulah sebagianekspresi yang terlihat diwajah orang-orang yang melihatnya. Hal ini jugamembuat Chanyeol, laki-laki yang selama ini menjadi sahabat Sulli merasakansakit yang amat sangat menghujat jantungnya. Hatinya ikut terluka melihat Sulliyang dulunya ceria,hiperaktif dan lucu sekarang berubah menjadi seorangperempuan yang pendiam dan penyendiri.

Langitjingga mulai berubah menjadi gelap. Suasana malam mulai terasa, cuaca dinginmulai menyerang,menusuk masuk kedalam sumsum tulang. Sulli masih tak bergerakdari tempatnya. Chanyeol menatap Sulli tak tega. Laki-laki itu melepas jaketnyadan memakaikannya ditubuh Sulli yang semakin kurus.

“Hentikan!”.

Sullimenepis kasar tangan tulus Chanyeol. Jaket miliknya terlempar ketanah. Chanyeoltertegun.

“Berhentilahbersikap seolah-olah kau kasihan padaku !! Aku tak butuh belas kasihan !”.

“Akutidak kasihan padamu ! Aku hanya peduli padamu Choi Sulli !”. TandasChanyeol tegas.

“Untukapa kau peduli padaku? Peduli pada perempuan gila sepertiku?”.

“ChoiSulli.. Kau tidak…”.

“APA?Bukankah semua orang telah menganggap aku gila? Karena masih menanti orang yangsudah mati dengan gaun bodoh ini?HAHH !!”. Chanyeol terdiam. Mulutnyaterkatup rapat. Matanya memandang wajah cantik milik Sulli dengan sendu. Tidak! Dia tidak pernah menganggap sahabatnya yang cantik dan imut itu sudah gila.Sulli hanya belum bisa menerima kepergian seorang Wu Yifan.

“Lebihbaik kau pergi ! Tinggalkan aku sendiri Park Chanyeol !!”. Sahut Sullidatar.

“TIDAK!Aku tidak akan meninggalkanmu !”. Balas Chanyeol tegas.

“KUBILANG PER…”.

“AKUMENCINTAIMU CHOI SULLI !!!”. Sulli menatap kearah Chanyeol cepat. Shock,bingung, tidak percaya !!. Chanyeolpun ikut terkejut dengan perkataannyasendiri. Dalam hati dia merutuki mulutnya yang begitu keceplosan. Namuncepat-cepat dia merubah ekspresi wajahnya sebiasa mungkin.

 “Yeollie”. Suara Sulli melunak.

“Akumencintaimu jauh sebelum kau mengenal Yifan Hyung. Setelah aku tahu kau telahmenjalin hubungan dengannya. Aku mencoba untuk membuang jauh-jauh perasaankupadamu. Aku berfikir mungkin aku bukan yang terbaik untukmu”. TerangChanyeol sepelan mungkin. Takut menyinggung perasaan Sulli. Sulli tak menjawabsepatah katapun pernyataan Chanyeol. Entah apa yang dirasakan Sulli saat ini.Senang? Terharu atau benci?.

“Ahhh..Aku terlalu blak-blakan ya? Hahhh.. Harusnya aku tak mengatakan hal ini.Chanyeol kau mema….”.

 

GREPPPP!!

 

Belumselesai Chanyeol melanjutkan kalimatnya. Kedua tangan Sulli terlebih dahulumemeluk tubuh Chanyeol. Chanyeol tertegun. Tak percaya? Namun begitu nyaman iarasa.

“ParkChanyeol pabo ! Mianhae”. Tukas Sulli. Terdengar isakan dari bibirmungilnya. Chanyeol tersenyum. Ragu-ragu dia mencoba membelai surai hitam milikSulli.

“Sebelummeninggal,Yifan Hyung sempat memintaku untuk menjagamu. Itu adalah amanah !Maka dari itu aku tidak akan meninggalkanmu, aku akan selalu menjagamu.Menjagamu untuk Yifan Hyung ! Dia pasti akan membakarku hidup-hidup jika akutak menuruti perintahnya”. Sahut Chanyeol. Tak sadar kalimat terakhirnyamembuat Sulli tertawa geli disela-sela isaknya.

Segalasesuatu pasti membutuhkan proses yang tidak sebentar untuk bisa menetralkansemuanya. Kehilangan seseorang yang kita cintai memang  sangat menyakitkan tetapi percayalah semuanyaakan melebur perlahan bersamaan dengan waktu yang terus berlalu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

############### Kereta Senja #######################

 

 

 

“PARKCHANYEOL LIHAT AKU!!!!”.

“YAAAA!! APA YANG KAU LAKUKAN CHOI SULLI NANTI KAU JATUH. CEPAT TURUN !!!”.Chanyeol menatap takut-takut kearah Sulli yang saat ini tengah berteriak-teriakheboh diatas gerbong kereta api yang sedang terparkir diatas rel. Perempuan itutak lagi memakai wedding dress seperti senja-senja sebelumnya. Dia tak lagimenjadi perempuan yang pendiam dan penyendiri. Dia benar-benar telah kembaliseperti Choi Sulli yang dulu. Yang ceria,lucu dan hiperaktif. Wajahnya begituceria. Tak ada lagi air mata,tak ada lagi kesedihan diwajahnya. Yang adahanyalah senyum manis terpatri diwajah cantiknya.

MataChanyeol membulat saat mendapati seorang masinis yang akan menyalakan mesinkereta api itu. Cepat-cepat dia berlari kearah masinis paruh baya itu.”Ahjussi!! Ahjussi!!”. Teriaknya sambil loncat-loncat tak jelas.”YAAA! Anak muda apa yang kau lakukan?”. Tanya masinis itu bingung.”Jangan nyalakan mesinnya!”. Cegah Chanyeol panik. “Kenapa? Inisudah waktunya berangkat!”. “Tapi itu.,”. Chanyeol menunjukkeatas gerbong kereta itu panik. “Ada apa? Bicara yang jelas?”.Masinis itu mulai gemas. “Temanku.. Temanku ada diatas gerbong keretaini!!”.

“HAAA?”.Masinis itu terkejut dan buru-buru turun dari kereta itu. Beliauterbengong-bengong melihat Sulli yang berada diatas gerbong kereta itu.”YAAAA! Apa yang kau lakukan? Kalau mau bunuh diri jangan dikeretaku eoh!!”. Sulli hanya membalas dengan senyum jahilnya. Sambil menggaruktengkuknya,tiba-tiba dia melompat dari atas gerbong itu. “ANDWAEEEEE!!!”.Teriak Chanyeol dan masinis itu sambil menutup matanya. Dan JLEBBB…

 

“ChoiSulli jangan mati. . . Aku belum siap kehilanganmu !! YAAA CHOI SULLI !!”.

 

PLAKKK

 

Sebuahjitakan menyambar kepala Chanyeol. Membuat mpunya meringis kesakitan.

“PABO!!Siapa yang mati?”. Sahut Sulli gemas melihat tingkah bodoh Chanyeol.”Aku pikir kau mati Sulli-ya”. Sahut Chanyeol polos. “Segampangitu? Paboya!”. Sergah Sulli mempoutkan bibirnya. “Heyy..kau? Jangansuka naik keatas sana. Itu berbahaya”. Masinis itu menasehati Sulli sambilmenunjuk keatas gerbong. “Baiklah Ahjussi”.

“Jadikau belum mati? Apa kau terluka? Apa kau berdarah?”. Chanyeol membolakbalikkan badan Sulli. “YAAAA !!! Kau berlebihan Park Chanyeol”.Teriak Sulli sontak menghentikan aksi Chanyeol. Chanyeol meringis malu-malu.Kemudian mendekap erat tubuh mungil Sulli. Sulli terdiam kaku. ‘Hangat’.Batinnya. “Yifan Hyung bilang padaku, aku tidak boleh membiarkanmumenangis, tidak boleh membiarkanmu terluka, jadi aku harus memastikan kaubenar-benar baik-baik saja”. Cepat-cepat Sulli melepas pelukan Chanyeol.Ekor matanya menjelajahi wajah tampan Chanyeol mencari sepasang mata tulusmilik laki-laki itu.

“Akubenar-benar mencintaimu dari sini”. 

Imbuhlaki-laki itu sambil meletakkan tangannya didada. Diam tersenyum. Hanya itu yang bisa dilakukan. “Aku jugamen…”. “Ssssttt….!!”. Chanyeol meletakkan telunjuknyadibibir Sulli. Mengisyaratkan untuk berhenti berbicara. Namun Sulli mengerutkanalisnya bingung. “Jangan katakan !”. Pinta Chanyeol pelan.

“Kenapa?”.

“Kauhanya boleh mengatakan itu pada Yifan Hyung”.

“Tapi…”.

“Akuakan menjagamu… Untuk Yifan Hyung”. Potong Chanyeol cepat-cepatmengakhiri pembicaraan mereka.

 

“YAAAA!!! PARK CHANYEOL KEMBALI !!”. Chanyeol membulatkan matanya saat mendapatilaki-laki paruh baya berteriak dan berlari kearah Chanyeol dengan wajah Kesal.Secepat kilat Chanyeol menarik tangan Sulli dan mengajaknya untuk berlari.”MAAF AHJUSSI !! KAU JAGA SENDIRI TIKETNYA !!”. Teriak Chanyeolsambil berlari. Sulli masih bingung dibuatnya. “Kenapa… Haaahh.. Haaah..Ahjussi itu mengejarmu? Kau bikin ulah lagi?”. Tanya Sulli masih berlarimengikuti Chanyeol.

“Hosh..hosh..hoshAhjussi itu memintaku untuk menjaga tiket. Aku kabur dari tugasku.HAHAHAHAHA”. Chanyeol berhenti sejenak sekedar ingin tertawa selebar-lebarnya.Merasa bebas lepas dari pekerjaan yang menurutnya membosankan. Mendengar ceritakonyol itu Sulli ikut tertawa. Tawa keduanya begitu pecah. Sampai akhirnya tawamereka lenyap ketika sebuah kereta api melintas disamping mereka. Sepasang matamereka memandang kereta itu sampai ke ekornya. Kereta senja melewati mereka.Menyisakan kenangan. Kenangan yang tak kan pernah terlupakan. Untuk Sulli.Perempuan itu akan selalu teringat pada Yifan. Dia tersenyum dalam diam. ‘Gege! Aku sangat bahagia. Park Chanyeol membuat hidupku kembali berwarna. Diabenar-benar menjagaku sesuai dengan perintahmu. Apa aku salah jika akumenanamkan benih cinta untuknya?’.

Chanyeolmenatap wajah cantik Sulli diam-diam. Laki-laki itu tersenyum kemudian menatapjauh kelangit jingga senja itu. “Hyung, aku sudah menjalankan apa yang kauperintahkan. Dia sudah kembali menjadi Sulli yang dulu. Aku bahagia akan halitu. Kau tak perlu khawatir, aku akan menjaganya dengan baik. Menjaga untukmu,untuk cintamu’.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

THE END

 

A/N:AnnYeolHanSehun yeorobeun. Author kembali dengan FF oneshot yang sedikit gaje. Ini bukan Oneshot deh kayaknyamengingat hanya ada sekitar 2000 kata ajah. Hahahaha gak ada niatan buat ngarang ni cerita. Iseng-isengnulis. Jadinya kek gini. Mohon dimaklumi kalau ceritanya semrawut. Wkwkwkwkwk.

Yodahjangan lupa RCL ya !!

 

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s