[FREELANCE] FF/ ONESHOOT/ KIMIGA IREBA

Kimiga ireba (kebahagiaan)

AUTOR : shina hwaiting iputa

Cast : sung sang mun
Lee kyuri
———————————————————————
Ini aku buat karena aku suka banget sama lagu super junior yang memories. Sepertinya ff ini gaje lagi deh! Tapi bisa terasa kalau sambil dengar lagu dari fly to the sky yang my angel sama yang like a man, menurutku pas banget.
Tolong jangan ngebashing ya! Karena kasihan jika nanti jaadi hilang ideku! Gomawo!

Pagi ini kyuri sedang melangkahkan kakinya kekelas dia datang lebih awal agar bisa segera bertemu dengan sang mun namja yang sudah satu tahun ini dikaguminya. Kyuri tidak pernah peduli dengan sikap sang mun yang selalu cuek bahkan tidak menanggapinya, sang mun memang terkesan bad boy*bayangin wajah umin di Mr. Simple aja reader, hehehe. Kabur sebelum digetok pakek sandal.
Kyuri percaya dia mampu mendapatkan hati sang mun sesuai apa yang diinginkannya dengan kekuatan diri yang dimilikinya.
“Pagi sang mun…” sapa kyuri ketika ditangga samping kelas.
“Pagi” balas sang mun dengan wajah sadis dan langsung masuk kekelas.
Dengan wajah sedikit lesu kyuri duduk berjongkok di depan kelas saat temannya baru datang.
“Kenapa harus sang mun!” seru sang rang.
“Eh kamu suka sang mun?” tanya Rae in.
“Iya. semua berawal dari aku keseleo dan sang mun petugas kesehatan yang menolongku. Entah kenapa aku jadi suka” jawab kyuri yang masih jongkok.
“Kau ini sudah jelas dia tidak menanggapimu”
“Biar saja. Aku percaya dengan kekuatanku sendiri untuk mendapatkannya”

Pada saat istirahat kyuri menghampiri sang mun yang sedang makan ramen dikantin.
“Sang mun. Kemarin aku baru saja membuat kue, ini untuk camilanmu” ucap kyuri memberikan bungkusan kue sambil tersenyum pada sang mun.
“Kyuri..”
“Ne.”
“Kamu suka sama aku ya?”
“Eh? Kamu kok tahu?” semburat merah muncul dipipi kyuri.
“Tapi sebaiknya menyerah saja.”
“Eh?”
“Karena kamu bukan tipeku. Sudah ya” dingin sang mun melangkahkan kakinya meninggalkan kantin.
“Tunggu………..” kejar kyuri.
“Apalagi”
“Aku akan melakukan apapun untukmu”
“Begitu ya….”

Setiap hari kyuri selalu mengerjakan tugas-tugas yang harusnya dikerjakan oleh sang mun. Teman baiknya hanya bisa geleng-geleng.
“Sang mun ini tugasmu?” ucap kyuri sambil memberikan tugas sang mun.
“Gomawo”
“Bisakah kau mempertimbangkan ungkapanku waktu itu?”
“………………”
Dikantin.
Sang mun sedang duduk bersama kyuhyun sahabat yang sudah dua tahun menjadi couplenya dikelas. Mereka berdua sedang memakan ramen bersama.
“Kyu mau merica”
“Mau” ucap kyuhyun mengambil bubuk merica dari meja. “Apa kamu tidak kelebihan?”
“Apa? rasanya enak kok”
“Bukan ramennya tapi maksudku kyuri?”
“Aku sudah menolaknya, nanti dia juga menyerah sendiri”
“wae? Bukannya kamu sendiri setelah putus dengan myura kenapa nggak mau lagipula kyuri pintar”
“Siapa yang bilang putus?”

Keesokan harinya.
“Pagi sang rang. Sang mun sudah datang?” tanya kyuri yang menaruh tas dibangkunya.
“Tadi aku lihat dia berbicara dengan kangin dikoridor” jawab sang rang.
Kyuri menuju koridor yang ditunjukkan sang rang, tapi ketika mendekat dia mendengar sang mun marah kepada kangin.
“Mana gantungan hp nya?”
Kyuri tersentak baru kali ini dia mendengar suara marah sang mun. Kangin berjalan menjauhi sang mun dan bertemu kyuri dibelokan koridor.
“Uwaa.. kyuri kau membuatku kaget?”
“Sang mun kenapa?”
“Owh.. tadi aku pinjam hp tapi waktu kuputar gantungannya putus. Lalu aku membuangnya karena aku lupa bahwa itu bukan hpku?”
“Gantungan hp”
“…….”

Kemudian kyuri menghampiri sang mun sambil membawakan tugas yang dibuat untuk sang mun.
“Sang mun ini tugasyang kau minta, dan ini kue untukmu. Aku sendiri yang membuatnya”
“kenapa sih? Kau sampai begitu? Terlalu semangat dan dibuat-buat samapai menurunkan harga diri, kamu segitu percaya dirinya”

Pada saat pelajaran berlangsung kyuri tidak mengikuti pelajaran, semua membicarakan ketidak hadiran kyuri yang bisa dibilang aneh sekali murid rajin tapi kali ini bolos.
“Pulang ah..”
“Hei! Kyuri kenapa ya tumben?” tanya Rae in.
“Tadi aku lihat. Tasnya juga ada” jawab sang rang.
“Sang mun ke game centre yuk.” Ajak kyuhyun menghampiri bangku sang mun.
“Nggak deh. Aku lagi malas” balas sang mun yang langsung keluar kelas.
Saat menuruni tangga sang mun melihat kyuri sedang berdiri membelakanginya ditaman sekolah seperti sedang menangis. Sang mun langsung berlari kearah kyuri berada.
“Mian!! Omonganku tadi terlalu kasar!! Itu hanya pelampiasan saja kyuri tidak salah apa-apa” ucap sang mun mendekat kearah kyuri.
“Eh?” kyuri membalikan wajahnya menghadap kearah sang mun.
“Air matamu cepat kering ya”
“Apaan sih kamu”
“Sial! Ku fikir kamu menangis. Aku fikir kamu seharian menangis disini’
“Tidak”
“Bukan masalah menangis atau tidak. Mian ya omonganku tadi keterlaluan. Aku gagal sebagai manusia” ucap sang mun yang duduk jongkok didepan kyuri.
“Anu. Aku sudah menemukannya? Ini gantungan hp mu” ucap kyuri memberikan gantungan hp sang mun yang hilang.
“Jangan-jangan seharian kau mencari ini”
“Ya, hehehehe.. aku sudah menanyakan pada kangin dimana dia membuang gantunganmu itu, akhirnya disini aku bisa menemukannya. Aku memang nggak begitu ngerti tapi pasti barang ini penting untukmu”
“Gomawo”

Suatu pagi kyuri melamun ditangga saat kyuhyun dan sang rang datang menghampiri.
“Kamu datang dari mana sih? Sang mun itu sudah punya pacar tapi saat ini mereka pacaran jarak jauh. Itu yang ku tau” ucap kyuhyun memberitau setelah duduk disamping kyuri.
“ Jadi sang mun sudah punya pacar”
“ku fikir saat pacarnya pindah mereka berpisah tapi ternyata masih berlanjut, sepertinya akhir-akhir ini hubungan mereka nggak lancar.”
“Jelaslah! Mereka punya kehidupan sendiri-sendiri” sahut sang rang.
“Tapi sekarang mungkin sudah mendingin” ucap kyuhyun lagi.
“Gantungan itu pasti dari pacarnya”
Duk..
“Minggir.. kalau duduk dilantai bisa demam lo?” ucap sang mun yang melewati tangga dengan membawa kardus.
“Sang mun” panggil kyuri yang berdiri ditangga.
“Apa?” balas sang mun menoleh keatas.
“Sang mun sudah melakukan apa untuk pacar?”
“Karena dari dulu aku pengecut makanya aku selalu gagal mendapatkan keinginanku”
“Karena nggak berbuat apa-apa makanya nggak dapat apa-apa. sang mun takut terluka makanya jadi pengecut. Aku nggak tertarik dengan sang mun yang seperti ini” teriak kyuri yang meninggalkan sang mun yang masih mematung ditangga.
Saat pulang hujan deras mengguyur kota. Kyuri kebingungan mencari payungnya yang hilang entah kemana.
“Kyaa,, payungku kemana? Padahal aku tadi sepertinya membawa” ucap kyuri kebingungan.
“Mau bareng” ajak sang mun yang membuka payungnya.
“Nggak usah” tolak kyuri.
“Nggak bawa payungkan?”
“Nggak usah. Aku suka hujan kok” ucap kyuri yang langsung menerjang hujan. “Aku harus bisa melupakannya” ucap kyuri pada diri sendiri.
“Oi! Kyuri tunggu” teriak sang mun.
Zruut.. brak..*bener nggak ya suara jatuh kepleset gini.
“Gwancha” ucap sang mun menghampiri kyuri.
“Gwaencha”
“Pegang payungku sebentar” ucap sang mun memberikan payungnya.
Pip..
“Myura? Ini aku…. Mian aku tidak tegas… ya sudah bye-bye…”
“wae? Gantungan itu dari pacarmu kan” tanya kyuri.
“Habis kamu sudah mencarinya jadi tidak mungkin tidak ku pasang”
Kyuri menyerahkan payungnya dan memeluk sang mun dengan erat.
“Aku suka padamu? Jadilah pacarku?”
“Aah.. Iya-iya masa ngomongnya disaat begini”

Saat aku menatapmu dari sini..
Kau begitu rupawan dan menenangkan..
Kau sinar dibalik sang rembulan..
Bercahaya dan berkilauan..
Kau begitu sempurna dimataku..
Tetapi sulit untuk ku jangkau..
Kau memilihnya untuk singgah hatimu..
Aku tak berhak melarangmu bahagia dengannya..
Aku bahagia bisa melihatmu bahagia dengan cintamu..
Aku tak mau kau bimbang untuk membalas cintaku..
Hanya cukup kau tau isi hatiku..
Tenanglah! cintaku takkan membunuhmu sayang..
Cintaku tak butuh jawaban..
Meski terluka tapi aku rela melepaskanmu cinta..
…………………………………………………………………….
puitis nggak puisiku ini reader’s. Ini asli ungkapan hatiku untuk seseorang, tapi sayangnya dia nggak peka jadi akunya dicuekin. Mungkin salahku juga mencintai orang yang udah punya cinta gitu. Moga dengan nulis gini hatiku bisa lega melepaskan rasa untuknya, mau ungkapkan tapi aku jelas kalah dengan pacarnya..
Aku mau bilang terima kasih buat vhitry dan yuni yang sudah setia jadi orang pertama yang menilai karya-karya terbaruku beberapa waktu ini serta terima kasih kalian udah pinjamkan pundak dan kata-kata semangat buatku ketika aku bersedih. hehehe^^
Buat semua yang baca gomawo! Aku seneng jika ada yang ngasih saran dan kritikan atas karyaku. Ya biar bisa jadi semangat untuk maju dan lebih baik lagi.
Be positif be happy! Be positif with our spirit! ^^

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s