[curhatanku] shina luph papa & friend

LIFE FULL IS CHANGE

 

Anyong all my plendJ sudahkah anda tersenyum hari ini!!

Aku ingin menuahkan imajinasi yang ada diotakku hari ini semoga pada nggak keberatan..

Yang nggak suka nggak usah baca dan nggak usah koment! Ok! Karena ini imajinasi punya saya..

 

 

 

 

Disaat aku merenungi kesendirianku karena keluarga, teman dan kerabat meninggalkanku, aku merasa ini tak adil untukku, kenapa! Hanya aku yang selalu ditinggal pergi oleh orang yang kusayangi. Sakit?! Ya itulah yang kurasakan,  lainnya, hidup seperti kapas putih yang terlahir untuk mati. Hanya sifat dan status sosialnya yang membedakannya.

 

Aku dulu seorang periang yang merasa sangat bahagia ketika aku mempunyai seorang ayah yang  bernama sudirman dan seorang my angel yang bernama Ratna, mereka berdua adalah sahabat hidupku yang mengangkat aku dari suatu cobaan dasyat dari hidupku, mereka berdua adalah cahaya hidupku selama 6 tahun terakhir ini, mereka mengajarkan aku pendidikan moral dan menberikan aku bekal yang banyak untuk kehidupan. Akan tetapi semua berubah ketika aku mulai merasakan duniaku kembali tapilagi kau mengambilnya dari hidupku Tuhan! Aku tak pernah minta apapun karena aku tau kau beri apa yang kubutuhkan bukan apa yang aku inginkan. Satu hal dari ucapan mereka yang aku ingat adalah ketika mereka berkata “Aku tidak akan memberi kamu harta berupa uang dan benda-benda mewah, tapi aku memberimu harta berupa ilmu dan pendidikan yang bisa kamu gunakan untuk hal yang jauh lebih bermanfaat. Walau kehidupan kita ini bergelimang harta tapi itu adalah titipan yang bisa diambil dalam sekejap”

 

Ayah, dia adalah segalanya untukku! Aku sangat menyayanginya. Sayangku ke dia jauh lebih besar daripada sayangku ke ibu. Dia yang selalu aku ingat dan tidak akan pernah hilang dari benakku dan jiwaku. Dia adalah orang yang membesarkan aku seorang diri hingga aku berumur 17 tahun ditengah kesibukannya bekerja dan mencari nafkah untukku dan kakakku. Dia adalah sosok pemimpin dan ayah yang sempurna ditambah dengan kesabarannya yang selalu menyemangatiku dengan memotivasi yang membangun agar aku maju menjadi yang lebih baik. Dia selalu memberiku kasih sayang yang sejati tanpa megharapkan aku membalasnya, aku pernah menyesal sewaktu aku ingat aku pernah membentaknya untuk hal yang nggak penting padahal jika diingat dia melakukan itu semua agar aku bisa mendapat yang terbaik. Ayah kau adalah teman sejati untukku, kau memberiku pelukan hangat ketika aku menangis, kau memberikan ku senyuman semangat setiap aku berangkat sekolah, kau obat penenangku setiap aku disakiti temannku, kau memberiku semangat ketika aku terjatuh dan terluka, kau selalu mengingatkan aku untuk selalu jujur karena jujur itu mahal harganya, kau selalu memarahiku ketika aku menangis hanya karena tidak mau berlapang dada menghadapi olokan temannku. Aku kangen sekali dengan semua canda tawa yang kita lalui setiap hari tapi sejak kepergianmu aku selalu berusaha menerapkanapa yang kau ajarkan padaku selama ini, cacian hinaan kadang memang membuatku jatuh tapi aku percaya yah tanpa aku membalasnya kata-kata sebenarnya mereka tujukan untuk diri mereka sendiri. Aku mungkin memang bukan anak yang baik karena aku tidak menuruti amanatmu agar aku kuliah dibidang kesehatan dan arsitek. Tapi aku yakin aku bisa melanjutkan kariermu dan aku pasti bisa mewujudkan mimpimu sebagai seorang penulis. Walau hanya ada hari ibu dan nggak ada hari ayah tapi aku tetap menjadikanmu number satu dihatiku, aku harap kau disana berbahagia.

 

Teman, mereka selalu ada disaat aku merindukannya! Walau dia acuh, cuek atau mungkin mereka membenciku tapi aku sangat menyayanginya, aku tidak peduli walau mereka pura-pura yang penting tuhan tau aku tulus sayang mereka. Ada yang bilang aku hidup untuk mencari perhatian orang, ada yang bilang aku ini jelek dan nggak pantas untuk punya teman, Ada juga yang pernah bilang aku ini anak penyakitan dan semua orang berteman padaku karena mereka kasihan padaku tapi sepertinya itu hanya alasan saja, karena yang aku tau berteman itu tidak membutuhkan alasan. Karena jika alasan itu pergi apakah teman harus pergi, jika alasan itu hilang apakah teman juga harus hilang. Tapi setelah aku merenungi teman hanya datang dan pergi untuk mengisi kekosongan hati agar kita mengerti arti kesetiaan dan kepercayaan, karena teman sejati dia akan datang tanpa mengharapkan imbalan, dia slalu ada walau jarang membentang jauh, dia menemani saat kita menyendiri, dia hadir saat kita sunyi, dia penenang saat kita terluka dan jatuh.

 

Lama aku pendam tentang sebuah pertanyaan

Apa engkau bosan bersahabat denganku?

Aku tanya bulan dan bintang yang bercahaya

Namun kau tetap diam membisu

Apa sulit bagimu untuk berucap

Jadikan aku semakin berharap

Dosa apa yang telah aku lakukan

Sehingga kini aku terabaikan

 

“I can fly that i’m proud that i can fly to give the best of mine till the end of time believe me i can fly i’m proud that i can fly to give the best of mine the heaven in the sky”

 

Ada saatnya kita berjumpa dan pasti juga ada kalanya sahabat akan berpisah, ada curahat hati yang membuat kita mengerti akan indahnya masa-masa ini. Hidup ini hanya satu kali saja dan masa-masa indah itu tidak akan terulang kembali.

 

“Akankah semua akan tetap bahagia dan tak ada pisah diantara kita hingga sekujur tubuhku telah terbujur kaku, ku ingin kau tau! Ku menyayangimu”

 

Disaat aku menutup mataku nanti akankah tuhan mengizinkan aku bangun lagi

Disaat aku membuka mata kembali akankah tuhan masih memberiku ingatan tentang kalian

Disaat aku merenung akankah kalian hadir mengisi kekosongan hatiku yang memudar

Disaat aku kembali akankah kalian tetap menjadi sahabatku

 

Aku bukan orang cantik nan anggun bagaikan seorang putri dan cintanya, aku juga bukan malaikat yang bersayap terbang kesana kemari dengan riang. Aku hanya seorang manusia biasa yang jauh dari kata sempurna dan banyak sekali kekurangan. Aku hanya punya kasih sayang walau mereka mengartikannya kebencian tapi aku selalu menguatkan hatiku karena aku yakin mereka pasti tau itu! Sebelum aku terlambat mengatakan ini tapi aku ingin mengucapkannya.

 

“Tokiniwa isoki sugite miusimaru kotomo aruyo shikatai, zutto mimamotte iru karatte egaode itsumo no you ni dakishimete, anata no egao ni nando tasukerarta darou arigatto arigatto best friend”

 

Teman maafkan aku yaw kalu aku pernah melukaimu?! Aku selalu menyayangimu Untuk sekarang, esok dan nanti.. always loving you now and forever..

Suci eon dan coupleku maaf beberapa waktu lalu aku sempat meragukan persahabatan kita karena kondisiku, terima kasih kalian selama ini selalu menemaniku disaat sakit, menyemangati dan menguatkan hatiku disaat aku terluka..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s