luv in maried

LUV in Maried

Autor : shina

Chingu percaya nggak sih dengan yang namanya nggak kenal, tapi tiba-tiba ada seorang pangeran tapi nggak berkuda putih lho bicara will you marry me?! So sweet bangetkan?! Ff ini adalah konyol tapi semoga mengibur chingu semua..

Jangan lupa langsung comment yang mau kirim kritik dan saran padaku bisa difb or di numberku…

Seorang gadis yang bernama shinyi sedang berlari menuju pintu keluar dari sekolahnya karena hari mulai sore, dia takut karena pernah ada gossip kalau disekolah ini pernah ada penampakan disore hari. Ketika sampai gerbang dia bernafas lega dan berjalan santai menuju halte bis untuk menunggu bis yang akan mengantarkannya pulang. ”Kim shinyi” panggil seseorang dari belakang, shinyi ketakutan karena berfikir itu mungkin hantu. ”Kim shinyi…” panggil suara itu lagi, karena penasaran shinyi akhirnya menoleh ke sumber suara. Dilihatnya seorang namja yang jangkung mulai berjalan mendekatinya, shinyi yang takut segera mengambil langkah seribu untuk menghindari namja itu. ”Jangan lari aku ini tidak bermaksud jahat padamu” ucap namja itu terus mengejar shinyi hingga akhirnya shinyi terjatuh di sebuah taman karena tersandung batu. ”Gwaenchana?!” ucap namja itu dengan mimik khawatir jongkok disamping shinyi.

“Aku tidak apa-apa, kenapa kau mengikutiku. Aku tidak kenal denganmu” sergah shinyi.

“Tapi aku mengenalmu, banyak hal yang aku tau tentangmu”

“Kau namja pabo” ucap shinyi sambil mencoba berdiri tapi tidak bisa dengan lututnya yang terluka.

“Ayo aku antar kau pulang, aku ini bukan orang jahat, aku bernama park hankyung” ucap namja itu lagi sambil mendudukan shinyi di bangku taman mengikat luka di lutut shinyi dengan sapu tangannya, dan kemudian duduk disamping shinyi.

“Will you marry me?! Saranghae kim shinyi. Aku mungkin memang bukan pangeran berkuda putih dengan membawa bunga matahari seperti yang kau inginkan. Tapi aku akan selalu melindungimu seperti bunga matahari yang tak kenal waktu menunggu pangerannya datang untuk menjemputnya. Aku juga tau kau tinggal di perumahan xxx blok C 25” shinyi terpaku dengan omongan namja yang bernama Hankyung ini, darimana dia tau namaku dan semua tentangku. ”Kau maukan menikah denganku, aku akan menyekolahkanmu di seoul tempat dimana aku bekerja. Kau pasti taukan kalau aku ini seorang artis terkenal” lanjutnya, pantas aku pernah melihatnya tapi lupa dimana ternyata dia member super junior. ”Eomma ku pasti tidak akan mungkin setuju, kau ini ada-ada saja” tukasku sambil tertawa.

“Kalau eommamu mengizinkan berarti kau harus setuju menikah denganku minggu ini” sergahnya yang langsung membuat tawaku terhenti, nekat sekali orang ini diakan belum tau sifat kerasnya eomma. ”Ayo sekarang ke rumahmu, aku ingin langsung bicara dengan eommamu”

Hankyung pov

Aku sampai dirumah shinyi yang lumayan besar untuk ditinggali mereka berdua, eomma nya langsung bertanya apa maksud dari tujuanku, kulihat shinyi duduk di dekat eommanya. ”Ada apa kau ingin bertemu denganku” Tanya eomma shinyi dengan wajah serius.

“Saya mencintai putri adjuma, saya ingin segera menikahinya. Saya berjanji akan melindungi dan menjaganya sampai kapanpun. Disana aku juga akan menyekolahkannya. Saya ingin adjuma merestui kami” ucapku yakin dengan maksudku. Nampak eommanya berfikir keras ”Aku izinkan kalian menikah tapi kau harus memegang kata-katamu tadi” ucap eommanya.

“Apa eomma yakin aku boleh menikah dengan namja ini, eomma tidak bermaksud mengusirku kan” ucap shinyi mulai berkaca-kaca.

“Aniyo, eomma tidak bermaksud mengusirmu, kalau liburan kau boleh pulang kesini. Hankyung akan menjagamu dengan baik dikota, eomma percaya padanya shinyi, ini semua juga demi masa depanmu”

“Ne, aku akan menjaga shinyi dengan segenap jiwa dan ragaku. Aku tidak akan macam-macam sampai dia lulus SMA”*hankyung sungguh so sweet jadi laki-laki yang perhatian, aku juga mau diajak nikah gitu,hahaha*

Seminggu kemudian hankyung dan shinyi melaksanakan pernikahan yang sederhana hanya keluarga terdekat yang di undang, karena pernyataan yang mendadak dan tidak ada persiapan yang dilakukan. Setelah menikah  hankyung mengajak shinyi tinggal di apartement yang telah di siapkan hankyung untuk mereka berdua. ”Ini rumah siapa?” Tanya shinyi ketika sampai didepan pintu sebuah apartement.

“Tentu saja rumah kita, mulai sekarang kita akan tinggal disini” jawab hankyung dengan senyum mengembang dipipinya. ”kau senang bukan”

“Ne, oppa”

Selama hampir setahun Kehidupan mereka tentram hanya pertengkaran kecil yang sering terjadi saat mereka bersama, tapi shinyi selalu merasa kesepian semenjak hankyung sibuk tour album baru di seoul. Dia selalu sendirian karena hankyung berangkat pagi dan pulang larut malam dan kadang tidak pulang karena pekerjaan selalu menantinya di akhir-akhir ini.

***

“omona! Aku terlambat kesekolah, aduh..” aku menggerutu dalam hati sambil mengambil tumpukan sandwich. Aku sudah setahun hidup seperti ini dengan hankyung oppa, tapi aku tau sebagai idola dia akan sering meninggalkanku sendirian di rumah. Tapi walau dulu aku tidak menyukainya tapi sekarang aku sangat mencintainya. Pagi ini aku pulang melewati SM management, dia melihat hankyung dan member suju di kerubungi fens yang ada didepan management. Aku hanya dapat memandangnya dari dalam bis yang sedang ku naiki, aku tersenyum melihat wajah hankyung yang ceria menyambut fens nya bersama membernya. ”oppa aku jadi kangen denganmu, oppa bogoshipo” ucapku dalam hati.

Di SM hankyung kesepian sambil mukanya ditekuk tidak bersemangat, hanya botol air mineral yang menemaninya duduk dipojokan ruang latihan. Member yang lain sibuk latihan gerakan masing-masing. Kibum datang menghampirinya setelah menyelesaikan gerakannya. ”Wae hyung?” Tanya kibum padaku. ”Apanya?!” tanyaku balik bertanya.

“Kau terlihat lesu, apa kau merindukan seseorang?!”

“Ne, aku sangat merindukannya. Dia bidadari yang sangat menggetarkan hatiku”

“Siapa?! Apa sunny noona? Kau kan dekat sekali dengannya”

“Bukan? Aku tidak suka dengannya, aku hanya menganggapnya teman tapi dia dan yang lain yang heboh menganggap kami punya hubungan khusus”

“Terus siapa yeoja yang membuat hyung seperti ini, dia pasti yeoja yang sempurna sekali”

“Dia yeoja biasa bukan dari kalangan artis, dia juga jauh dari kata sempurna. Tapi dia sangat baik hati dan mempesona aku sangat menyayanginya” ucapku sambil tersenyum.” Tenang saja kapan-kapan aku kenalkan pada kalian”

“Ne, aku tidak sabar ingin kenal dengan yeoja itu. Nanti kau tidak usah pulang lagi kita ada acara dengan perusahaan iklan”

“Ne, tapi aku bosan harus tidur dengan heecul disini. Enak tidur dirumah”

“Sabar hyung”

Aku kesal karena harus tidur di dorm lagi dengan heecul padahal aku rindu dengan shinyi, kemudian aku mengiriminya sms bahwa hari ini aku tidak pulang lagi, semoga dia tidak kecewa aku tidak bisa pulang.

To : jagiya saranghe

Jagi mian malam ini aku tidak bisa pulang karena ada tawaran iklan. Mungkin besok aku bisa pulang. Saranghe jagi bogoshipo.^_^

Shinyi yang menerima pesan itu langsung kecewa. ”Selalu saja begitu” ucap shinyi kesal dengan pesan itu dan dia berfikir sejenak, inilah rasanya menikah dengan seorang idola dulu aku sempat berfikir bahwa ini hanya mimpi saja bisa menikah dengan seorang idola para yeoja dikorea*betulkan,wkwkwk..*

***

Aku membereskan rumah setelah pulang sekolah dan menyiapkan makan malam untuk menyambut hankyung oppa, ”Akhirnya selesai juga” keluhku ketika pekerjaanku selesai. Hankyung bilang akan pulang pukul 7 saat makan malam tiba, tapi satu jam sudah berlalu dia belum pulang juga, makanan yang kubuat sudah menjadi dingin dan hatiku jadi cemas memikirkannya.

Ting tong…

Bel apartement kami berbunyi, dengan sigap aku membukanya. ”Oppa” teriakku saat tau yang datang hankyung.

“shinyi bogoshipo, aku rindu sekali padamu” ucapnya langsung memelukku dan membawaku melangkah kedalam apartement.

“kau darimana saja oppa, aku sudah menunggumu aku khawatir?. Makanan yang kubuat juga sudah dingin”

“Tadi masih ada urusan sebentar. Mianhaeyo ya shinyi. Tapi yang penting kau sudah buatkan makan malam untukku” ucapnya sambil tersenyum manis padaku. Hal inilah yang membuatku jatuh cinta padanya. Kami duduk dimeja makan dan memakan masakanku yang sudah dingin ini. ”Oppa yakin tak perlu dipanaskan lagi”

“Ani, ini saja sudah enak, lagipula kau pasti capek pulang sekolah harus menyiapkan ini”

“Aku senang oppa melakukan ini, karena tak ada hal lain yang bisa ku kerjakan”

Setelah itu kami melanjutkan makan dengan diam tanpa sepatah katapun, hankyung diam saja sampai selesai makan. Kami duduk di ruang Tv dan menonton TV yang pasti. Dia memelukku karena bisa kurasakan tubuhnya yang hangat ketika dia merangkulku, tapi ketika sedang asyik menonton drama di TV dia mematikan TVnya. ”Shinyi..” panggilnya, dan aku langsung menoleh padanya. ”mworago oppa?” jawabku.

“Aku ingin kau jangan marah jika suatu saat aku mengatakannya?”

“Ne oppa, aku tidak akan marah pada oppa”

“Saengku akan datang dari china, dia akan membuat debut album dikorea. Aku menyuruhnya tinggal disini sementara paling-paling 1 sampai 2 bulan” ucap hankyung padaku, aku ragu mau menjawab apa. Karena aku belum tau wajah dari hankyung oppa. Tapi pasti dia baik seperti hankyung oppa. ”Terserah oppa saja, aku menurut”

“gomawo shinyi, aku janji akan sering pulang” ucapnya sambil tersenyum padaku.

“Ya jelas, apa kau tidak takut aku direbut oleh saengmu itu”

“tenang saja, aku pasti menghajarnya kalau berani merebutmu dari tanganku”

“Kapan adikmu akan datang, dan siapa namanya?”

“Dia datang besok, namanya Henry. Sudah malam ayo tidur” ucapnya sambil berdiri dari kursi, aku mengikutinya dari belakang menuju kamar tidur kami.

***

“Aku pulang” ucap hankyung membawa seseorang masuk ke apartement.

“Kau pulang oppa” tanyaku.

“Ne, aku membawa saengku, kenalkan ini Henry”

“Henry imnida noona” ucapnya sambil membungkuk.

“Shinyi imnida” balasku.

“Kalian benar-benar mirip”

“Tapi masih tampan yeobomu ini daripada iparmu ini” ucapnya sambil tertawa tapi henry cemberut memanyunkan mukanya.

“Sudah henry jangan dengarkan dia, kau pasti sudah lapar ayo kita makan” ajakku mengajak henry kemeja makan.

“Ya kalian  ini jahat sekali padaku, meninggalkanku sendirian” gerutu hankyung yang mengikuti kami menuju meja makan. Kami makn malam dengan suasana yang riang karena kedatangan henry. Setelah itu kami bertiga bermain kartu dengan gelak tawa dan mencorat – coret salah satu dari kami jika kalah. Aku tertidur disofa sekita pukul 23.00pm.

***

Hankyung pov

“Selama beberapa hari ini aku sibuk shooting iklan, aku percayakan dia padamu henry” ujarku ketika setelah membawa shinyi kedalam kamar.

“Ne, hyung aku pasti akan menjaganya. Aku tau bagaimana keadaanmu sekarang ini”ucapnya sambil memegang pundakku.

“Gomawo henry, jangan kau biarkan dia melihat acara infotaiment yang menyiarkan gossip tidak benar itu, aku tidak mau dia terluka karena berita tak benar itu” ucapku lagi.

“Ne, arasho?!”

Setelah itu aku dan henry membereskan kartu yang tadi kami mainkan. Aku sungguh merasa bersalah pada shinyi karena tidak bisa memberitaunya.

Shinyi pov

Aku bangun pagi ini pukul 5.30 am, hankyung oppa sudah tidak ada disampingku. Sepertinya dia pergi dengan henry aku beranjak bangun dan membuat sarapan untuk mereka dan beres-beres rumah, kulihat henry masuk kedalam rumah.

“Mana hankyung oppa” tanyaku pada henry.

“Dia sudah pergi pagi-pagi sekali sepertinya ada shooting iklan” jawabnya sambil mengambil makanan dimeja.

“aish kau ini, mandi dulu sebelum makan , cepat” perintahku. Dia mendengarkanku dan masuk kekamar mandi dengan membawa sandwich yang diambilnya dari meja.

***

Akhir-akhir ini akau selalu diantar jemput oleh henry pergi kesekolah. Dan anehnya henry selalu melarangku menonton televisi aku bingung sebenarnya apa yang terjadi, kenapa? Aku tidak boleh melihat televisi. Apa yang dia dan hankyung oppa sembunyikan dariku sampai harus di sembunyikan dariku.

Pada weekend kali ini hankyung oppa mengajakku jalan-jalan ketaman kota, karena hari sudah malam kami tidak khawatir ada yang melihat karena suasana mala mini sepi tidak ada orang yang berlalu lalang didepan kami. ”shinyi.. maafkan aku” ucapnya tiba-tiba. Dan aku langsung menoleh padanya.

“Maaf untuk apa oppa” tanyaku padanya.

“Maaf, karena aku tidak bisa menepati janjiku padamu” jawabnya serius.

“Aniyo, oppa. Kau sudah menepati janjimu selama ini kau selalu menjagaku dan belum pernah menyakitiku” ucapku sambil tersenyum manis padanya.

“aku belum bisa mengatakannya sekarang. Suatu saat akan kujelaskan padamu jika waktunya sudah tepat”

Aku mencerna apa yang dikatakan hankyung oppa padaku, ada apa dengannya.

***

Suatu hari sepulang sekolah aku pulang sendiri karena henry tidak bisa menjemputku, didepan sekolah kulihat sangat ramai seperti ada promosi iklan produk. Aku mencoba melihatnya, karena penasaran aku langsung saja menerobos kerumunan itu kulihat ada beberapa namja yang melakukan shooting iklan, dan salah satu dari namja itu tidak asing untukku. Dia adalah suamiku sepertinya dia sedang melakukan shooting iklan terbarunya disini. Tapi tiba-tiba ada seorang yeoja yang memeluknya dari belakang dengan begitu mesra, dengan lemas melihat itu aku melangkahkan kakiku menjauh dari kerumunan itu dengan hati yang tercabik-cabik. Aku menangis ditaman dekat apartementku sambil memeluk lututku.

“Shinyi noona, kau kenapa?” suara seseorang membuatku reflek menoleh.

“Henry-ah, jadi itu alasannya? Kau melarangku melihat televisi” tanyaku langsung ketika henry duduk disampingku.

“Apa maksud noona?” jawabnya bingung dengan ucapanku.

“karena hankyung punya hubungan special dengan wanita itu” ucapku disela-sela isak tangisku.

“Mwo?! Jadi noona sudah tau, tapi itu tidak benar hyung tidak punya hubungan special denga yeoja itu. Itu hanya gossip” ucapnya dengan wajah kaget dan sekaligus menjelaskan padaku.

“Kau bilang gossip? Dia dipeluk wanita didepan mataku dan semua orang, kau bilang itu gossip” ketusku dengan nada tinggi dan langsung pergi melarikan diri. Aku memutuskan untuk menginap dirumah eommaku karena hanya dia satu-satunya tempat yang aku tuju. Dulu kami sering menghabiskan waktu bersama tetapi sekarang mungkin lupa sengan kejadian itu bahkan mungkin lupa kalau aku ini istrinya.

Hankyung pov

Aku bingung bagaimana cara untuk menjelaskan semua ini pada shinyi, aku belum menemukan waktu yang tepat untuk mengatakan ini padanya. Shinyi mian aku tidak bisa jujur denganmu sekarang, aku selalu mencintaimu.

“Hankyung cepatlah siap-siap, nanti anak sekolahan keburu bubar” perintah kangin.

“Ne, sebentar aku masih beres-beres ini” ucapku sambil membereskan isi tasku.

“Hankyung oppa, kau mau kemana” Tanya seorang yeoja dari member snsd.

“Kami ada shooting iklan didepan SMA paran, kau mau ikut sunny” sungmin menjawab sebelum aku menjawabnya.

“Tentu”

Aku tidak suka dengan sunny yang selalu saja mengikuti kemanapun aku pergi*sok kecakepan banget sih hankyung, ganjen* akhir-akhir ini kami di gosipkan berpacaran karena paparazzi sering melihat kami berdua jalan bersama, padahal sebenarnya sunny yang selalu mengerjarku. Tapi pihak management menyuruhku menanggapinya demi popularitas boybandku. Itulah sebabnya aku melarang shinyi melihat televisi karena aku tak mau melukainya dengan keadaan ini. bahkan teman-temanku juga menganggap kami pacaran kecuali kibum. ”ayo hyung kita berangkat” sunny menggandeng tanganku dan membawaku masuk kedalam mobil.

***

“Kalian ini lama sekali? Anak-anak sekolahan sudah bubar tuh” ucap hyukjae ketika kami sampai dilokasi shooting.

“Jangan salahkan mereka, tadi mereka menungguku” ucap sunny dengan penuh percaya diri.

“Ya sudah tak apa. Ayo kita mulai” sahut leeteuk. Mereka semua selalu baik kepada sunny tapi aku tidak bisa melakukan itu, aku harus bisa menepati janjiku pada ibu shinyi.

Kemudian iklan ini ditunda karena banyak orang yang berkerumunan disekitar lokasi shooting, saat aku membereskan barabg bawaanku tiba-tiba sunny memelukku dari belakang. Aku mencoba tersenyum pada sunny hingga orang disekitar beteriak heboh melihat ini. ”sunny lepas, apa yang kau lakukan?” tanyaku sambil mencoba melepaskan pelukannya.

“Aku inin memelukmu oppa” jawabnya dengan nada yang begitu manja.

“tolong lepaskan aku” aku berhasil melepaskan pelukkannya dan segera masuk mobil yang diparkir tidak jauh dari lokasi shooting dan aku menguncinya. Shinyi aku ingin bertemu denganmu dan menjelaskan semua ini didepan mereka aku lelah terus berpura-pura. Selama dalam perjalanan menuju dorm aku diam tak bicara apapun aku merasa bersalah pada istriku, hingga tiba-tiba hp ku bordering panggilan dari henry. ”yeoboseo henry..”

“yeoboseo hyung. Aku ingin berbicara penting hyung ini tentang shinyi noona” ucapnya dengan nada buru-buru.

“apa yang terjadi padanya” tanyaku sedikit panik.

“dia sudah tau tentang gossip hubunganmu dengan sunny, dia bahkan melihat kau dipeluk olehnya. Kau ini ceroboh sekali sih hyung” ucapan henry membuatku kaget dan member yang lain langsung memperhatikanku, shinyi melihatku dipeluk sunny? Bagaimana ini .”Henry bagaiman keadaannya sekarang, dia baik-baik sajakan. Aku akan segera pulang”

“Dia pergi, aku fikir dia pulang kerumah eommanya. Kau kesana dan jelaskan padanya apa yang sebenarnya terjadi”

“Ne, setelah mengambil mobil aku akan kesana. Gomawo henry”

“Cheonmaneyo hyung”

Aku langsung menutup sambungan telp ku dengan saengku. Teman-teman suju memperhatikan kepanikanku.”Wae hankyung” Tanya Ryewook padaku.

“Ani, hanya masalah kecil saja” jawabku berusaha tenang.

“pasti jagiyamu marah melihat kau dipeluk oleh sunny, tebakkanku benarkan” celetuk kibum hanya dia yang tau tentang hatiku, aku langsung kaget dengan ucapannya. Teman-teman juga langsung menatapnya dan bergantian menatatpku.

“Apa yang dikatakan kibum itu benar” Tanya salah satu dari member suju yaitu heecul.

“Sebenarnya aku ingin jujur pada kalian semua, karena aku sudah capek menutupinya dari kalian semua” ucapku yang langsung menghela nafas dan memejamkan mataku sebentar mian shinyi aku tidak sanggup menutupi semua ini lagi, aku membuka mataku dan mulai bicara. ”aku sebenarnya sudah menikah sejak dua tahun yang lalu.  Istriku tidak suka dengan camera makanya dia tidak mau di expose di televisi, tapi aku sudah muak jika paparazzi mengosipkan aku dengan sunny karena akan melukai istriku. Istriku sekolah di SMA tempat kita akan shooting tadi. Mian aku tidak bisa jujur pada kalian selama ini” ucapku sedikit lega.

“Jadi kau menyembunyikan rahasia besar ini dari kami, lalu bagaimana kibum bisa tau” tukas sungmin mengajukan pertanyaannya.

“Aku hanya menebak tadi karena wajahnya pucat begitu” sahut kibum menahan tawa.

“kenapa kau menyembunyikannya dari kami, kami tidak akan marah jika kau jujur dari awal bahkan kami akan senang jika kau jujur dengan kami” seru siwon yang duduk didepanku.

“Ne, itu benar. Kami akan selalu mendukungmu hyung apalagi jika kau memperkenalkannya pada kami dan memberi kami keponakan yang lucu” ucap kyuhyun sambil tersenyum geli disamping siwon.

“Kau benar kyu, jika istrimu marah biar kami yang menjelaskan semuanya. Dia pasti akan percaya dengan kami”

Canda tawa dan gurauan mengisi perjalanan mereka menuju dorm, tapi hankyung menolak tawaran teman-temannya untuk membantunya menjelaskan pada shinyi.

***

Shinyi pov

Aku sudah 10 hari disini banyak pesan yang disampaikan hankyung padaku, dia sering datang kemari ketika pulang dari dorm disaat aku sudah tidur, Aku malas melihatnya setelah kejadian itu. Dia sudah tega mendua dibelakangku buat apa aku menangisi orang brengsek seperti dia, huft.. aku memang tidak pernah tau apa alasan hankyung menikahiku, aku kangen dengannya tapi aku tidak mungkin menemuinya karena aku masih marah dengannya, tapi akhir-akhir ini aku sering capek mungkin ujian akhir ini benar-benar menyita waktu sampai aku lelah dan kadang mual-mual, paling ini hanya sakit pencernaanku. Pagi ini karena tidak tahan dengan aku yang sering pusing eomma mengajakku pergi kedokter. ”Putri saya sakit apa dok, akhir-akhir ini sering sakit dan kadang mual, apa sakit lambungnya kambuh” Tanya eommaku sedikit menjelaskan.

“Aniyo adjuma, putri anda tidak sakit” jawab dokter itu sambil memeriksa laporanku, aku takut kalau aku sakit parah.

“lalu saya sakit apa dokter” tanyaku sedikit takut.

“anda sedang hamil nyonya, masih satu bulan. Makanya anda sering capek dan mual, tapi sebaiknya anda banyak istirahat jangan beraktivitas yang berat” nasehat dokter cantik itu.

“Ne, dokter saya akan menjaga anak ini”ucapku sambil menjabat tangan dokter itu. Dan kemudian aku dan eomma pergi meninggalkan klinik itu untuk kembali kerumah. ”eomma aku ingin makan spageti dan salad” apa ini rasanya nyidam ya.

“Ne, eomma akan buatkan tapi kau sabar dulu, ingat kata dokter”

“Ne, eomma”

“apa kau tidak ingin memberitau hankyung, dia juga berhak tau keadaan janin itu”

“Aku malas eomma, paling dia asyik bersama wanita itu”

“eomma tau kalian ada salah paham karena hankyung sudah menjelaskannya pada eomma, wanita itu rekan kerjanya yang satu management dengannya” ucap eomma padaku sambil membuatkan aku makanan.

“eomma aku lihat TV dulu ya dikamar, nanti aku turun kalau sudah siap makanannya” ucapku yang bangkit menaiki tangga pendek menuju kamarku, eomma hanya geleng-geleng kepala melihat tingkahku.

***

Hankyung pov

Aku duduk sendiri di dorm malas untuk melakukan apapun, aku rindu pada shinyi tapi setiap aku datang dia selalu sudah tidur, mungkin aku yang salah karena selalu datang diatas jam 8 malam. Sedang apa dia? apa dia juga merasakan rindu seperti yang ku rasakan.

“apa yang kau lamunkan hyung, kulihat kau begitu resah, apa dia belum memaafkanmu” tegur kibum yang memegang pundakku dan duduk disampingku. Aku hanya mengangguk.

“perlu bantuan, aku siap membantumu untuk menjelaskan. Daripada kau bengong disini mending kau datang kerumahnya” ucapnya seraya memandangku yang lemas.

“Ne, ya sudah aku pamit dulu” ucapku menggeloyor pergi menuju mobilku yang ada didepan dorm.

Aku manjalankan mobilku pelan menuju rumah ibu shinyi yang berada di daerah pinggiran. Dalam waktu kurang lebih 45 menit aku sampai di depan rumah ibu shinyi, aku mengetuk pintu rumahnya.

***

Dari dalam eomma shinyi membukakan pintu rumahnya, karena rumahnya ada yang mengetuk. ”Anyonghaseo eomma?”

“Hankyung, ayo masuk shinyi sedang makan didalam, kondisinya sedang labil karena pengaruh anaknya, tolong makhlum dengan kondisi orang hamil” ucap eomma shinyi mengajak hankyung masuk.

“Ne, eomma. Dia hamil kenapa dia tidak memberitauku eomma” ucap hankyung kaget sekaligus senang mendengar ungkapn eoma shinyi.

“Dia masih sensitive dengan hal yang ada disekitanya, sebaiknya kau bicara baik-baik dengannya”

“Ne, aku ke kamarnya dulu eomma” ucapku langsung menuju kamarnya, kubuka pelan pintu itu, kulihat dia duduk bersandar membaca buku tentang ibu hamil. ”Jagi kau kenapa?” tanyaku mendekatinya duduk dipinggir ranjangnya.

“Mau apa kau kesini oppa, aku tidak membutuhkan kasihan darimu” tukasnya sambil memandangku, dan aku langsung memeluknya. ”Mian shinyi, semua ini memang salahku tidak pernah jujur padamu”

“Aku bukan orang yang tahan melihat suamiku selingkuh, jika kau ingin menikahinya tolong ceraikan aku”

“Kau ini bicara apa? Aku dan sunny tidak ada hubungan apa-apa. Aku hanya menganggapnya teman”

“Teman kau bilang, kalau teman tidak mungkin dia memelukmu dengan mesra di depan banyak orang, aku melihatnya sendiri dengan kepalaku waktu itu” ucapnya dengan nada yang begitu meninggi. ”bahkan aku juga tidak percaya bahwa aku menikah dengan seorang boyband suju, hanya kau yang tau tentang aku tapi aku tidak tau apa-apa tentangmu”

“Ini tidak salah, kau ingat waktu kau baru masuk SMA, kau pernah menolongku waktu kau pulang sekolah”

=====Flashback..======

Aku dikejar-kejar oleh para penggemar yang tidak sengaja melihatku dijalan, aku berlari dengan kencang hingga aku menabrak seorang gadis SMA di pinggir jalan.

“Mian nona” ucapku ketika menabrak seorang yeoja.

“Ani, aku juga yang salah karena kurang hati-hati” jawabnya sambil membersihkan lututnya yang berdarah.

“Kakimu berdarah”

“Tidak apa-apa ini sudah biasa”

Fens yang tadi mengejarku semakin mendekat padaku, tanpa sadar yeoja itu menarikku dan membawaku bersembunyi disebuah gang yang sepi. ”Akhirnya bebas juga, gomawo?” ucapku dengan nafas masih terengah-engah.

“cheonmaneyo? Jadi artis memang tidak enak, tapi aku juga tidak suka dengan artis zaman sekarang” serunya membuatku kaget.

“Kenapa?”

“mereka senang mencari popularitas saja, kau juga bukan orang sinikan dengan pakaian aneh dan masker begitu. Sudah sore aku pulang dulu” ketus gadis itu kemudian pergi.

=====End flashback..=====

“Kau ingat hari itukan, waktu itu aku mengikutimu pulang dan Tanya tetanggamu di ujung sana” ucapku sambil terus mmemeluknya.

“pantas kau tau tentangku, terus tentang pangeran kuda putih dan bunga matahari itu kau tau darimana oppa?” tanyanya sambil mendongak kearahku.

“Aku hanya menebak saja waktu itu, karena dirumahmu banyak sekali bunga matahari. Kau hamil kenapa tidak mengabariku shinyi?”

“Aku masih kesal denganmu”

“Tapi sekarang jangan marah lagi ya jagi” ucapku dan menciumnya sebentar.

“Kau nakal oppa, baby appa mu genit sama eomma” ucapnya kemudian kami tertawa.

***

Four years later..

“Eomma, aku lapal” ucap namja kecil yang duduk dimeja makan.

“Ne, sebentar sayang” ucapku kalem sambil menyiapkan makan untuknya, dia adalah yuhno putra ku dan hankyung oppa.

“Anak appa sudah lapar rupanya” ucap hankyung sambil mencium pipi anaknya.

“Uh,,, eomma appa jahat dia cium pipiku, pipiku jadi basah” keluh yunho sambil mengerucutkan bibirnya.

Aku dan hankyung tertawa melihat wajah lucunya, aku sangat bahagia punya suami yang baik dan anak yang lucu.

“Kalau kau nakal, appa tidak akan membelikanmu ice cream lagi”

“Aku kan anak baik pasti tidak mungkin nakal” rayu yunho dengan wajah imutnya.

“anak dan appa sama saja, Makanan sudah siap, sekarang makan dan eomma akan mengantarmu sekolah, dan oppa juga cepat berangkat nanti dimarahi member lain jika kau telat”

“Ne, shinyi”

“Ia eomma, yunho sudah tau”

Aku sangat bahagia mempunyai mereka, aku harap kehidupanku dan hankyung oppa bahagia selamanya.

Now and Forever…

Akhirnya selesai juga, jangan lupa di comment yaw difb ku shin_ea@rocketmail.com  Mian jika ff ini kepanjangan dan nggak nyambung..

Thanks buat admin yang sudah publiskan ff ku yang selama ini masih banyak kekurangan, dan terima kasih buat yang udah mau commen

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s