FF : WISHES AT THE SPECIAL DAY

FF : WISHES AT THE SPECIAL DAY

FF : Wishes At The Special Day

Author : Syarifah ( Song Dong Hwa )_Yeonshinnae

Fb : Zyari Siwonest Suju Gokil

Tw : @Hae_ZyWon

Cast :

* Kim Kibum
* Kim Jong Woon a.k.a Yesung
* All Member Super Junior
* And Other Cast . . .

Genre : Friendship

Length : Oneshoot

Disclaimer:To chingudeul, oppadeul, eonnideul, saengideul, Etc. Siapa aja tentu boleh donk . . .

Author’s message :

Annyeong haseyo. . .

Ini adalah FF yang sedikit aku kutip dari cerita nyata para member Super Junior. Mianhae kalau ada kesamaan cerita dan kata yang tidak dimengerti…. ^^

Okelah, Enjoy With This Fict !!!

Don’t just silent and read , give your like and comment !

Don’t like, Don’t Read !

I hope you like my FF !

HAPPY READING ALL \(^o^)/

*************************************************************************

“Yeoboseyo…” “Yeoboseyo chagi-ah… Mianhae omma gak bisa datang diacara ulang tahun kamu hari ini ne. Omma masih ada urusan. Tapi omma uda nitip hadiah sama Soo Man Ajusshi buat kamu.” Suara Omma Kibum terdengar dari HP Kibum. “Ne …” Jawab Kibum Lesu. “Tuutt … tuutt…” Kibum menutup HPnya. “Saranghae tjanha uri hamkkehan manheun nal dongan …” HP Kibum kembali berdering. Kali ini telepon dari Appa nya. “Yeoboseyo Appa…” “Kibum-ah. Appa hari ini gak bisa merayakan hari ulang tahunmu bersama – sama. Appa masih ada urusan sama Klien Appa. Jeongmal mianhae. Tapi Appa janji akan belikan kamu hadiah yang kamu mau.” Jelas Appa Kibum yang semakin membuatnya bertambah sedih. “Ne…” Jawab Kibum singkat. “Hari ini adalah hari yang kesekiannya aku merayakan ultahku bersama dengan sebatang lilin, sepotong kue, dan secangkir air. Aku benci dengan hari ultahku. Setiap aku ultah aku akan merasa sedih. Appa, Omma, tak bisakah kalian meluangkan waktu kalian sehari aja buat merayakan hari spesialku ini bersama denganku ?” Setetes demi setetes air mata mulai jatuh dari pelupuk matanya.

Kibum adalah seorang penyanyi sekaligus penari yang cukup berbakat. Berbagai perlombaan dia ikuti. Tak heran kini dirumahnya terdapat begitu banyak piala, sertifikat, medali dan sebagainya terpajang dilemarinya. Tapi, sampai sekarang kemenangan yang dia dapatkan tak pernah bisa membuatnya bahagia. No gajog , no yeojachingu, no chingu yang bisa diajaknya merayakan kebahagiaannya itu. Kini dihari spesialnya tepat tanggal 21 Agustus 2011, dia merayakan ultahnya hanya ditemani redup lampu dan kesunyian malam.

Sudah menjadi suatu hal yang biasa bagi Kibum jika Appa dan Omma tidak pernah bisa merayakan hari spesialnya itu. “Saengil chukkae hamnida, saengil chukkae hamnida, saranghaeneun uri Kibum, Saengil chukkae hamnida . . .” Kibum menyanyikan lagu selamat ulang tahun sendiri sambil meniup lilin. “Aku harap di hari spesialku, aku tidak sendirian lagi. Amin.” Kibum make a wish selesai meniup lilin.

Besoknya . . .

Kibum memutuskan untuk liburan ke desa Cheonan. Dia ingin melepaskan segala penat dan masalah yang dia hadapi. Dengan mengendarai mobil, Kibum mengeliling desa itu. “Tuuusss …” Suara ban mobil Kibum bocor. “Aisshhh … Jinjja. Kenapa pakek acara ban bocor segala sih.” “Yeoboseyo, segera datang ke Desa Chunahn. Ban mobil saya bocor. Kibum menelpon bengkel agar segera datang ketempatnya. “Ne. Kami akan segera tiba dalam waktu 20 menit.” Ucap salah satu montir di bengkel itu. “Kenapa begitu lama ? Aisshhh…” Kibum menutup telepon sambil menendang ban mobilnya.

“Orang itu kenapa ya ?” Ucap salah satu penduduk yang tinggal di desa itu. Dia adalah Yesung. Karena penasaran, Yesung menghampiri Kibum. “Heoga, Ada yang bisa saya bantu ?” Tanya Yesung ketika berada disamping Kibum. “Nuguya ?” Tanya Kibum heran. “Yesung imnida. Aku tinggal di desa ini.” “Oh…” Ucap Kibum ketus. Yesung mengamati apa yang sedang terjadi. Ternyata dia mengetahui bahwa ban mobil Kibum bocor. “Oh, ban mobil kamu bocor. Sini biar aku bantu perbaiki. Yesung memegang ban mobil Kibum. “Anio. Aku tidak butuh bantuanmu. Aku sudah menelpon bengkel. Dan dalam waktu 20 menit mereka akan tiba disini.” Kibum menolak bantuan Yesung. “20 menit ? Bukankah itu waktu yang cukup lama ? Gwenchana. Biar aku bantu perbaiki.” Yesung tetap memaksa ingin membantu. Tapi Kibum juga tetap menolak menerima bantuan Yesung. “Anio. Aku bilang tidak ya tidak !” Nada suara Kibum meninggi. “Arraseo. Kalau kamu tidak mau, gwenchana.” Yesung melangkah pergi meninggalkan Kibum yang masih emosi melihat keadaan mobilnya. “Aisshh … kenapa begitu lama sih ? Apa mereka kira 20 menit itu bukan waktu yang lama ? Apa aku terima aja ya bantuan orang itu ?” Kibum mulai berpikir untuk menerima bantuan Yesung. “Hya …Neon.” Panggil Kibum. “Nan ?” Tanya Yesung bingung sambil menunjuk dirinya sendiri. “Ne, Neon. Yeogie !” Perintah Kibum. Yesung lalu kembali menghampiri Kibum. “Ada yang bisa saya Bantu ?” Tanya Yesung. “Tolong Bantu aku perbaiki mobil ini !” Jawab Kibum malu – malu. Yesung tersenyum melihat Kibum. Dia lalu mulai memperbaiki mobil Kibum. Dalam waktu 10 menit, kini mobil Kibum telah selesai diperbaiki. “Ya . . . Sudah selesai.” Yesung menepuk – nepuk tangannya yang kotor sambil berdiri. Kibum masuk kedalam mobil tanpa mengucapkan satu kata pun. “Hya . . . kamu mau kemana ?” Tanya Yesung bingung. “Kembali ke Seoul.” Jawab Kibum ketus. Kibum lalu tancap gas pergi meninggalkan Yesung. Yesung geleng – geleng kepala melihat sikap Kibum.

Yesung kembali melanjutkan aktivitasnya. Yesung adalah anak yang tidak beruntung di bidang ekonomi. Omma nya hanyalah seorang penjual makanan. Sedangkan Appa nya tidak bekerja dan adiknya masih sekolah. Sehari – harinya Yesung membantu omma nya berjualan. Walaupun Yesung kalah dibidang ekonomi, tapi dia menang di bidang tarik suara. Dia memiliki vocal yang begitu sempurna. Dia sering mengikuti beberapa perlombaan nyanyi. Dan alhasil dia selalu menang.

Di Seoul . . .

“Tolong buat pengumuman bahwa SM Entertainment akan mengadakan audisi pencarian anak – anak berbakat !” Perintah Produser SM Entertainment, Lee Soo Man. Produser Soo Man memerintahkan rencananya itu kepada CEO di SM Entertainment, Kim Young Min. “Ne, arraseumnida.” Jawab CEO Kim Young Min.

Berita pencarian bakat oleh SM Entertainment kini tersebar di internet. Produser Lee Soo Man mengonfirmasi berita dan mengumumkan bahwa boy band yang terdiri dari dua belas anggota akan melakukan debut didekat akhir tahun, mempromosikan kelompok bernyanyi ini untuk menjadi “The Gateway of Stardom Asia.”

Dirumah Kibum . . .

“Amerika ? Aku tidak bisa Appa. Kenapa gak cari orang lain saja untuk pergi kesana menggantikanku Appa?” Kibum diperintah oleh Appa nya untuk pergi ke Amerika menemui salah satu Client Appanya. “Tidak bisa. Client Appa inginnya putra Appa yang mengantar berkas – berkas penting ini padanya. Tolonglah bantu Appa kali ini saja.” Jelas Appa Kibum dengan nada memelas. “Arraseo Appa.” Kibum akhirnya menuruti perintah Appa nya. “Gomawo Kibum-ah..” “Ne Appa.” Kibum lalu memesan tiket untuk pergi ke Amerika Besok.

Besoknya . . .

Pesawat dengan tujuan ke Amerika akan berangkat pada pukul 08.00 KST. Kibum segera mengemasi barang – barangnya dan segera menuju ke Bandara.

Di Bandara . . .

Kibum bertemu dengan 2 orang temannya, Donghae dan Eunhyuk. Annyeong haseyo Kibum-ah …” Sapa Donghae dan Eunhyuk bersamaan. “Hya … Donghae-ah, Eunhyuk-ah. Apa kabar ? Kenapa kalian ada disini ?” Kibum lalu memeluk kedua temannya itu. “Oh, Baik. Kami baru saja tiba dari Mokpo, berlibur ke rumah Donghae.” Jelas Eunhyuk. “Kamu mau kemana ?” Tanya Donghae. “Aku mau ke Amerika. Ada urusan sedikit dengan Client Appaku.” Jawab Kibum tersenyum. “Oh…” Donghae dan Eunhyuk mengangguk. “Ok. Kalau begitu aku masuk dulu yah. Uda telat nih. Annyeong.” Kibum lalu berpamitan kepada 2 temannya itu sambil melambaikan tangan. Eunhyuk dan Donghae membalas lambaian tangan Kibum. Kibum segera berlari menuju pesawat.

Di Amerika …

Dalam waktu kurang lebih 30 menit, Kibum telah tiba di Amerika. Dia lalu menuju alamat yang diberikan Appa nya. Kurang lebih 15 menit mencari alamat, akhirnya Kibum menemukan alamat yang dituju. Dia bertemu dengan Mr. Andrew, salah satu Pemimpin Perusahaan terbesar di Amerika. “Excuse me. My name is Kim Kibum. I come from South Korean. I am from company K-Advertising. I want to extradite important report from Mr Kim.” Kibum memperkenalkan dirinya sambil memberikan dokumen itu pada Mr. Andrew. “You certain it child Mr. Kim ? Submit my greetings in your father. Ok. Thank You.” Jawab Mr. Andrew ketika menerima dokumen dari Kibum. “Ok. You’re welcome Mr. Andrew.” Kibum membungkukkan badannya. Setelah kurang lebih 15 menit mereka berbincang – bincang, Kibum berpamitan kepada Mr. Andrew untuk kembali ke Korea. I must return to Korean. Thank you for the time mr. Andrew.” “Oh, You’re welcome Kibum.”Jawab Mr. Andrew sambil tersenyum. Kibum lalu pergi setelah berjabatan tangan dengan Mr. Andrew.

Dilain tempat . . .

“Uhm … sudah lama aku tidak merasakan ketenangan seperti ini.” Kibum menarik napas panjang sambil menghirup udara segar. “Sorry Sorry Sorry Sorry Naega naega naega meonjeo Nege nege nege ppajyeo Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby … Shawty Shawty Shawty Shawty Nuni busyeo busyeo busyeo Sumi makhyeo makhyeo makhyeo Naega michyeo michyeo baby …” Kibum mendengar sebuah lagu. Dan dia pun mulai menari. Gerak demi gerak dia lakukan seiring nada dari musik itu. Begitu hebat.

Disaat Kibum menari, salah satu SM Entertainment melihat Kibum. Dia lalu menghampiri Kibum. “Annyeong haseyo.” Sapa Staf itu pada Kibum. Kibum yang terkejut dengan kedatangan orang asing itu, segera menghentikan gerakannya. “Annyeong haseyo. Naneun Lee Jong In imnida. Saya CFO dari SM Entertainment. Ini kartu nama saya.” Staf itu lalu memperkenalkan diri sambil memberi kartu namanya ke Kibum. “SM Entertainment ? Entertainment ternama itu ?” Tanya Kibum terkejut. “Ye.” Jawab Staf itu. “Tapi, kenapa anda memberikan kartu nama anda pada saya ?” Tanya Kibum lagi. “Saya melihat kamu melakukan tarian dengan cukup bagus. Saya ingin menyarankan agar kamu mengikuti audisi pencarian bakat SM Entertainment.” Jelas Staf itu. “Audisi ? Eonje ?” Kibum begitu gembira mendengar kabar itu. Audisi akan dilaksanakan seminggu lagi. Jadi, segeralah mendaftar.” Jelas Staf itu. “Ne, arraseumnida.” Jawab Kibum mengangguk. “Gamsahamnida…” Kibum membungkukkan badannya. Staf itu tersenyum sambil berlalu pergi. “Aku harus segera kembali ke Seoul. Aku ingin memberitahukan kabar gembira ini pada Eunhyuk dan Donghae. Mereka pasti terkejut mendengarnya.” Kibum lalu pergi ke bandara untuk kembali ke Korea.

Di Korea . . .

Sesampainya di Seoul, Kibum segera menemui Eunhyuk dan Donghae dirumah Eunhyuk. “Kibum-ah, kenapa begitu gembira ? baru pulang dari Amerika, kenapa begitu bersemangat ? Baru dapat kenalan yeoja Amrik ya ?” Goda Eunhyuk. “Donghae-ah, Eunhyuk-ah, aku ada kabar gembira.” Kibum langsung memberitahu kedua temannya itu. “Kabar gembira apa ?” Tanya Donghae. “SM Entertainment akan mengadakan audisi pencarian bakat.” Jelas Kibum. “Oh …” Jawab Eunhyuk dan Donghae ketus. “Kok reaksi kalian cuma oh doank. Kalian gak terkejut ?” Tanya Kibum heran melihat reaksi dua temannya itu. “Anio. Kami sudah dengar kok kabar itu.” Jawab Donghae. “Jadi kalian sudah tahu ? Kenapa gak memberitahuku ?” Kibum cemberut. “Rencananya sih kami mau memberitahumu, tapi kamu udah keburu tahu. Eotteohke ?” Jelas Donghae. “Oh, aku kira kalian gak mau memberitahuku. Kalian tahu sendirikan kalau aku itu ingin sekali masuk SM Entertainment.” “Ara … Arayo.” Jawab kedua temannya itu sambil mengangguk. “Ok. Kalau begitu kita daftarnya barengan !” Ajak Kibum. “Ye.” Jawab Eunhyuk dan Donghae bersamaan.

Besoknya . . .

Dirumah Yesung . . .

“Saengil chukkae hamnida, saengil chukkae hamnida, saranghaeneun uri Yesung, Saengil chukkae hamnida . . .” Lagu saengil chukkae hamnida dinyanyikan oleh Omma, Appa dan Namdongsaeng buat Yesung. Tepat tanggal 24 Agustus 2011,Yesung merayakan hari spesialnya dimana hanya ada 1 kali dalam 1 tahun. Dia begitu bahagia bisa merayakan hari spesial ini bersama keluarganya. Berbanding terbalik dengan Kibum yang selalu merayakan hari ultahnya sendirian tanpa keluarganya. “Harapanku adalah menjadi seseorang yang mampu membuat keluargaku bahagia dan orang lain juga bahagia. Kelak aku ingin menjadi bintang yang mampu menerangi segala kegelapan yang begitu menyeramkan. Mewujudkan mimpi, meraih kesuksesan.” Yesung make a wish setelah meniup lilin. Suara tepuk tangan mengiringi acara peniupan lilin dan pemotongan kue. Yesung memberikan suapan pertama buat Appa nya lalu Omma nya dan terakhir namdongsaengnya.

“Yesung-ah …” Panggil Ryeowook tiba – tiba dengan napas tersengal – sengal. Yesung yang mendengar panggilan temannya itu, segera keluar dan menemuinya. “Mworago ?” Tanya Yesung bingung. “SM Entertainment mengadakan audisi pencarian bakat.” Jelas Ryeowook. “Mwo ? Jinjja ?” Tanya Yesung kaget tidak percaya. “Uhm … Jinjja.” Jawab Ryeowook mengangguk. Yesung segera menemui Appa dan Omma nya untuk memberitahukan kabar gembira ini. “Appa, Omma.” Panggil Yesung. “Mworago Yesung-ah ?” Tanya Omma Yesung bingung. “SM… SM Entertainment mengadakan audisi pencarian bakat.” Jawab Yesung tersendat – sendat. “SM Entertainment ? Entertainment impian kamu itu ?” Tanya Omma Yesung lagi. “Uhm…” Jawab Yesung mengangguk. “Apakah Appa dan Omma mengizinkanku ke Seoul untuk mengikuti audisi itu ?” Tanya Yesung dengan penuh harapan. “Yesung-ah, tidak ada alasan Appa dan Omma untuk melarangmu mengejar mimpimu. Pergilah. Raih dan bawa mimpimu ke Appa dan Omma.” Ucap Appa Yesung. “Uhm … Aku berjanji akan membawa kesuksesan ke hadapan Appa dan Omma.” Jawab Yesung dengan penuh keyakinan. “Hyung, Hwaiting …” Ucap Namdongsaeng Yesung. “Ye…” “Hyung, jadilah bintang yang begitu terang ne.” “Kure.” “Yakseo ?” “Yakseo !” Jari kelingking Yesung dan namdongsaengnya saling berkaitan. Mereka semua tersenyum.

Di Seoul . . .

Yesung pergi ke Seoul dengan ditemani sahabatnya Ryeowook. Yesung dan Ryeowook sampai di Seoul, tepatnya di perusahaan SM Entertainment. Mereka begitu terkejut melihat begitu banyak peserta yang mengikuti audisi ini. Semua pastinya memiliki bakat yang berbeda – beda. 3 anak dari kalangan keluarga berada pun ikut serta dalam audisi ini. Dia adalah Siwon, Sungmin dan Kyuhyun. Yesung melihat Kibum. Kibum bersama dengan 2 temannya, Donghae dan Eunhyuk. Yesung dan Ryeowook lalu menghampiri Kibum. “Hya…” Sapa Yesung. “Neon …” Ucap Kibum terkejut ketika melihat Yesung, orang yang dia temui di desa Cheonan. “Kamu masih ingat sama aku ?” Tanya Yesung. “Aku gak mungkin lupa sama kamu. Kamu kan anak desa yang tidak punya kemampuan apa –apa. Kenapa kamu ada disini ?” Tanya Kibum heran. “Aku ingin ikut audisi ini.” Jawab Yesung. “Mwo ? Neon ? Ikut audisi ? Yang benar aja. Punya kemampuan juga gak, malah mau ikut audisi bergengsi ini.” Kibum mulai menghina Yesung lagi. Seperti biasa, Yesung hanya diam saja mendengar ucapan Kibum. “Kajja !” Kibum dan 2 temannya lalu pergi meninggalkan Yesung dan Ryeowook. Yesung dan Ryeowook segera menuju ruang panitia untuk mengambil nomor peserta.

Kibum juga pergi menuju ruang panitia. “Bruuukkk …” Suara tabrakan antara Kibum dengan seorang namja bertubuh besar, dia adalah Shindong. “Hyaa… kalau jalan liat – liat.” “Jeosonghabnida…” Shindong meminta maaf pada Kibum. Kibum memperhatikan penampilan Shindong. “Apa kamu juga ingin mengikuti audisi ini ?” Tanya Kibum heran. “Ne…Aku ingin menari.” Jawab Shindong. “Menari ? Dengan tubuh sebesar ini kamu ingin menari ?” Kibum mulai menghina Shindong lagi. Shindong hanya tertunduk malu. Dia lalu pergi meninggalkan Kibum. Sikap Kibum yang seperti itulah yang membuat semua teman – temannya menjauh. Sebenarnya Kibum adalah anak yang baik. Karna kurang perhatian dari orang tuanya yang membuat dia begitu temperamental dan begitu sensitif dengan orang lain.

Semua peserta mulai berkumpul untuk mengambil nomor peserta dimeja panitia. Nomor Kibum dan Yesung berurutan. “Ryeowook-ah, kenapa kamu tidak mengambil nomor juga ?” Tanya Yesung. “Anio. Suaraku jelek. Aku malu.” Jawab Ryeowook menunduk. “Siapa bilang suara kamu jelek. Suara kamu itu bagus loh. Bagus banget malah.” “Tapi …” Belum sempat Ryeowook menolak, Yesung langsung menarik tangannya.“Sudah, Kajja ! Kamu ngambil nomor juga.” Yesung menarik tangan Ryeowook ke meja panitia untuk mengambil nomor juga. Audisi pun dimulai setelah semua peserta mendapat nomor peserta. Salah satu Staf dari SM Entertainment naik keatas panggung. “Annyeong haseyo… Kim Young Min imnida. Saya selaku CEO di SM Entertainment ingin memberitahukan bahwa ini pertama kalinya SM Entertainment membentuk sebuah Boy Band. Selain itu saya juga akan mengumumkan bahwa boy band yang terdiri dari tiga belas anggota akan melakukan debut didekat akhir tahun, mempromosikan kelompok bernyanyi ini untuk menjadi “The Gateway of Stardom Asia. Jadi, bagi 13 peserta terpilih akan dikontrak langsung oleh pihak SM Entertainment. Persiapkan diri kalian untuk menjadi bintang di panggung yang penuh dengan kilauan cahaya. Hwaiting. Gamsahamnida…” CEO itu pun turun dari panggung diiringi tepuk tangan meriah dari semua peserta yang hadir. Audisi pun dimulai. Salah satu staf memanggil satu per satu peserta dari nomor urut terendah. Selesai nomor pertama selesai disusul nomor kedua. Begitu seterusnya sampai nomor urut 1001 atas nama Kyuhyun. Kyuhyun naik ke atas panggung. “Annyeong haseyo. Cho Kyuhyun imnida.” Kyuhyun memperkenalkan diri sebelum mulai bernyanyi. Musik mulai dimainkan. Dan Kyuhyun mulai bernyanyi. Suaranya begitu indah dan merdu. Semua peserta begitu terpesona mendengar tiap – tiap nada yang dia nyanyikan. Beberapa menit berlalu, Kyuhyun pun selesai menunjukkan kemampuannya. “Gamsahamnida…” Ucap Kyuhyun sembari turun dari panggung. Selesai Kyuhyun bernyanyi, kini giliran Donghae, lalu Siwon, sampai pada akhirnya penampilan Kibum. Kibum naik ke atas panggung. “Annyeong haseyo. Kim Kibum imnida.” Kibum memperkenalkan diri sebelum mulai menari. Musik mulai dimainkan. Dan Kibum mulai menari.

Sorry Sorry Sorry Sorry

Naega naega naega meonjeo

Nege nege nege ppajyeo

Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby

Shawty Shawty Shawty Shawty

Nuni busyeo busyeo busyeo

Sumi makhyeo makhyeo makhyeo

Naega michyeo michyeo baby

Baraboneun nunbit soge

Nunbit soge naneun machi
Naneun machi mwoe hollin nom

Ijen beoseonajido motae

Georeooneun neoui moseup

Neoui moseup neoneun machi
Nae simjangeul barpgo wannabwa

Ijen beoseonajido motae

Eodil gana dangdanghage
Utneun neoneun maeryeokjeok

Chakhan yeoja ilsaegiran
Saenggakdeureun bopyeonjeok

Dodohage geochim eopge
Jeongmal neoneun hwansangjeok

Dorikil su eobseulmankeum
Nege ppajyeo beoryeosseo

Sorry Sorry Sorry Sorry

Naega naega naega meonjeo

Nege nege nege ppajyeo
Ppajyeo ppajyeo beoryeo baby

Shawty Shawty Shawty Shawty

Nuni busyeo busyeo busyeo

Sumi makhyeo makhyeo makhyeo

Naega michyeo michyeo baby

“Prookk … prookk … prookk …” Suara tepuk tangan yang begitu meriah mengiringi penampilan Kibum yang begitu sempurna. Tariannya tak kalah hebat dari suara Kyuhyun. Selesai penampilan dari Kibum, kini giliran Yesung yang akan tampil. Awalnya Yesung sedikit nerveous, tapi dia mencoba untuk tetap tenang dan berkonsentrasi. Yesung naik ke atas panggung. “Annyeong haseyo. Kim Jong Woon imnida.” Yesung memperkenalkan diri sebelum mulai bernyanyi. Musik mulai dimainkan. Dan Yesung mulai bernyanyi.

Oneuldo nae gieogeul ttarahemaed

I gil kkeuteseo seoseongineun na

Dasin bol sudo eomneun niga nareul butjaba

Naneun tto I gireul mutneunda

Neol bogo sipdago Tto ango sipdago

Jeo haneulbomyeo gidohaneun nal

Niga animyeon andwae Neo eobsin nan andwae

Na ireoke haru handareul tto illyeoneul

Na apado joha Nae mam dachyeodo joha nan

Geurae nan neo hanaman saranghanikka

Na du beon dasineun Bonael su eopdago

Na neoreul itgo salsun eopdago

Niga animyeon andwae Neo eobsin nan andwae

Na ireoke haru handareul tto illyeoneul

Na apado joha Nae mam dachyeodo joha nan

Geurae nan neo hanaman saranghanikka

Nae meongdeun gaseumi Neol chajaorago

Sorichyeo bureunda

Neon eodinneungeoni Naui moksori deulliji annni

Naegeneun

Na dasi sarado Myeot beoneul taeenado

Harudo niga eobsi sal su eomneun na

Naega jikyeojul saram Naega saranghal saram nan

Geurae nan neo hanamyeon

Chungbunhanikka

Neo hanaman saranghanikka

“Prookk … prookk … prookk …” Suara tepuk tangan yang begitu meriah mengiringi penampilan Yesung yang begitu menakjubkan. Kibum sampai tercengang mendengar suara Yesung yang begitu indah. Sekarang giliran Eunhyuk menunjukkan kemampuannya dalam menari. Setelah itu penampilan dari Sungmin. Dan nomor terakhir yaitu Shindong. Shindong naik keatas panggung. “Annyeong haseyo. Shin Dong Hee imnida.” Shindong memperkenalkan diri sebelum mulai menari. Musik mulai dimainkan. Dan Shindong mulai menari. “Wah … Benar – benar hebat tariannya. Bahkan tarian Kibum pun masih kalah dengan tariannya.” Ucap Donghae sambil geleng – geleng kepala. Semua peserta termasuk Kibum begitu terkejut melihat penampilan Shindong. Badannya yang besar tak menjadi halangan buatnya untuk melinggak – linggukkan setiap gerakan dari musik yang diputar. Kurang lebih 4 menit, penampilan Shindong berakhir. Penampilan Shindong disambut dengan tepuk tangan yang begitu meriah sekaligus menutup acara pencarian bakat hari ini. CEO dari SM Entertainment naik keatas panggung. “Annyeong haseyo … Uhm … Kalian semua memang memiliki bakat – bakat yang luar biasa. Dari bakat bernyanyi, menari, ngereef pun kalian mampu melakukannya. Tapi, dalam audisi ini kami hanya akan mengambil 13 peserta dari semua peserta yang ikut dalam audisi ini. Kami akan mengumumkan 13 nama peserta yang lolos. Mereka adalah …” CEO itu mulai membuka sebuah amplop yang masih disegel lalu setelah itu membacanya.. “Mereka adalah…”

1. 1. Park Jung Soo
2. 2. Kim Heechul
3. 3. Han Kyung
4. 4. Kim Jong Woon’
5. 5. Kim Kang In
6. 6. Shin Dong Hee
7. 7. Lee Sungmin
8. 8. Lee Hyuk Jae
9. 9. Lee Donghae

10. Choi Siwon

11. Kim Ryeowook

12. Kim Kibum, dan yang terakhir adalah …”

Semua peserta merasa deg – degan menunggu nama peserta terakhir yang lolos audisi. “Yang ke 13 adalah Cho Kyuhyun.” Ucap CEO itu mengakhiri keputusan dari Agensi SM Entertainment. “Untuk 13 peserta berbakat yang lolos, kami ucapkan Chukkae. Dan untuk peserta berbakat yang tidak lolos, jangan patah semangat dan teruslah berjuang sampai akhir, sampai kalian berhasil meraih semua mimpi yang kalian impikan. Ingat ! Panggung itu milik kalian semua. Jadi rebutlah dengan kemampuan kalian. Gamsahamnida.” CEO itu turun dari panggung diiringi dengan tepuk tangan dari semua peserta dan pihak Agensi SM Entertainment.

“Wook-ssi, kita lolos…kita lolos audisi.” Yesung berteriak kegirangan sambil memeluk sahabatnya itu. “Ne, aku betul – betul tidak menyangka kalau aku bisa lolos audisi dan masuk SM Entertainment.” Ucap Ryeowook sambil mengusap butiran bening yang jatuh di pelupuk matanya. Dia begitu terharu dengan hasil audisi. “Uhm…” Yesung mengangguk.

“Eunhyuk-ssi, Donghae-ssi, aku gak tau harus bagaimana cara mengungkapkan kebahagiaan yang kurasakan saat ini. Nan…nan neomu neomu haengbok.” Kibum mengusap airmata yang jatuh dipipinya karna impiannya selama ini yaitu masuk ke Management itu akhirnya tercapai. “Uhm…” Jawab Eunhyuk dan Donghae sambil berpelukkan dengan Kibum.

“Tuhan, terima kasih karna Kau telah membantuku mewujudkan mimpiku selama ini. Terima kasih karna telah memberiku kekuatan sampai saat ini. Jeongmal gamsahamnida.” Shindong bersyukur karna dia telah lolos dalam audisi itu.

Salah satu staf dari SM Entertainment memanggil ke-13 peserta yang lolos untuk segera menemui Produser SM Entertainment, Lee Soo Man di ruangannya. Ke-13 peserta itu segera menemui SM di ruangannya.

Diruangan Produser SM Entertaiment . . .

“Annyeong haseyo…” Ucap semua peserta bersamaan. “Annyeong haseyo… oh, kalian sudah datang. Silahkan masuk.” Produser SM mempersilahkan mereka untuk masuk. “Tadi saya sudah melihat pertunjukkan kalian. Sungguh menakjubkan. Baiklah, langsung ke pokok pembicaraan saja. “Kalian semua adalah anak – anak terpilih yang mempunyai bakat luar biasa. Kalian akan menjadi Boy Band yang hebat nantinya setelah kalian debut. Hmm…baiklah. Berhubung nama grup dan leadernya belum ditentukan, kita langsung memutuskan apa nama Grup ini dan siapa yang akan diangkat sebagai leadernya.” Jelas Produser. “Bagaimana kalau Leeteuk Hyung saja yang sebagai Leadernya, mengingat bahwa dia yang paling dewasa diantara semuanya.” Jawab Yesung sambil mengangkat tangannya. Ternyata Yesung sudah mengenal Leeteuk. Leeteuk adalah kakak kelasnya sewaktu di sekolah dasar. “Hmm…bagaimana semuanya ? apa kalian setuju Leeteuk diangkat sebagai Leader disini ?” Produser meminta persetujuan kedua grup.

“Ne. Setuju.” Jawab mereka serentak. “Nah, sekarang Leeteuk telah menjadi Leader di grup ini. Sekarang tinggal mencari nama yang sesuai dengan grup ini.” Jelas Produser.

Berbagai nama telah diusulkan oleh para member. Tetapi hanya satu nama saja yang diterima Lee soo Man, Produser SM Entertainment. Yaitu SUPER JUNIOR.

“Sekarang nama grup kalian adalah SUPER JUNIOR” Jelas Produser kepada para grup. “Ye. Nama yang bagus. Nama yang penuh dengan berjuta makna.” Hankyung menambahi ucapan Produser. “Mulai sekarang kalian semua adalah 1 grup, yaitu SUPER JUNIOR dan Leader nya adalah Park Jung Soo atau biasa dikenal dengan Leeteuk. Mulai sekarang bekerja samalah untuk grup kalian, SUPER JUNIOR.” Produser menjelaskan lagi sambil memperkenalkan Leader baru kepada Member Super Junior. “Ye, Seonsaengnim.” Para member SuJu menjawab serentak dengan penuh semangat.

Lalu mereka menandatangani kontrak dengan SM Entertainment. “Mulai hari ini kalian sudah bisa latihan.” Produser memberi arahan kepada Member SuJu. Setelah itu Produser SM permisi untuk karena masih ada yang ingin dia kerjakan.

“Permisi semuanya.” Produser pamitan kepada para member SuJu. “Ye, Seonsaengnim. Gamsahamnida.” Jawab para member SuJu dengan serentak sambil membungkukkan badannya.

“Chukkae… Ternyata kita berdua lolos ya. Dan sekarang kita jadi 1 grup. Mohon bimbingannya.” Ucap Yesung kepada Kibum setelah berada diluar ruangan Produser SM. Kibum hanya diam dan menatap sinis Yesung. Dia lalu pergi meninggalkan Yesung. “Sudahlah… Sifatnya emang kayak gitu. Jangan diambil hati ya. Tapi dia sebenarnya baik kok. ” Ucap Donghae sambil menepuk bahu Yesung. Yesung mengangguk sambil tersenyum. “Sekarang kita satu grup. Semoga kita semua bisa bekerja sama dengan baik ya.” Sambung Sungmin. Mereka semua lalu menuju Apartemen (Dorm). 1 Kamar terdiri dari 2 member. Mereka merapikan barang – barang yang mereka bawa. Setelah itu mereka pergi keruang latihan. Eunhyuk, Donghae, Hangeng dan Shindong sangat ahli dalam dance. Kyuhyun, Ryeowook dan Yesung sangat bagus dalam vocal. Mereka menutupi kekurangan mereka dengan kelebihan yang mereka miliki. Saling melengkapi satu sama lain adalah kunci dalam setiap pertunjukkan. Koregrafer ternama mengajari mereka berbagai koregrafi. Semua kelihatan sangat hebat saat latihan. Mereka masih harus di trainee sebelum akhirnya melakukan debut. Tidak terasa waktu berjalan begitu singkat. 1 tahun telah mereka lalui bersama. Rasa kekeluargaan diantara mereka kini telah tumbuh.

“Annyeong haseyo … sapa Produser SM kepada semua member didorm. “Annyeong haseyo…” Jawab mereka bersamaan. “Hari ini saya akan memberikan kabar gembira buat kalian.” Ucap SM singkat. “Kabar gembira apa ?” Tanya Leeteuk. “Mulai minggu depan kalian sudah bisa debut. Dan besok kalian sudah bisa latihan koreografi untuk album pertama kalian.” Jelas Produser SM. “Jeongmal ??? Wah … akhirnya kita debut juga.” Leeteuk memeluk semua member SuJu dengan penuh kebahagiaan. Semua para member berpelukan dengan penuh tangis haru. “Jeongmal gamsahamnida Seonsaengnim.” Ucap mereka bersamaan. Mereka mulai latihan koregrafi untuk album pertama mereka, “Twins” (Knock).

“Omma, Appa … besok adalah hari special bagiku. Bisakah Appa dan Omma bisa hadir disini ?” Kibum berusaha menghubungi orang tuanya melalui handphone. Besok adalah tepat tanggal 21 Juli hari ulang tahun Kibum. Kibum ingin untuk kali ini orang tuanya hadir dihari spesialnya itu. “Mianhae Kibum-ah, Appa gak bisa. Ada urusan yang harus diselesaikan hari ini. Dan itu sangat penting.” Ucap Appa Kibum. “Omma juga gak bisa. Omma ada arisan dengan salah satu teman Omma.” Sambung omma Kibum. ”Ayolah appa omma, sekali aja temanin aku merayakan hari spesialku ini !” Bujuk Kibum. ”Kibum-ah, urusan appa tidak bisa dibatalkan. Jeongmal mianhae.” ”Omma juga.” ”Ha, kure. Gwenchana.” Kibum lalu mengakhiri pembicaraan dengan orang tuanya dan menutup teleponnya. ”Selalu saja seperti ini. Bisakah dihari spesialku ini aku mendapat ucapan selamat dari orang – orang yang aku sayangi dan aku kasihi ? Huuuuhh…” Kibum menghela napas panjang. Untuk yang kesekian kalinya Kibum merayakan hari ulang tahunnya dengan perasaan sedih dan kecewa. Para member lainnya pun tidak mengetahui bahwa hari ini adalah ultah Kibum.

3 hari kemudian, tepatnya tanggal 24 Agustus dimana Super Junior akan memulai debutnya. Mereka menggelar penampilan perdana mereka secara live di Seoul. Hal inilah yang sudah ditunggu – tunggu oleh banyak orang khususnya para member Super Junior. Mereka sedang bersiap – siap dibelakang panggung. Terlihat Ryeowook sedang terburu – buru menuju toilet. Ternyata dia ingin menemui Leeteuk. “Sssttt… Eeteuk hyung … hyung …” Panggil Ryeowook. Leeteuk yang menyadari ada seseorang yang memanggilnya segera keluar dari toilet. “oh, Ryeowook-ssi … Mworago ?” Tanya Leeteuk. “Hari ini adalah hari ulang tahun Yesung. Bagaimana kalau kita memberinya surprise ?” Ajak Ryeowook sambil mengedipkan sebelah matanya. “Ha Jeongmal ?” Leeteuk terkejut. “Ne.” “Kure. Kita akan memberikan dia surprise yang takkan pernah bisa dia lupakan.” Leeteuk balas mengedipkan sebelah matanya sambil tersenyum puas. Mereka berdua lalu menemui semua member. Terkecuali Yesung. Saat itu Yesung sedang berada di ruang lobi. Dia sedang menelpon keluarganya. ”Yeoboseyo …” ”Ha, yeoboseyo. Omma ?” Panggil Yesung. ”Saengil Chukkae Yesung-ah. Mianhae omma terlambat ngucapinnya ke kamu.” Jawab Omma Yesung. ”Chukkae Yesung-ah…” Sambung appa Yesung. ”Hyung…chukkae … saengil chukkayo …” Namdongsaeng Yesung juga tidak mau kalah untuk ngucapin selamat ulang tahun buat hyung satu – satunya itu. ”Semuanya, jeongmal gomawoyeo …” Balas Yesung sambil tersenyum haru. ”Ne…” Jawab keluarga Yesung bersamaan. ”Yesung-ah …” Panggil appa Yesung. ”Ye appa ? Wae ?” Tanya Yesung bingung. ”Jeongmal mianhae karna appa sama omma gak bisa liat pertunjukkan debut kamu. Omma kamu lagi sakit. Jadi, appa gak bisa ninggalin omma kamu.” Appa Yesung berbicara dengan nada pelan. ”Gwenchana Appa. Kesehatan omma lebih penting dari segalanya. Tidak masalah jika hari ini tidak hadir. Bukannya besok atau lusa masih bisa ?” Jawab Yesung tersenyum. Yesung tidak ingin di hari spesialnya dan dihari awal debutnya ini diisi dengan airmata kesedihan. Dia ingin melihat semua orang bahagia. ”Mianhae Yesung-ah, omma sudah membuatmu kecewa.” Ucap Omma Yesung. ”Omma … Omma taukan siapa yeoja yang paling aku sayang dan cinta didunia ini ? Omma lah satu – satunya harta terindah yang diberikan Tuhan untukku. Tidak ada orang tua yang ingin mengecewakan anaknya. Cepat sembuh ya omma..” Yesung menangis lagi. ”Gomawo Yesung-ah… kamu memang anak kebanggaan kami. Bersinarlah sampai akhir ya. Hwaiting…” Appa Yesung mulai tersenyum kembali. ”Ye …” Jawab Yesung semangat. Yesung lalu menutup teleponnya dan kembali kebelakang panggung.

Sementara itu, terlihat semua member Super Junior sedang merencanakan sesuatu. ”Kalau menurut kalian, surprise apa yang bisa membuat Yesung tersentuh ?” Tanya Leeteuk. Semua member mulai berpikir. ”Mmm … bagaimana kalau Ryeowook berpura – pura marah ? Kan dia sahabatnya Yesung tuh. Nah … ntar baru deh kita kasih kejutannya. Eotteo ?” Tanya Kyuhyun memberi saran. ”Kalau menurut aku, rencana kamu itu sudah ketinggalan zaman. Bukannya itu cara lama yang sudah tidak bisa diandalkan lagi ?” Sungmin mengkritik pedas usul Kyuhyun. Kyuhyun menekuk wajahnya. ”Benar juga. Itu cara yang sudah lama.” Sambung Shindong. ”Ha … ” Suara Eunhyuk mengejutkan semua member. ”Hya … kamu mau ngasih usul atau mau ngasih bom suara ? Bikin kaget aja.” Ucap Donghae kesal. ”Hehehhe … mian. Aku punya usul. Yesung itukan member yang mempunyai suara terbaik dari kita semua. Nah … ntar waktu nyanyi, kita buat aja nada suara kita sedikit jelek. Pastikan tuh ya Yesung bakal bingung. Disaat dia memberi masukkan ke kita, kita berpura – pura kesal karna merasa tidak terima disalahkan. Tapi di situ Ryeowook-ssi lah yang berakting paling marah dan kecewa karna suara kamu paling jelek.. Eotteo ?” Eunhyuk menaik – naikkan alisnya sambil tersenyum. Terlihatlah gusinya yang katanya mirip Hyun Bin itu. ”Wah … Ide bagus tuh. Aku setuju.” Ucap Heechul sambil mengacungkan tangannya. ”Nado …” sambung Kang In sambil mengacungkan tangannya juga. ”Setuju.” Jawab Hankyung sambil mengacungkan tangan. Semua member akhirnya mengacungkan tangan dan setuju dengan usul Eunhyuk. ”Wah … baru kali ini sahabatku otaknya cair. Biasanya kan beku. Kayak es.” Puji Donghae. ”Eunhyuk…” Eunhyuk mulai menyombongkan dirinya. ”Ok … Sekarang aku akan berbicara dengan pihak SM dan semua penonton yang hadir agar membantu rencana kita ini.” Leeteuk berjalan menuju ruang SM. Semua member mengangguk.

Yesung tiba disaat yang tepat. Kurang lebih 10 menit, akhirnya penampilan mereka yang sudah ditunggu – tunggu akan segera dimulai. Mereka mempersiapkan diri dan naik ke atas panggung satu per satu. Tepuk tangan meriah dari fans mereka, ELF, begitu antusias menunggu penampilan idolanya itu. Musik mulai dimainkan dan mereka mulai bernyanyi. Lagu yang mereka bawakan ada ”Twins”

Gunyorul chajima doisang noege

Amuron gamjongdo nama ijil anhde

Ijedonun bigurhe jiryogo hajima

Imi ne jajonshimun badage inungol

Anya gugon aniya gunyo hana puninde

Negen boji anhnun ne gasume gurimja
To dashinal pemejaui odumane gaduji

Ganghejyoya henunde (ganghejyoya henunde) igon nega aningol yeah

Neane narul jugyo kuthkaji sawo igyo

Knock out

Jo unmyongun bandushi je galgirul gaji

Knock out

Piharyohedo jolde soyong obji

Knock out

Badaduryo you can’t do this fight because
Negeson gunyoga gidehalge objanha

I wanna knock out

Anya nanun gobuhagesso gudero

Knock out

Tahyobhanun salmul sanungod I wanna

Knock out

Nega wonhanungon moduda
Kuthkaji sawo nan reason is I’m alive

Mimik wajah Yesung seketika berubah mendengar suara teman – temannya yang tiba – tiba menjadi aneh. Para ELF dan penonton yang datang merasa kecewa dengan penampilan mereka. Mereka bersorak – sorak tidak jelas. Yesung merasa bingung melihat penampilan dan respon penonton hari ini. Mereka lalu turun dari panggung.

*Dibelakang panggung . . .

”Kenapa suara kalian jadi aneh begitu ? Apa kalian merasa nerveous karna pertama kali naik ke panggung sebesar dan semewah itu ?” Tanya Yesung bingung. ”Anio. Aku tidak merasa suaraku aneh.” Jawab Kyuhyun. ”Nado…” Sambung Leeteuk. ”Terus, kenapa suara kalian jadi aneh begitu ? Ryeowook-ssi, suara kamu paling tidak enak didengar ? ada apa dengan suaramu ? Kenapa nadamu begitu fals ?” Yesung mulai mengkritik Ryeowook. ”Mwo ? Nan ? Kenapa kamu jadi mengkritik suaraku. Apa yang salah dengan suaraku. Aku sudah mengeluarkan segala kemampuanku. Dan aku rasa suaraku bagus.” Jawab Ryeowook sambil menatap sinis Yesung. ”Tapi … nada kamu tadi benar – benar fals.” Sambung Yesung. ”Anio. Kenapa kamu punya pendapat tentang suaraku seperti itu. Atau jangan – jangan kamu mengatakan hal seperti itu sama aku karna kamu takut aku mampu menyaingimu ya ?” Ryeowook mulai memainkan aktingnya. ”Ani. Bukan itu maksudku. Aku …” Belum sempat Yesung melanjutkan ucapannya, Ryeowook langsung pergi meninggalkan ruangan. ”Sudahlah …” Ucap Ryeowook. Semua member juga ikut meninggalkan Yesung. ”Teman – teman, kalian mau kemana ?” Yesung berusaha menghalangi teman – temannya untuk tidak pergi. ”Yesung hyung, Aku benar – benar kecewa sama kamu.” Ucap Eunhyuk sambil menatap sinis Yesung. ”Kenapa semua jadi kayak gini. Apa perkataanku salah ?” Yesung berbicara sendiri. Perlahan butiran – butiran bening jatuh dari pelupuk mata sipitnya. ”Padahal ini adalah hari ulang tahunku. Dan hari juga adalah awal debut kami. Tapi, kenapa jadi seperti ini ? Huuuuhh … Eotteohke ?” Yesung menangis. Tiba – tiba …..

”Saengil chukkae hamnida … Saengil chukkae hamnida … Saranghaneun uri YESUNG, Saengil chukkae hamnida …” Suara nyanyian dari para member terdengar begitu indah. Mereka kembali menemui Yesung sambil membawa birthday cake. ”Surprise … Chukkae …” Ucap semua member bersamaan. ”Hya … Apa maksudnya ini ?” Yesung bingung. ”Chukkae Yesung-ah. Surprise.” Ucap Ryeowook sambil menyerahkan cake itu ke Yesung. ”Ternyata kalian semua berbohong ya. Kalian ngerjain aku.” ucap Yesung tersenyum. ”Mianhae … Make a wish dulu. Selesai itu baru tiup lilinnya.” Perintah Leeteuk. Yesung mengangguk. ”Uhm … Ya Tuhan, terima kasih karna Engkau telah mengabulkan permintaanku. Kini dihari spesialku ini aku meraih mimpiku selama ini. Dan kebahagiaanku kini semakin bertambah lengkap dengan kehadiran semua teman – teman terbaikku disini. Jeongmal Gamsahamnida … ” Ketika Yesung ingin meniup lilin, dia tersadar bahwa Kibum tidak ada bersama dengan mereka. ”Kibum…” Ucap Yesung dalam hati. ”Chamganmaneyo…” Yesung lalu pergi mencari Kibum. ”Yesung-ah, kamu mau kemana ?” Semua teman – temannya heran melihat Yesung yang pergi begitu saja.

*Ditaman Studio KBS . . .

”Kenapa ini semua tak adil padaku ? Kenapa mereka tak ada yang ingat padaku ? Kenapa mereka melupakanku ? Kenapa kebahagiaan enggan menyapaku ? Kenapa justru kesedihan dan kekecewaan yang selalu ramah terhadapku ? Bahkan orang tua dan teman – temanku saja tak ada yang ingat hari ulang tahunku. Tak ada lagu saengil chukkae hamnida, tak ada birthday cake, tak ada lilin, bahkan kata Chukkae pun tak singgah ditelingaku. Apa aku pantas menangis dihari spesial temanku sendiri ? Apa aku harus bahagia melihat semua temanku bahagia ? Tapi aku harus bagaimana melakukannya ? Beritahu aku … beritahu aku …!” Kibum mengusap airmata yang jatuh dipipinya. Dia ingin sekali merasakan kebahagiaan yang dirasakan Yesung. Punya orang tua yang peduli dan teman – teman yang begitu baik padanya. Seperti yang dimiliki Yesung. Air matanya terus saja mengalir. Dia begitu sedih dengan apa yang selama ini dirasakannya. ”Kibum-ah …” Panggil Yesung ketika sampai ditaman. Ternyata Yesung mendengar semua ucapan Kibum. ”Neon …” Kibum kaget dengan kehadiran Yesung. Dia segera mengusap air mata yang dari tadi terus saja jatuh. ”Kenapa kamu mengusapnya ? Adakalanya namja harus menangis. Namja yang kuat bukanlah dia yang selalu berusaha tegar walau sebenarnya hatinya rapuh. Bukan juga dia yang selalu menutupi kesedihannya dengan segala pancaran senyuman. Namja yang kuat itu adalah dia yang mampu mengerti dan memahami isi hati dan perasaannya saat ini. Menangislah jika itu bisa membuatmu lega ! Aku siap kok menunggu sampai kamu berhenti menangis.” Ucap Yesung sambil duduk disamping Kibum. ”Apa kamu mendengar semua ucapanku ?” Tanya Kibum was – was. ”Ne. Semuanya.” Jawab Yesung singkat. Kibum lalu tertunduk sambil mengusap kedua matanya yang basah. “Yesung hyung, kenapa aku tidak bisa sepertimu ?” Tanya Kibum. “Karna kamu bukan aku.” Jawab Yesung singkat. Kibum menghela napas. “Kibum-ah …” “Wae ?” “Setiap orang tua pasti ingin melihat anaknya bahagia. Kebahagiaan tidak bisa diukur dengan apapun. Termasuk karna mereka tidak bisa hadir di hari ulang tahun kamu. Dan kamu pasti tahukan, apa alasan mereka melakukannya ?” Yesung mencoba menghibur Kibum. ”Uhm…” Kibum mengangguk. ”Nah, kalau kamu sudah tau alasannya, tersenyumlah.” Yesung menepuk pundak Kibum. ”Yesung hyung, mianhae.” ”Wae ?” ”Aku sudah bersikap kasar padamu. Aku sudah menghina dan membencimu. Jeongmal mianhae.” ”Gwenchana. Aku tidak pernah menanggapi setiap sikapmu ke aku. Dan aku juga tidak pernah marah dengan setiap hinaan yang kamu ucapkan. Karna aku tau, sebenarnya hatimu tidak sekasar ucapanmu.” Yesung tersenyum. Kibum lalu memeluk Yesung. Kibum merasa bahwa Yesung bagaikan sesosok hyung yang dapat memahaminya. ”Gomawo hyung…” Ucap Kibum. Yesung tersenyum. ”Kibum-ah, mianhae. Kami tidak ingat hari ulang tahunmu. Karna kami, kamu jadi sedih.” Ucap Eunhyuk. Ternyata Member lainnya mendengar pembicaraan Yesung dan Kibum. ”Anio … Tidak ada yang perlu disalahkan dan dimaafkan.” Kibum tersenyum.

”Saengil chukkae hamnida … Saengil chukkae hamnida … Saranghaneun uri KIBUM, Saengil chukkae hamnida …” Donghae bernyanyi sambil membawa cake birthday. ”Sekarang, ayo kita tiup lilin ini sama – sama.” Ajak Yesung. ”Eitsss …. make a wish dulu.” Siwon menghentikan Kibum yang ingin meniup lilin. ”Ya Tuhan, terima kasih karna Engkau telah memberiku sesosok hyung yang selama ini tidak pernah dendam karna sikapku. Dan terima kasih juga karna dihari spesialku ini aku dapat merayakannya dengan teman – teman terbaikku. Semoga ditahun berikut sampai seterusnya aku bisa selalu bersama – sama dengan mereka. Menggapai mimpi yang lebih tinggi lagi dan menjadi nomor satu dalam segala karir yang kami raih. Aminnn…” Selesai itu, Kibum dan Yesung meniup lilin. Dengan aba – aba dari member lain, mereka meniup lilin itu secara bersamaan. ”Hana … dul … ses …” ”Chukkae…” Kata yang selalu dinantikan Kibum terdengar juga. Selesai meniup lilin, mereka langsung kembali ke panggung karna ELF dan penonton lainnya sudah menunggu mereka. Mereka membawakan lagu Twins.

Gunyorul chajima doisang noege

Amuron gamjongdo nama ijil anhde

Ijedonun bigurhe jiryogo hajima

Imi ne jajonshimun badage inungol

Anya gugon aniya gunyo hana puninde

Negen boji anhnun ne gasume gurimja

To dashinal pemejaui odumane gaduji

Ganghejyoya henunde (ganghejyoya henunde) igon nega aningol yeah

Neane narul jugyo kuthkaji sawo igyo

Knock out

Jo unmyongun bandushi je galgirul gaji

Knock out

Piharyohedo jolde soyong obji

Knock out

Badaduryo you can’t do this fight because
Negeson gunyoga gidehalge objanha

I wanna knock out

Anya nanun gobuhagesso gudero

Knock out

Tahyobhanun salmul sanungod I wanna

Knock out

Nega wonhanungon moduda
Kuthkaji sawo nan reason is I’m alive

Oriljogbutho nan jonjegami obsoji

Jumogul badunjog dan hanbondo obso

Twijima hajima gunyang junggan mankhum na
Gujoguron salmingol jonghenwa boryosso

Nanun hanapun ingol (nanun hanapun ingol) tugbyorheya henunde

Negen boiji anhnun ne gasume gurimja
To dashinal pebejaui odumane gaduji

I don’t really understand do kunsangchopuninde yeah

Neane narul jugyo kuthkaji sawo igyo

Knock out

Juojin salme sungboghe ochaphi

Knock out

I sesange nonun jagun jom angure

Knock out

Badaduryo you can’t do this fight because
Nayaghan noingol bolsso ijoboryona

I wanna knock out

Anya nanun gobuhagesso unmyongun

Knock out

Gechoghanun naui jonripum I wanna

Knock out

Bunmyonghangod hana objiman
Kuthkaji sawo nan reason is I’m alive

I wanna knock out

You know I wanna out the light I wanna

Knock out

You know I wanna start a fight I wanna

Knock out

You know I wanna do this right
Do isang poginun naege oulliji anhnungol

I wanna knock out

Neane norul jugyosso naegen

Knock out

Mangsoril shiganjocha obnungol I wanna

Knock out
Ne insenge peijirul wonjome

Got to get you out of my life

Knock out

Juojin salme sungboghe ochaphi

Knock out

I sesange nonun jagun jom angure

Knock out

Badaduryo you can’t do this fight because
Nayaghan noingol bolsso ijoboryona

I wanna knock out

Anya nanun gobuhagesso unmyongun

Knock out

Gechoghanun naui jonripum I wanna

Knock out

Bunmyonghangod hana objiman
Kuthkaji sawo nan reason is I’m alive

Kali ini lagu yang mereka bawakan terdengar begitu indah. Nada dari tiap – tiap lirik lagu terdengar begitu sempurna karna dikombinasikan dengan gerakan dance yang begitu hebat. Penampilan mereka berakhir dalam waktu kurang lebih 3 menit. Salah satu ELF memberi aba – aba kepada ELF lainnya. ”Hana … Dul … Ses … Saengil chukkae hamnida … Saengil chukkae hamnida … Saranghaneun KIBUM OPPA, YESUNG OPPA, Saengil chukkae hamnida …” Tepuk tangan yang begitu meriah dari para ELF membuat mereka menangis. Rasa haru yang begitu menakjubkan mampu membuat Member Super Junior tak henti – hentinya mengucapkan kata ”GAMSAHAMNIDA” . Tak ada kata terbaca, tak ada kalimat terucap, hanya 1 terbesit di hati ” INI MIMPI KAMI …”

***END

Jeongmal Gomawo karna udah baca FF aku ne …

Annyeong * ^^

Syarifah_Yeonshinnae

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s