Lonely

Ini ff special buat vitry yang sudah reques sama aku yang sepertinya histeris banget dengan yesung oppa nih!! Semoga kalian suka ini…

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Soo hyun adalah gadis yang kesepian karena orangtuanya yang selalu sibuk dengan pekerjaannya, sehingga soo hyun selalu menghamburkan uang orangtuanya untuk bersenang-senang dengan teman dan kekasihnya. Pagi ini soo hyun bersarapan hanya dengan eommanya karena appanya sudah sibuk diluar negri dengan bisnisnya.

“Eomma berangkat dulu ya soo hyun, hari ini nanti ada pengurus rumah yang baru, jadi baik-baiklah dengan dia” ucap eomma yang terburu-buru.

“Ne, aku mengerti. Ma aku minta uang lagi donk” ucap soo hyun sambil cengar-cengir.

“Kemarin kan sudah eomma kasih”

“Sudah habis ma”

“Ya sudah”

Setelah mendapat uang saku dari sang eomma, soo hyun berangkat kesekolahnya. Dikelasnya soo hyun mengobrol dengan teman-temannya yang terkesan matre.

“Soo hyun traktir aku donk” pinta sungmin manja.

“Ne, aku traktir kalian semua” ucap soo hyun penuh semangat.

“Orangtua soo hyun kaya enak yaw, kalau orangtuaku cerewet banget. Coba mereka nggak ada ya. Kerjaannya ngasih ceramah terus” timpal saera sambil memainkan rambut panjangnya.

“Sudah terlahir cantik, juga selalu dikasih uang yang melimpah. Enak banget sih” teriak teman sekelas soo hyun yang lain.

“Soo hyun kan pacarku”  ucap seorang namja yang merangkul soo hyun.

“Hei, kibum jangan gitu dong” protes saera.

“Biarin, aku kan cinta soo hyun”

“Aku senang punya banyak teman, kalau begitu semua ikut saja”

“Soo hyun kau nanti ada piket pulang sekolah” ucap ra ra memberi tau.

“Sorry, ra ra tolong gantikan aku ya nanti giliranmu aku gantiin deh” rayu soo hyun.

“Boleh deh! Biar aku gantikan”

Soo hyun terus berfikir bahwa hari-harinya akan tetap begitu tanpa menyadari bahwa orang di dekatnya adalah matre. Saat sedang menikmati pestanya bersama pacar dan teman-temannya di PUP, ada seorang namja yang datang ketempat itu yang tak lain adalah yesung.

“Orang itu ganteng juga yaw,,” ucap saera saat melihat yesung datang.

“Kamu soo hyun kan” Tanya yesung saat melihat soo hyun yang sudah memakai baju biasa.

“Ayo pulang” ucap yesung yang langsung saja menggendong soo hyun dengan paksa.

“Heh, siapa sih kamu” teriak kibum tapi tidak di hiraukan yesung yang tetap menggendong soo hyun.

Sampai dirumah yesung mendudukan soo hyun di ruang tamu, soo hyun yang tidak tau dia siapa langsung saja membentaknya.

“kau ini siapa?!! Kenapa bisa tau rumahku segala” teriak soo hyun.

“Oh,, iya aku lupa memperkenalkan diri. Aku adalah yesung pengurus rumah tangga yang hebat, paham” ucap yesung dengan nada dingin.

“Tidak mungkin, kau seorang namja tidak mungkin jadi pengurus rumah tangga dirumahku, aku kan cewek bisa bahaya”

“Tenang saja, aku tidak nafsu dengan anak kecil”

“Biar aku telp eomma, minta diganti dengan seorang perempuan saja. Huft…” ucap soo hyun sambil melengos.

“Lihat dulu hasil kerjaku sebelum menggantiku” ucap yesung sambil menarik hp soo hyun.

Yesung menunjukkan keahliannya membersihkan seluruh pekerjaan rumah, hingga masakannya pun enak ketika soo hyun mencoba menyantap makan malamnya. “Enak” puji soo hyun

“Apa ku bilang, akulah yang terhebat akan aku hancurkan kesombonganmu itu. Jadi mulai  besok nikmati hari-harimu yang baru” ucap yesung sambil tersenyum penuh arti.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Pagi ini soo hyun sungguh tidak menikmati harinya dengan tenang karena yesung selalu menasehatinya, bikin soo hyun bosan. Pulang sekolah pun yesung sudah ada di depan gerbang menungguinya pulang. Soo hyun yang ingin kabur dengan teman-temannya tidak bisa lari dari tarikan yesung. “Maaf sudah merepotkan kalian, ayo pulang soo hyun” ucap yesung pada teman soo hyun dan menarik soo hyun pulang.

Sesampai dirumah soo hyun diajak kedapur dan disuruh memakai satu celemek, yesung memberikan bawang Bombay agar dikupas soo hyun.

“Ayo kupas dan potong-potong bawang ini” perintah yesung.

“Hah.. kenapa harus aku sih!” tukas soo hyun sebal.

“Aku disuruh melatih bocah kecil seperti dirimu untuk jadi istri yang baik dalam memasak, sudah kerjakan”

“Aku tidak bisa!”

“Apa boleh buat, biar aku ajarin supaya kamu bisa hebat kaya aku” ucap yesung yang memegang tangan soo hyun dari belakang, seperti orang memeluk dari belakang. “Pegang begini, dan potong pelan-pelan” lanjutnya sambil mengajari soo hyun.

“Lihat, aku bisa” ucap soo hyun senang.

“Hebat” ucap yesung sambil tersenyum dan membuat jantung soo hyun dag dig dug.

Setelah selesai memasak yesung dan soo hyun makan malam bersama.

“Sudah lama ya kamu kesepian begini” ucap yesung sambil mengelus rambut soo hyun.

Tangan yang hangat batin soo hyun. “Kamu ini ngomong apa sih! Aku ini bukan anak kecil lagi” ucap soo hyun menepis tangan halus yesung.

“Siapa bilang?! Kamu kesepian makanya kamu mau berteman dengan orang-orang kaya mereka”

“Maksudmu?”

“Temanmu sepertinya hanya mengincar uangmu saja, cepat putuskan hubunganmu dengan mereka. Jika tidak segera kau akan dapat masalah”

“Jangan menjelek-jelekan temanku, kamu kan Cuma penguru rumahku jadi jangan ikut campur urusanku” ucap soo hyun sambil melemparkan semua uangnya.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Hari ini soo hyun tampak lesu setelah mendengar penuturan yesung yang menyimpulkan teman-temannya hanya bertujuan matre, paling hanya uang tujuan nya.

“Soo hyun kita bolos yuk” ajak kibum.

“Tapi,,, hari ini aku nggak bawa uang banyak jadi tidak bisa mentraktir kalian semua” ucap soo hyun lesu.

“Kalau begitu kerumahku saja” ajak kibum

“Boleh”

Ra ra hanya memperhatikan tingkah mereka.

Sekarang soo hyun sudah ada di apartement kibum yang terbilang cukup elite.

“Wah rumahmu bagus ya, baru kali ini aku kesini” ucap soo hyun sambil tersenyum.

Tiba-tiba kibum mendorongnya ke sofa dan menindihnya.

“Tunggu! Jangan kibum, kau ini apa-apaan sih! Aku nggak mau begini” sergah soo hyun.

“Nggak suka juga nggak apa-apa, karena yang kuincar hanya uang dan tubuhmu saja” ucap kibum dengan wajah menyeramkan.”kalau ngga k ada uang siapa yang mau meladenimu” lanjutnya.

Kenapa aku tidak sadar bahwa teman dan orangtuaku nggak ada yang menyukai aku, benar ucapan yesung waktu itu batin soo hyun sambil mulai mengeluarkan bulir-bulir air mata sambil pasrah dengan kelakuan kibum.

‘Brugghhh’ sebuah tinju dari yesung tepat mengenai wajah kibum hingga jatuh dan tersungkur. “Akulah yang hebat, yang akan slalu bersamamu” ucapnya sambil memeluk soo hyun yang sedang menangis di pelukan yesung.

Setelah membereskan kibum yesung mengajak soo hyun puulang bersama dengan shin ra ra teman soo hyun yang sudah menunjukkan rumah kibum pada yesung.

“Aku kira kamu sudah tidak balik lagi, kenapa kembali” Tanya soo hyun.

“Aku di kasih tau ra ra kalau kau dalam bahaya, ternyata ada juga teman yang menghawatirkanmu” jawab yesung dan membuat ra ra malu.

“Gomawo ra ra”

“Cheon soo hyun, aku duluan yaw” ucap ra ra yang pulang mendahului yesung dan soo hyun.

“Mana bayaran untukku?”

“Aku tidak punya uang, semua uangku sudah kau ambil”

“Kalau begitu apa boleh buat” yesung mendekatkan wajahnya dan cup dia mencium bibir soo hyun.”Dengan begini aku anggap impas deh!”

“Barusan kamu ngapain, aku ini majikan kamu” bentak soo hyun.

“Nggak masalah, soalnya tinggal masalah waktu sampai kamu jatuh cinta dengan namja sehebat aku” ucapan yesung membuat wajah soo hyun bersemu merah. “Yesung kau kurang ajar!!!!!!!!!!!!!!”

Sampai dirumah orangtua soo hyun sedang duduk diruang tamu, mereka terlihat sedang duduk santai di depan TV,

“Appa eomma kapan pulang” ucap soo hyun senang.

“tadi pagi”

“Selamat malam adjusshi, adjumma” ucap yesung dengan sopan.

“Yesung kenapa kau berpakaian seperti body guard begitu, itu tidak cocok untukmu. Putriku tidak merepotkan mu kan?” Tanya appa so hyun.

“Ani, aku sangat senang ada disisinya”

“Soo hyun kau sudah tau bukan kalau yesung ini calon suamimu” timpal eomma soo hyun.

“kyaaaaaa~~~ calon suami” teriak soo hyun kaget.

“Iya calon suamimu, nanti kalian makan diluar saja dirumah nanti ada rapat dengan teman appa”

“Ne”

Pada saat makan malam suasana hening, baik soo hyun maupun yesung memilih tetap diam saat makan itu. Sesekali yesung melirik kearah soo hyun yang sepertinya tetap cuek dan menikmati makanannya.

“Apa kau tidak suka denganku soo hyun,  hingga kau mendiamkanku seperti batu” ucap yesung yang tidak tahan dengan suasana sepi.

“Menurutmu?!!!! Memang aku harus bicara apa?!!” ucap soo hyun dengan santai.

“Aku ini sudah berusaha membuatmu suka aku, kenapa kau ngambek begitu”

“Kau fikir aku suka di bohongi mirip anak kecil begini,aku ini bukan anak bayi yang bisa kau tipu seenakmu” ketus soo hyun.

“Mian, aku hanya ingin kau merasa tidak kesepian lagi. Makanya eommamu menyuruhku tinggal disini bersamamu”

“Owh… begitu, pantas kau tau tentangku”

“Tidak sulit untukku.. tapi kurasa boleh juga menikah denganmu, karena kau manis dan aku namja yang hebat” ucap yesung dengan nada bangga.

“Aish.. kau gila yesung” ucap soo hyun pura-pura jengkel.

“Tapi kau sebenarnya suka aku kan, aku tau itu” seru yesung dengan wajah evilnya.

“Iya, kau benar tapi entah kapan rasa itu datang aku juga nggak tau..”

“Kita pasti akan bahagia dan kau tidak akan kesepian lagi” ucap yesung dengan senyum yang bahagia dan menggenggam tangan soo hyun dengan lembut. Sekarang Hari-hari mereka menjadi lebih berwarna dan soo hyun bukan lagi gadis kesepian yang suka menghamburkan uangnya bersama teman-temannya, tapi kini menjadi sosok mandiri dan penuh ceria.

FIN

Jangan lupa dicomment yaw chingu..

Semoga kalian suka dengan ff ini…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s