[FREELANCE// ONE SHOOT// WOKEYI]

Wokeyi

 

Pasti pada bertanya-tanya kenapa ff kali ini aku pakai bahasa mandarin berjudul wokeyi ini. Karena ini salah satu ost. Drama berjudul mars tahun 2004, aku ambil judul ini bukan karena dramanya tapi karena isi dari lagunya. Wokeyi ini berarti I can isi lagunya benar-benar menyentuh banget waktu kita mendengarkan apalagi alunan pianonya benar-benar seperti sebuah perjuangan mendapatkan sesuatu yang sangat berharga.

Menyenangkan bisa punya keluarga kedua dikpop dan digrup Asia fens club, jadi serasa punya banyak kakak dan adik dengan berbagai macam karakter dan sifatnya. Kok jadi curhat lagi sih autornya, makhlumin aja ya coz autornya emang aslinya nggak bisa diem sampai bikin teman-teman pada suka menggodaku.

 

==============================================================

Persahabatan kyuhyun dan soo ri sudah terbilang cukup lama hingga menimbulkan perasaan suka dihati soo ri pada kyuhyun. Tapi saat mengungkapkannya kyuhyun slalu bilang bahwa dia belum mau punya pacar dengan alasan yang macam-macam.

Tepatnya saat soo ri merasa kyuhyun berubah sejak dekat teman sekelasnya yang bernama kim hyun ah, soo ri mulai curiga kyuhyun berbohong tidak mau pacaran karena tatapan kyuhyun begitu lembut saat bersama Hyun ah.

Tepat hari valentine soo ri memakan coklat valentine sendirian ditaman kota dan merasakan patah hati karena mendengar orang yang disukainya telah berpacaran.

“Melihatnya seperti itu sudah jelas mereka pacaran. Mereka saja bergandengan tangan, itu membuat masa SMA berubah” ucap soori pada diri sendiri mengingat semua kejadian antara kyuhyun dan hyun ah. Soo ri ingin tertawa mengingat ucapan kyuhyun yang tidak mau berpacaran beberapa waktu lalu hingga dia melihat seorang namja yang melamun dan menitikkan air mata yang tak jauh dari tempatnya. “Yang barusan itu air mata, tapi masa’ iya diakan laki-laki”

Ternyata namja tersebut sadar kalau soo ri sedang memperhatikannya, hingga dia menoleh dan nyengir pada soo ri. “Ternyata salah lihat..”

“Hey!” sapanya “Boleh minta coklat itu” lanjutnya sambil menunjuk coklat yang dipangku soo ri.

“Boleh deh” ucap soo ri sambil menyodorkan coklatnya.

“Kata orang kalau makan coklat sendirian bisa mimisan lho”

“Kalau begitu temani aku ya”

“Hari ini kita istirahat persiapan ujian masuk!! Kamu juga kelas 3 smp kan”

“Serius”

“Namaku Lee Taemin, panggil saja minnie, hehehe^^”

“Panggil aku soo ri. Padahal baru ketemu tapi sudah merasa dekat”

“Hahahaha…”

“Kau baru putus cinta ya Soo ri, aku juga sama”

“Iya”

“Padahal baru putus cinta tapi kenapa soo ri tidak menangis ya”

“Soalnya aku hanya punya rasa suka saja”

“Menurutku perempuan boleh menangis lho? Kalau laki-laki nggak bisa menangis dengan mudah sih.”

**************************

 

Saat upacara penerimaan siswa baru.

Soo ri bertemu lagi dengan Taemin bahkan mereka satu kelas saat diSMA. “Sahabatku” teriak Taemin saat melihat soo ri.

“Eh. DiSMA yang sama dan kelas yang sama juga” ucap Soo ri yang masih terkejut.

“Heheheh^^ aku kaget ternyata kita satu kelas”

“Aku juga terkejut. Masa’ kita bertemu lagi bahkan sekelas”

“Iya. sepertinya kita akan gembira bisa bersama. Kekelas yuk” ajak Taemin menggandeng tangan sahabatnya. Soo ri merasa tenang saat bertemu Taemin merasa bahwa kehidupan diSMAnya akan menyenangkan. “Minnie” panggil seseorang.

Taemin maupun soo ri menoleh kearah suara tersebut yang ternyata kyuhyun. “eh…”

“Rasanya aneh ada sepupu disekolah yang sama” ucap kyuhyun sambil menepuk pundak Taemin.

“Aku mengikutimu” ucap Taemin sambil tersenyum. “ Sudah ya!”

“Hmmm… kenapa aku nggak merasakan apa-apa ya. Ternyata aku Cuma kegum saja pada kyuhyun” ucap Soo ri dalam hati.

“Soo ri kamu kenapa?”

“Sebenarnya orang tadi yang membuatku putus cinta itu namja tadi.”

“Serius. Kebetulan sekali”

“Ne. Tapi pada hari itu aku sudah menyerah karena melihat dia  bergandengan tangan dengan orang yang dia suka.”

“Eh, kamu menyerah karena itu saja?”

“Kalau begitu Taemin akan bagaimana kalau orang yang disukainya menyukai orang lain”

“Kalau aku tidak akan menyerah, aku akan mendukung dia karena dia orang yang kusukai. Tapi… kalau orang itu membuatnya menangis aku kan merebutnya terus membuatnya jatuh cinta padaku”

“Kufikir itu keren… Taemin sudah pernah jatuh cinta serius sampai bisa berfikir sejauh itu”

Taemin mengelus rambut soo ri hingga membuat soo ri tersipu, Taemin lalu memeletkan lidahnya menghadap soo ri. “Aku jadi malu..” ucap Taemin polos.

Dikelas.

Kyuhyun dan hyun ah datang ke depan kelas mencari Taemin yang langsung beranjak menghampirinya. Soo ri hanya memandang Taemin yang sedang berjalan menuju kearah kyuhyun dan hyun ah.

“Kyuhyun dan hyun ah akrab sekali” celetuk hyena didepan soo ri.

“Kau mengenal hyun ah” tanya soo ri.

“Dia terkenal diSMP kami. Semuanya cowok terkagum padanya” jawab chaerin yang ada dibelakang soo ri.

“Betul, ternyata sekarang dia pacaran dengan kyuhyun yang tampan itu” tambah Rae in.

“Kamu juga kagumkan pada hyun ah” ucap minho merangkul Taemin yang berjalan kebangku duduknya.

“Hehehehe, memang” ucap Taemin nyengir.

“Ternyata Taemin sama sepertiku” ucap soo ri dalam hati sambil memandang Taemin yang duduk disamping jendela.

“Sejak kapan sih mereka pacaran” tanya soo ri pada teman-temannya.

“Katanya sebelum SMP” jawab hyena.

Soo ri mendekati Taemin yang yang sedang memandang diluar jendela. “diSMP kami dulu juga ada pasangan seperti itu. Aku sampai heboh dengan temanku karena mengaguminya”

“Bisa dibayangkan” ucap Taemin menanggapi ucapan soo ri.

“Taemin jugakan?”

“Aku sih bukan pengagum, soalnya mereka teman kecilku dan teman masa kecilku”

“Kamu kenal ceweknya juga?”

“Soo ri kamu kenapa?” tanya Taemin yang memperhatikan kyuhyun dan hyun ah diluar jendela.

“Apaan sih, jangan-jangan kamu berniat merebut hyun ah ya” jawab soo ri sedikit menuduh.

“Namanya juga cinta jadi rebut donk” ucap Taemin memandang tajam soo ri. “Kenapa kalau denganmu aku bisa berbicara apa saja ya”

“Apa?” ucap soo ri terkejut. “Taemin sok serius, kamu nggak pantes!!”

“Memang begitu nyatanya. Kalau begitu yang tadi rahasiakan saja, gara-gara soo ri aku jadi kelepasan bicara”

“ekspresi dan kata-kata yang biasanya tidak ditujukkan, dia keceplosan karena aku! Cuma sama aku” ucap soo ri dalam hati.

“Gomawo ya”

“Sama sekali tidak masalah”

 

Pada hari minggu.

Taemin berbicara pada hyun ah diluar taman dan menyuruh soo ri menunggunya ditaman kota. “Tiba-tiba perasaanku jadi tidak enak” ucap soo ri saat melihat hyun ah menangis sewaktu berbicara pada Taemin. “Kenapa dia diam-diam masih bertemu Taemin padahal sudah punya pacar” tambah soo ri mendekat dan mendengarkan pembicaraan mereka.

“Taemin mian, aku sudah tidak apa-apa?” ucap hyun ah menghapus air matanya.

“Apanya yang tidak apa-apa hyun ah, ayo ceritakan padaku” ucap Taemin dengan wajah serius.

“Aku tidak mengerti, padahal aku menyukainya tapi kenapa jadi begini”

“Sudah kubilangkan? Kau boleh konsultasi apa saja padaku, aku selalu mendukungmu”

 

“Kenapa hyun ah nggak tetap pacaran sama kyuhyun. Aku jadi susah! Aku tidak mau mengakui kalau Taemin menyukainya” batin soo ri menitikan air mata dan menjauh dari taman.

 

Disekolah.

Kyuhyun datang lagi kekelas Taemin tapi belum ada yang datang kecuali soo ri. “Maaf Taemin belum datang” ucap soo ri pelan.

“Ah iya gwaencaha. Maaf mendadak aku ingin bicara denganmu, aku sering melihatmu bersama Taemin. Aku nggak bisa bertanya hal ini pada Taemin” ucap kyuhyun mengaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

“Ingin bertanya apa?”

“Aku sedang bertengkar dengan pacarku. Kalau ada sesuatu dia selalu berkonsultasi pada Taemin. Aku cemas karena mungkin dia menyukai Taemin”

“Meski begitu apa kau tidak ingin Taemin merebutnya kan?”

“Tentu saja”

“Pikiranku juga sama, kalau dua orang itu kembali seperti semula maka Taemin tidak akan kemana-mana?” batin soo ri dalam hati. “Kalau begitu, aku akan berkerja sama denganmu. Aku akan merebut Taemin”

“Gomawo” ucap kyuhyun yang kemudian pergi.

“Pikiran yang sungguh licik” ucap soo ri sedih. Tak jauh dari depan kelas tadi Taemin mendengar semua pembicaraan itu.

 

Selesai pelajaran bahasa inggris guru meminta soo ri untuk membawakan kertas pembelajaran keruang guru. Saat sampai di belokan tangga turun, kertas itu diambil alih oleh Taemin. “Bahaya tau! Sini berikan padaku” ucap Taemin yang mengambil kertas itu.

“Taemin, gomawo” ucap soo ri yang berjalan menuruni tangga disamping Taemin.

“Kalau mau curhat. Aku siap mendengarkanmu lho?”

“Eh..”

“ Beberapa waktu lalu aku melihatmu berbicara dengan kyuhyun, makanya… Dulu kamu bilang mengaguminya tapi sebetulnya kamu menyukainya kan. Mungkin ini kesempatan untukmu”

“Aku bukan yeoja seperti itu kok, aku nggak lurus dan tulus seperti kamu. yang kusuka itu bukan kyuhyun tapi kamu” teriak soo ri yang membuat Taemin menoleh padanya. “Aku baru tau bisa menyukai orang sampai bisa menangis. Tapi… karena sekarang aku baru mengerti maksud kata rebut yang Taemin katakan padaku, Taemin juga menyukainya sampai menangis”

“Eh….”

“Kamu menangiskan waktu itu? Sekarang aku bisa berfikir kalau itu air mata. Makanya aku akan merebut Taemin” ucap soo ri menitikan air mata dan merebut kembali kertas yang dipegang Taemin kemudian pergi meninggalkan Taemin yang masih terpaku.

 

Pulang sekolah soo ri melihat Taemin berbicara dengan hyun ah yang menangis dilorong tangga. “Berjuanglah! Kalian masih baru jadian. Kamu masih mau tau sisi baik buruk kyuhyun kan? Kyuhyun dan hyun ah juga teman yang penting bagiku. Makanya aku ingin kalian bahagia” ucap Taemin bijaksana.

“Mian. Aku manja aku mau ketempat kyuhyun” ucap hyun ah berlari menuruni tangga.

“Kenapa dengan Taemin” batin soo ri heran.

“Hoi!!!!!!!!!!!! Tukang intip disitu” ucap Taemin yang membelakangi soo ri.

“Mian” ucap soo ri yang berjalan mendekati Taemin.

“Kamu ngapain sih?”

“Kenapa kamu bilang seperti itu. Kalau kamu bilang seperti tadinmereka bisa jadian lagi?”

“Nggak apa-apa kok. Aku nggak mau mereka putus”

“Kalau begitu kali ini tolong kenali aku sisi baik maupun buruknya. Sedikit demi sedikit saja tidak apa-apa”

“Soo ri kamu meniru dialogku terus” ucap Taemin tersenyum. “Yah! Boleh saja”

“Eh..”

“Kamu maukan bercerita sedikit demi sedikit tentangmu? Makanya aku akan merebut hatimu” ucap Taemin yang langsung membawa soo ri kedalam pelukannya.

End..

Mian reader kalau nggak bagus coz aku nggak dapat ide ending yang bagus selain pelukan ditangga biar ada sensasi yang berbeda, hehehe^^

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s