//FF/ ONE SHOOT/ GOODBYE MY FRIEND//

Goodbye my friend!

Ini special buat adik-adikku dikpop yang sangat aku sayangi walau kita berada ditempat yang jauh dan berbeda tempat. Ini asli kisahku sewaktu duduk dibangku kelas 1 SMK tapi si ceweknya yang nikam aku beda scul tapi tetangga dekatku kalau cowoknya aslinya sculnya kakak kelas waktu SMP. Walau sampai sekarang canggung tapi entah kenapa aku masih mau berteman sama mereka, salahkah aku jika masih menganggapnya teman?!

===============================================================
Sebuah kisah persahabatan yang berakhir karena dua-duanya mencintai namja yang sama. Siapa yang patut disalahkan dalam kisah cinta segitiga ini. Cintakah yang salah! Atau waktukah yang salah karena membuat mereka bertemu! Apakah persahabatan abadi akan berakhir hanya karena namja. 

Teman sanggup merampas milikmu..
Tapi sahabat akan menjagamu..
Teman memberimu senyuman..
Tapi sahabat memberimu kebahagiaan..
Teman akan memberimu bunga..
Tapi sahabat akan memberimu ucapan..
Teman mampu menikammu dari belakang..
Tapi sahabat akan menamparmu dari depan..
Seribu teman akan datang disaat kamu tertawa..
Tapi seorang sahabat datang disaat kamu terluka..
Hiasi hidup ini dengan senyuman..
Karena ia melambangkan hidup harmonis..

 


Pagi ini hyora dan chin mi sarapan kue buatan chin mi dikelas mereka.
“Chin mi ini beneran enak banget! Kenapa masakanmu enak semuanya” ucap hyora sambil memasukkan potongan kue.
“Bener! Syukurlah kalau hyora suka” ucap Chin mi sambil tersenyum.
“Lain kali bikin lagi ya? Kalau gitu rasa pisang saja”
“Ogah! Aku ini benci pisang”
“Ayolah! Demi aku”
“Nggak mau. Nyentuh sama nyium baunya saja aku tidak mau”
“Hyora lagi makan apa?! kayaknya enak” ucap Eunhyuk merebut kue hyora.
“Balikin. Itu punyaku!” ucap hyora bermaksud merebut tapi terlambat karena kue itu masuk mulut eunhyuk. “Jelas saja enak itukan buatan chin mi” 
“Serius! Chin mi hebat banget” ucap eunhyuk yang kemudian bergabung dengan temannya yang lain.
“Hyora! Aku suka eunhyuk” bisaik chin mi pada hyora teman sebangkunya.
“Eh! Apa” ucap hyora terkejut.
“Hehehe. Aku malu” ucap chin mi sambil menutup mukanya.

-malam harinya Hyora bertemu dengan eunhyuk ditaman kota.
“Aku harus menolaknya. Kemarin kuterima karena kufikir selera kami sama jadi aku juga harus cerita kalau aku ditembak eunhyuk” ucap hyora dalam hati sambil berjalan menuju taman.
“Ada apa?” anya eunhyuk.
“Tidak ada! Hanya ingin bertemu saja”
“Aneh! Kitakan sudah ketemu tiap hari”
“Chin mi! Aku tidak kuasa memutuskannya. Aku menyukainya”

Disekolah chin mi menghindari hyora tapi hyora tidak memperdulikannya. Chin mi bergurau dengan sahabat dekatnya setelah selesai olah raga.
“Kalau chin mi pasti nggak apa-apa dan mau maafin aku, aku harus cepat bilang kalau aku pacaran dengan eunhyuk tapi gimana ngomongnya” ucap hyora dalam hati dan menuju kamar ganti cewek.
“Eunhyuk! Mau kue ini tidak” tanya chin mi sambil membawa sekotak kue.
“Gomawo! Tapi aku tadi sudah dikasih sama Hyora, hehehe” jawab eunhyuk sambil tersenyum.
“EH.. ya sudah kalau begitu” ucap chin mi mengeloyor pergi.

Pulang sekolah.
“Chin mi pulang yuk” ajak hyora sambil menenteng tas nya.
“Iya”
Sudah 3 hari berlalu tapi hyora belum mampu bilang bahwa dia sudah pacaran dengan eunhyuk.
“Chin mi gimana. Sudah bilang pada eunhyuk kalau kamu suka dia”
“Nggak jadi deh”
“Apa chin mi sudah nggak suka lagi sama eunhyuk”
“Molla”
“Masih banyak kok yang lebih baik daripada dia. Chin mi juga terkenal dikalangan cowok”
“Sorry! Aku pulang sendiri saja hyora”
“Kenapa! Apa aku salah ngomong”
“Pulang duluan saja”

Hyora pulang dulu dan meninggalkan chin mi yang tiba-tiba berlari menjauh darinya. Sampai dirumah hyora melempar tasnya ke meja belajar, tak lama kemudian hp nya berdering.
“Yeoboseo... ada apa hyuk”
“Aku sudah bilang kechin mi kalau kita pacaran”
“Eh! Kenapa kamu bilang. Aku kan sudah bilang rahasiakan dulu” teriak hyora yang terkejut.
“Kalian kan akrab kufikir dia sudah tau kalau kita pacaran. Tapi mukanya sempat kaget waktu aku bilang kita pacaran”
“Kenapa kasih tau dia sih??”
“Kenapa harus disembunyiin juga sih. Jangan-jangan kamu mal pacaran sama aku”
Tuuuuuuuttttttttttttt........
Sambungan terputus. “Kenapa aku tidak ngomong dari kemarin. Dia bukan anak yang gampang marah gara-gara sesuatu direbut darinya. Besok aku harus jelasin kedia”
-disekolah-
Hyora menunggu kedatangan chin mi sambil menyusun kata yang yang pas untuk menjelaskan pada chin mi. “Sorry aku nggak ngomong. Dia nembak aku sebelum kamu bilang suka dia, tapi sebenarnya aku juga suka walau kamu yang duluan kenal. Susah banget ngomongnya” ucap hyora sambil meletakkan kepalanya dibangkunya.
Tak lama matanya melihat chin mi sedang bergurau dengan sahabat dekatnya dari kelas satu dulu. Hyora terkejut ternyata chin mi sudah datang dan pindah tempat duduk, tapi setelah istirahat dia tidak muncul dikelas. “Ini bangku chin mi? Dia kemana” tanya seorang guru yang mengajar kelas mereka.
“katanya dia lagi nggak enak badan dan istirahat di UKS pak” ucap sungmin sang ketua kelas.

-istirahat kedua chin mi berpapasan dengan hyora tapi chin mi memilih melengos ketika disapa hyora yang tidak merasa bersalah. “Gara-gara cowok kenapa ngambek mirip anak kecil sih!” ucap hyora kesal dan masuk kekelasnya. Dikelas bahkan hyora maupun chin mi tidak lagi bercanda bersama seperti biasa tapi malah dengan teman yang lain.
“Hyora kamu kenapa? Berantem sama chin mi ya” tanya Saera yang duduk didepan hyora bersama hyena.
“Nggak berantem. Nggak tau deh kenapa dengan chin mi” jawab hyora santai. “Berarti chin mi memilih eunhyuk daripada aku” ucap hyora dalam hati.

Sorenya hyora main kerumah eunhyuk karena dia sebal dengan chin mi yang tidak mau mengerti. “Hyora kamu berantem sama chin mi ya”
“Nggak kok”
“Yang semangat! Sebentar lagi kalian juga baikan”
“Iya.” ucap hyora bingung.” padahal chin mi yang terpenting tapi pada akhirnya aku memilih pacaran dengan eunhyuk daripada bersahabat dengan chin mi” ucap byora dalam hati ketika eunhyuk menciumnya tiba-tiba.

Keesokan harinya disekolah.
Chin mi tetap menjauh dari hyora bahkan tidak mau menatap hyora. Eunhyuk  menghampirinya yang sedang duduk sendirian. “Hey! Mau ini” sapa eunhyuk sambil memberikan coklat.
“Nggak mau” tukas hyora.
“Jangan-jangan kamu marah ya sama aku”
“Nggak juga kok”
“Habis kamu aneh! Tapi dari awal kamu memang aneh” ucap eunhyuk setengah bercanda.
“cukup! Kumohon jangan ajak aku bicara sekarang”
“Aku capek hyora. Kita putus saja” ucap eunhyuk yang kemudian keluar.
Chin mi kemudian menghampiri hyora dan menarik tangannya. “Cepat pergi sana minta maaf sama eunhyuk. Jangan kaya anak kecil”
“Yang kaya anak kecil kamu sendirikan?” bentak hyora.
“Memang. Tapi aku nggak mau dengar itu dari orang lain! Aku marah sama kamu karena kamu nggak ngomong tentang eunhyuk sama aku. Tapi malah kamu yang marah sama aku! Hubungan kita selamanya nggak bakal kaya gini tapi ya sudahlah itu semua juga keinginan yang kamu buat. Selamat tinggal!” ucap chin mi yang kemudian pergi.
“Chin mi...”

Setelah kejadian itu chin mi pindah sekolah tanpa alasan yang jelas. Hyora menyesal dengan apa yeng telah dia lakukan pada sahabatnya.
“Gara-gara keegoisanku aku sudah melukai perasaan chin mi, walau egois tapi aku ingin minta maaf sedikit demi sedikit pada chin mi. Apa kita bisa balik kaya dulu lagi chin mi? Walaupun nggak bisa sekarang tapi aku harap bisa suatu saat nanti” ucap hyora sambil menangis dibangkunya.

Sudah 6 bulan chin mi pindah sekolah, sekarang sedang duduk memandang pemandangan awan biru diluar jendelanya. “Apa yang kau lihat?” sapa yesung  yang duduk disebelah chin mi.
“Aku hanya melihat langit yang berwarna biru itu, indah sekali!” ucap chin mi sambil tersenyum.
“Aku dulu padahal orang yang ngerjain kamu waktu pertama jadi siswa baru, ku kira kamu ini orangnya judes tapi ternyata kamu anak yang menyenangkan” ucap yesung sambil tersenyum.
“Iya. aku dulu juga beranggapan kamu tengil tapi ternyata kamu juga orang yang menyenangkan”
“Dulu kamu bilang kamu putus cinta makanya kamu pindah kesini, tapi jelas tidak masuk akal seperti tidak ada namja lain saja disekolah lamamu”
“Tapikan mereka satu kelas denganku. Sakit jika melihat mereka bersama terus-terusan”
“Tapi kalau kau tidak pindah kesini, kita tidak mungkin bisa seakrab sekarang ini. Tidak akan pernah mungkin aku bertemu dengan gadis mungil yang baik hati dan berdiri dengan kekuataannya sendiri”
“Hahahaha, kata-katamu ini kelihatan gombal sekali sih oppa”
“Tapi kau suka kan!! Apa kau tidak ingin bertemu mereka, mereka pasti punya penjelasan, eunhyuk dan hyora mereka pasti punya alasan mengapa menikammu dari belakang. Harusnya kau tanya apa alasan mereka melakukan itu jangan kabur begini”
“Apa kau rela jika aku jadian dengan eunhyuk.”
“Bukan begitu jagy. Aku tidak ingin kok kamu kembali aku hanya tidak mau kamu dan mereka bertengkar hanya karena cinta segitiga yang nggak ada ujungnya”
“Entahlah! Walau kau sudah menggantikan eunhyuk tapi hatiku masih sakit apalagi temanku tidak mau jujur dari awal. Jika dia mau jujur mungkin aku tidak sesakit ini”
“Nanti aku mau ke gramedia sebelum pulang! Kau mau ikut?”
“Tapi nanti traktir aku jjangmeyon ya”
“Iya sayang. Apa yang nggak buatmu, hehehehe”

Pukul 4 sore.
Yesung dan chin mi berputar-putar di gramedia mencari buku yang diinginkan yesung, chin mi mulai bosan karena berputar-putar selama 1 jam tapi belum ketemu yang diinginkannya. Hingga chin mi melihat pemandangan yang selama ini dihindarinya.
Chin mi bersembunyi disamping yesung supaya tidak bertemu pandang dengan orang yang selama 6 bulan ini dihindarinya. “Kau kenapa jagy” tanya yesung yang melihat chin mi bersembunyi disampingnya.
“Anio. Aku hanya sedikit lelah saja” jawab chin mi sekenanya.
“Kalau begitu kita pulang saja” ajak yesung sambil mengenggam tangn chin mi dan menuju pintu keluar.
Tapi pada saat akan keluar eunhyuk memanggil yesung. “Jongwoon-ah” paggilan itu membuat yesung menoleh.
“Hyukie, sedang apa kau disini” tanya yesung sambil menghampiri eunhyuk yang membuat chin mi pucat dan bersembunyi debelakang yeseung. Yesung yang paham tetap mengenggam tangan chin mi erat.
“Aku sedang membeli buku untuk persiapan ujian, kau sendiri?”
“Aku sedang mencari buku panduan masuk universitas”
“Chin mi......” panggil seseorang yang mengejutkan eunhyuk yang tidak menyadarinya. “Akhirnya kita ketemu lagi. Kami ingin menjelaskan semuanya yang dulu terjadi” ucap hyora yang menghampiri chin mi dan ingin menyentuh lengannya tapi ditepis chin mi.
“Aku tidak mau mendengarkan ocehan kalian” bentak chin mi.
“Tapi kau salah paham padaku, aku....”
“Aku benci kalian...” teriak chin mi yang kemudian berlari keluar gramedia.
“Aku memang tidak tau detailnya tentang hubungan kalian bertiga tapi aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti calon istriku. Ingat itu!” ucap yesung yang kemudian mengejar chin mi.

Yesung menemukan chin mi sedang berdiri disamping jembatan penyebrangan sambil memandang kebawah. “Kau ini membuatku khawatir saja. Kenapa mesti kabur?” ucap yesung yang berdiri disampingnya sambil berpegangan pagar pembatas.
“Kau tau? merekalah masalaluku. Aku belum siap bertemu mereka walau sudah bisa memaafkannya” ucap chin mi sambil memandang langit.
“Kenapa belum bisa. Harusnya kau mendukung hubungan mereka, mereka masa lalumu dan yang ada disampingmu adalah masa depan jadi kenapa kau harus bersikap begitu padahal disampingmu ada aku” ucap yesung bijaksana.
“Aku tau dia masalaluku tapi entah kenapa aku bingung harus berkata apa pada mereka, aku belum siap”
“kalau kau begini terus sampai kapanpun kau tidak akan siap? Aku akan selalu disampingmu selamanya jadi jangan takut kalau bertemu dia. Kau tau eunhyuk itu sepupu jauhku, dia itu bukan tipe orang yang ingin melukai mungkin temanmu memang jahat apalagi sampai mengorbankan sahabatnya tapi percayalah hukum karma akan selalu berlaku”
“Iya aku tau. Tapi aku butuh waktu untuk melupakannya”
“Aku bisa membantumu tapi kau harus mencoba membuka hatimu”
“Aku sudah mencoba mencintaimu oppa.”
“Kalau begitu ayo kita menikah...”
“Haaa. Apa kau bilang? Menikah? Yang benar saja kita ini belum lulus sekolah”
“Kenapa memang. Lagipula sebentar lagi kita lulus jadi tidak ada masalahkan kalau kita menikah”
“Kau kira menikah itu enak apa? aku mau kau kasih makan apa jika kau belum bekerja”
“Tenang saja aku akan meneruskan perusahaan appa dan pasti bisa membuatmu bahagia. Kau maukan?”
“Tentu saja”

Setelah kelulusan masa sekolah chin mi dan yesung melangsungkan pernikahannya disebuah gereja santa maria (Gereja deket rumah autor nih). Pernikahan itu berlangsung dengan hikmat walau dulu saat mengajak chin mi menikah, yesung mesti berusaha keras menaklukan hati ibunda chin mi yang sangat keras. Eunhyuk dan juga hyora datang kepesta itu untuk memberi selamat kepada keduanya.
“Selamat ya atas pernikahan kalian” ucap eunhyuk menyalami keduanya.
“Gomawo! Kalian juga cepatlah menyusul” gurau yesung.
“Chin mi selamat ya. Mian aku dulu tidak bermaksud merebut eunhyuk darimu dan aku juga tidak tau kalau kau dulu juga menyukainya. Dan mian karena dulu aku lebih memilih eunhyuk daripada persahabatan kita” ucap hyora dengan wajah penuh sesalnya.
Sebelum menjawab permintaan maaf hyora, chin mi menoleh kepada yesung seolah meminta pendapat, yesung tersenyum seolah memberi jawaban lakukan yang terbaik. “Aku sudah tidak mempermasalahkan itu lagi. Sekarang aku sudah menemukan pujaan hatiku yang sesungguhnya” ucap chin mi.
“Gomawo chin mi kau sudah mau memaafkanku. Aku berjanji tidak akan menjadi sahabat yang egois lagi”
“Ne. Semoga kau kembali seperti hyora yang dulu.”
“Maukah kau menjadi sahabatku lagi chin mi”
“Tentu saja aku mau”
Hyora langsung memeluk chin mi yang masih menggunakan gaun pengantinnya. “Eh, aku yang suaminya saja belum memeluknya kenapa kau memeluknya, hehehe” celetuk yesung yang membuat kedua sahabat itu melepaskan pelukannya.
“Aish, kenapa kau genit”  ucap chin mi kesal.
“Biar saja, kaukan sudah jadi istriku” ucap yesung menarik chin mi kepelukannya.
Cinta kita mekar dimusim dingin...
Akan terus abadi seperti salju yang turun..
Tapi cinta ini tidak akan mencair...
Dan terus mekar selamanya...

One thought on “//FF/ ONE SHOOT/ GOODBYE MY FRIEND//

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s