happiness

Ini adalah kisah cinta yang dramatis antara pernikahan hyunra dan minho yang dihasilkan dari perjodohan ibu minho. Hyunra setelah lulus SMA dia kuliah di amerika karena mendapat beasiswa sedangkan minho kuliah diuniversitas local bersama saera sahabat minho dan hyunra sewaktu SMA. 4 tahun sudah hyunra study diamerika ketika sampai dirumah mertuanya dia kaget bahwa suaminya tidak mengenalinya lagi malah memilih saera. Apa yang sebenarnya terjadi pada minho?!! Kita mulai ceritanya,hehehehe…

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Siang ini hyunra sudah menginjakkan kakinya bandara incheon seoul setelah 4 tahun tinggal diamerika dantidak tau apa yang terjadi di korea. Dia kemudian menyetop taxi dan pulang menuju rumah mertuanya. Sampai dirumah mertuanya dia mengetuk pintu rumah yang sudah lama ia tinggalkan. “Hyunra, kenapa kau tidak menghubungi omonim dulu” Tanya ibu minho yang kaget dengan kedatangan hyunra.

“Aku ingin memberi kejutan untuk kalian” jawab hyunra penuh bahagia “Dimana minho eomma”

“Dia ada di taman belakang bersama saera teman kalian SMA dulu”

“Aku lihat mereka dulu ya eomma”

Hyunra langsung bergegas menuju taman sebelum ibu minho meneruskan bicaranya. Dia berjalan sambil tersenyum karena akan melepas rindu bersama suami dan sahabat baik mereka. Tapi ada keanehan antara suami dan sahabatnya.

“Yeobo, saera sedang apa kalian” sapa hyunra sambil tersenyum mendekat.

“Siapa kau memanggilku yeobo” ketus minho.

“Jangan bercanda minho, Aku ini istrimu hyunra kita sudah menikah 5 tahun yang lalu”

“Saera dia bercandakan?” Tanya minho sambil bersembunyi di belakang saera.

“Minho dia tidak bercanda, kau dan dia memang sudah menikah 5 tahun lalu. Bukankah aku pernah bilang itu padamu” jawab saera dengan muka tampak sedih.

“Aku tidak percaya, kalian bohong”

“Minho karena sekarang istrimu sudah datang aku tidak bisa tinggal disini lagi. Aku permisi?!!” ucap saera yang kemudian pergi dari situ.

“Ini semua karena mu” sinis minho yang mengejar saera, hyunra hanya mematung tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi.

Dia masuk mencari ibu minho, tapi saat di depan pintu dia malah melihat pemandangan yang menyesakkan dadanya. Dia melihat suaminya mencium sahabatnya.

“Jangan pergi Saera, aku hanya mencintaimu, aku tidak kenal dengan wanita yang mengaku istriku tadi. Aku hanya mengenalmu” tutur minho dengan wajah memelas setelah mencium saera.

“Tapi dia istrimu minho, kau tidak boleh begini. Kasihan dia yang capek pulang tapi kau malah begini”

“Jika dia istriku kenapa bukan dia yang merawatku, kenapa malah kau yang ada disetiap waktuku”

“Minho, dia itu kuliah di amerika dan dia juga tidak dikasih tau siapapun tentang keadaanmu. Jadi bagaimana mungkin dia disisimu, aku disini hanya ingin membantumu mengingat semuanya”

“Tapi aku mencintaimu saera”

“Lupakan itu minho, aku permisi”

Saera pergi meninggalkan minho, sedangkan hyunra menitikkan air matanya mendengar dan melihat apa yang baru saja terjadi. Ibu minho yang melihat hyunra menangis langsung menghampiri dan memeluknya.

“Eomma apa yang sebenarnya terjadi selama aku diamerika 4 tahun ini, kenapa minho tidak mengenaliku”

“Ayo ikut eomma duduk di taman”

Hyunra mengikuti eomma minho dududk di bangku taman belakan rumah itu. “Eomma tau ini salah eomma yang tidak memberitau mu dari awal, karena eomma tidak mau mengganggu studymu disana”

“Apa yang eomma maksud?!! Aku tidak paham”

“Minho, dia…”

“Dia kenapa eomma?! Kenapa dia tidak mengenaliku, kenapa?!”

“Minho mengalami amnesia setahun yang lalu saat dia ingin ke amerika, tapi taxi yang ditumpanginya mengalami kecelakaan. Lalu saera menawarkan diri untuk membantu nya memulihkan ingatannya tapi eomma juga tidak menyangka bahwa minho malah mencintai sosok saera. Maafkan eomma hyunra”

“Sudahlah eomma, ini bukan salah eomma. Mungkin aku dan minho tidak berjodoh tapi suatu saat ingatannya pasti pulih lagi, karena sekarang dia tidak mengingatku jadi lebih baik aku pulang kerumahku”

“Tinggalah disini dulu untuk satu minggu, kau baru datang dari amerika kau pasti capek dan butuh istirahat. Lagi pula eomma masih ingin melepas rindu denganmu”

“Baiklah eomma, tapi setelah satu minggu aku akan pulang”

“Sekarang istirahatlah, kamarmu tetap sama seperti yang dulu”

“Ne, eomma”

Hyunra segera masuk ke kamarnya dan merebahkan tubuhnya di ranjang tidurnya, dia memejamkan matanya yang sudah tidak sanggup lagi untuk terbuka, entah karena lelah atau karena perubahan minho karena amnesia yang membuatnya begitu.

Tok… tok… tok..

Pintu kamar hyunra diketuk oleh seorang pelayan dirumah minho, dengan setengah sadar hyunra membuka pintu itu. “Nona bangun, sudah saatnya makan malam. Mereka sudah menunggu anda” ucap pembantu itu yang usianya sudah setengah abad.

“Ne, aku mandi dulu” ucap hyunra yang masih dengan mata sayup. 5 menit kemudia dia turun untuk ikut makan malam sepertinya semua sudah berkumpultapi kehadiran saera sudah tidak ada lagi.

“Mian aku terlambat” ucap hyunra yang langsung duduk di depan minho.

“Gwaenchana hyunra, mari kita mulai makannya” ucap appa minho.

“Kau ini sebenarnya siapa, tiba-tiba hadir mengganggu hidupku dan mengaku istriku padahal yang selalu disampingku adalah saera” sinis minho dengan wajah dinginnya, dan membuat hati hyunra sakit dengan kata yang menyangkut saera, tapi hyunra tidak bergeming dan melanjutkan makannya.

“Mulai sekarang hyunra yang akan merawatmu karena dia sudah kembali dari study nya”

“Aku tidak mau, aku hanya mau saera yang merawatku bukan dia” bentak minho sambil menunjuk kearahku. Aku yang sudah tidak tahan segera undur diri. “Aku sudah selesai, aku istirahat dulu” hyunra berdiri daan melangkahkan kakinya ketangga yang tidak jauh dari temapt duduknya. Sampai dikamar hyunra duduk dibalkon kamarnya merasakan angin semilir yang menerpa wajahnya.

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Saera menghabiskan waktunya bersama seorang sahabat setianya yang seorang member boy band yaitu kibum  u-kiss. Mereka menghabiskan waktu disebuah café yang tidak terlalu ramai karena ini memang sudah malam. “Ku dengar dari kevin hyunra pulang, bagaimana reaksi minho” Tanya kibum yang duduk disamping saera.

“Minho menolak kedatangan hyunra dan dia malah mengatakan cinta di depan istrinya itu, ini semua salahku” jawab saera menyalahkan dirinya.

“Aku kan sudah memperingatkanmu waktu itu. Aku tau kau menyukai minho dari SMA sebelum kau tau bahwa dia sudah menikah tapi kau tetap saja ingin membantunya. Atau jangan-jangan memang ini yang kau harapkan memanfaatkan kondisi minho yang sedang amnesia” sergah kibum.

“Aku memang masih mencintainya tapi aku juga tidak menyangka akan seperti ini kibum, apa aku salah jika masih menyukainya”

“Tapi sadarlah saera kau tidak akan mungkin memilikinya, karena dia itu mencintai istrinya. Jika nanti ingatannya pulih kau akan sakit lebih dalam”

“Aku tidak peduli, yang terpenting sekarang dia mencintaiku”

“Kau memang keras kepala saera, apa kau sadar kau sudah membuat hyunra tidak berarti dimata minho”

“Kenapa kau bicara begitu, itu salah hyunra kenapa dia tidak dirumah”

“Kau kan juga tau hyunra study di amerika dan ibu minho tidak memberitaunya. Kau kenapa jadi jahat begini mana saera yang dulu”

“Aku bukan saera yang dulu lagi, yang mau kalah dengan cinta”

“Kau tau saera, cinta itu sebuah pengorbanan jika kau ingin miliki kau juga harus bisa merelakan seseorang itu pergi dengan orang yang dicintainya”

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Sudah sepekan sejak saera pergi, hyunralah yang mulai merawat minho walau pelakuan minho kasar tapi hyunra hanya ingin mendekatkan dirinya sebelum dia pulang kerumah kakaknya yaitu Kevin u-kiss. Hyunra memasuki kamar minho pelan-pelan tanpa menimbulkan suara, dihampirinya minho yang masih tertidur pulas dan mulai membangunkan minho. “Minho bangun ini sudah jam 7” ucap hyunra dengan nada lembut.

“Heeeeemmmm dingin” ucapnya dengan mata yang masih tertutup. Hyunrapun kemudian menghampiri tirai dan membukanya tapi aneh biasanya minho marah jika tirai dibuka tapi kenapa hari ini dia tetap menutup matanya, batin hyunra yang menghampiri minho. “Saera… saera…” kata itu keluar dari mulut minho dengan mata tertutup. Hati hyunra sedih tapi dia mampu mengontrol diri dan di letakkannya punggung tangannya pada kening minho. “Astaga minho kau demam, pasti karena kau mogok makan dari kemarin makanya kau sakit”

Hyunra kedapur untuk mengambil air es didalam baskom dan membawanya lagi kebawanya lagi kekamar minho, dengan telaten hyunra mengompres minho yang terus mengigaukan nama saera, tapi hyunra tidak peduli dan terus saja mengompres minho hingga dia tidak mengigau lagi, karena capek hyunra akhirnya terlelap duduk dikursi samping ranjang minho. Ibu minho yang ingin membangunkan hyunra untuk makan hanya geleng-geleng sambil tersenyum dan bergegas pergi.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Pagi ini hyunra mengirim pesan untuk saera agar menemuinya disalah satu yang terkenal dikorea. Terlihat saera sudah menunggu hyunra dengan tatapan serius. “Mian aku terlambat padahal aku yang mengajak ketemu” ucap hyunra yang baru  duduk.

“Gwaencha, ada apa kau mengajakku bertemu pagi-pagi begini” Tanya saera tanpa basa-basi.

“Tolong kau datang kerumah, minho sedang sakit dia mengigaukan namamu terus”

“Mwo?!! Minho sakit. Sakit apa?!!” Tanya saera dengan wajah panic.

“Dia demam karena mogok makan 2 hari ini, saat ini hanya kau yang ada dalam hatinya. Aku mungkin sudah menjadi masa lalu yang tidak mungkin kembali”

“Apa maksudmu hyunra?”

“Minho tidak akan mungkin ingat aku, dia juga sudah akan menikahimu bukan bulan depan. Dia hanya ingat kau tapi tidak ingat aku” ucap hyunra berusaha tegar, sebelum saera menjawab hyunra meneruskan kata-katanya “Aku titip dia yaw, tolong jaga dia baik-baik. Aku akan mengirimkan surat ceraiku minggu depan, mungkin aku juga tidak bisa menghadiri pernikahan kalian karena aku harus pulang ke paris. Tolong nanti datang minho sangat membutuhkanmu” ucap hyunra seraya pergi sebelum memesan apapun.

“Apa sih yang dia maksud, menikah dengan minho bulan depan, gossip murahan darimana itu?”

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Saera menginjakkan kakinya didepan rumah minho, rumah yang seminggu dia tinggalkan. Dia berjalan dan memencet bel rumah minho dan seorang pembantu membukakan pintu. “Nona saera silahkan masuk, tuan muda ad dikamar dia sedang sakit 2 hari ini” ucap pembantu itu.

“Dimana hyunra bi, apa dia bersama minho” Tanya saera yang masuk dan bergegas menaiki tangga.

“Dia pergi tadi pagi dengan membawa kopernya, saya juga kurang tau dia mau kemana” jawab pembantu itu sukses membuat saera berhenti.

“Pergi, apa eomma minho ada”

“Dia bersama tuan muda non”

“Ya sudah, gomawo bi”

Saera langsung bergegas menuju kamar minho, dan iya ibu minho sedang menyuapi minho dengan bubur.

“Selamat siang, aku datang menjenguk minho” ucap saera yang langsung menghampiri samping ranjang minho.

“Kau tau darimana aku sedang sakit, apa eomma yang menghubungimu

Tanya minho yang masih sedikit pucat.

“Aniyo, aku tau dari hyunra tadi dia mengajakku kesini dan menyuruhku menjengukmu. Tapi hyunra ada dimana aku tidak melihatnya”

“Dia pulang kerumah kakaknya, adjumma sudah menyuruhnya untuk tetap tinggal tapi dia tidak mau menjadi beban minho” ucap ibu minho yang membuat saera dan minho menatapnya.

“Syukurlah dia pergi, jadi tidak ada yang menggangguku lagi. Tapi aku tidak menyangka dia mempercayai ucapanku semalam” ucap minho tanpa perasaan bersalah. “Eomma pergi dulu” ucap ibu minho meninggalkan keduanya.

“Jadi itu sebabnya?! Pantas hyunra tadi bicara yang membuatku tak mengerti ternyata itu karena bualanmu. Sadar choi minho dia itu istrimu yang sudah banyak berkorban untukmu. Dia itu tulus mencintaimu kenapa kau malah menyia-nyiakan orang sebaik dia, kau memang pabo?!” bentak saera.

“Apa maksudmu bicara begitu, aku hanya mencintaimu saera sekarang dan nanti” tukas minho dengan tegas.

“Tapi aku tau dihatimu hanya ada hyunra, karena kau amnesia maka kau mencintaiku coba kalau kau tidak amnesia kau tidak akan mencintaiku karena kau mencintai istrimu, ingatlah masa SMA saat kita jalan bersama di taman hiburan, saat dia tersesat kau sibuk mencarinya tanpa peduli padaku” bentak saera lagi dan pergi meninggalkan minho yang masih terngiang dengan kata saera barusan.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Hyunra duduk di ayunan belakan rumahnya bersama sang kakak tercintanya, kakaknya setia menemani adiknya duduk diayunan yang sedari tadi hanya diam. “Kau yakin melepasnya, oppa tau masalahmu berat saat ini” ucap Kevin yang duduk disamping adiknya.

“Entahlah! Oppa, dia sudah tidak mengharapkanku lagi. Kenapa oppa tidak memberitauku” ucap hyunra dengan tatapan kosong.

“Eomma minho yang melarang, takut mengganggu konsentrasimu kuliah”

“Tapi semua malah seperti ini, aku memang bodoh oppa. Kenapa aku tidak menyadari kalau mereka masih saling mencintai sejak SMA tapi malah terikat pernikahan konyol denganku. Apa salah aku mencintainya sampai sedalam ini”

“Kau tidak salah sayang, kau saingan secara sehat untuk mendapatkan hatinya. Apa kau mau ice cream”

Hyunra hanya menganggukkan kepalanya tanda dia mau. Kevin langsung menarik tangan adiknya dan membawa ke kedai ice cream agar adiknya bisa tersenyum kembali karena Kevin tahu betul jika sedih adiknya akan ceria setelah makan ice cream.

Sedangkan kibum datang ke apartemant saera setelah mendapat pesan dari saera agar datang menemaninya. Kibum negetuk pintu dan terlihat sosok saera dengan wajah kusut mempersilahkan kibum masuk.

“Kau kenapa saera?” Tanya kibum yang duduk disofa depan saera.

“Apa aku jahat kibum, hingga tuhan menjebakku dalam kehampaan” Tanya saera tanpa menanggapi pertanyaan kibum tadi.

“Kurasa tidak, ada apa sebenarnya?!”

“Kalau aku tidak jahat tidak mungkin aku melukai hyunra, aku sudah jahat memisahkan minho dan hyunra” ucap saera mulai terisak, dan kibum mengahmpirinya dan memeluknya.

“Ini bukan salahmu, ini hanya waktu yang menjebak kalian. Sudah jangan menangis kau tambah jelek kalau menangis”

“Aishh… kau ini menyebalkan” tukas saera melepas pelukkan kibum.

“Aku ini menyayangimu saera, entah sejak kapan aku menyadari perasaan ini” ungkap kibum membuat saera tersenyum.

“Nado, aku juga merasa begitu entah sejak kapan aku selalu senang jika kau ada di dekatku”

“Maukah kau jadi pacarku”

“Ne”

Kibum langsung memeluk saera lagi, sementara minho terus memikirkan kata-kata saera siang tadi. Minho mondar mandir hingga matanya melihat sebuah kotak warna coklat disamping lemari, karena penasaran dia membuka kotak itu karena dia tidak pernah memperhatikannya selama ini. dia kaget melihat isi kotak itu yang ternyata fotonya bersama hyunra dengan berbagai gaya dimasa sekolah dan minho juga menemukan foto pernikahan mereka, kepalanya merasa sakit dan tiba-tiba dia teringat semuanya. “Hyunra.. maafkan aku” minho langsung mengambil kunci mobil dan berlari keluar kamarnya. “Kau mau kemana minho, kau masih sakit” tegur eommanya saat minho menuruni tangga.

“Aku ingin minta maaf pada hyunra eomma, aku sudah ingat semuanya. Eomma aku pamit dulu” ucap minho yang berlari tergesa-gesa.

“Hati-hati”

“Iya” ucapan minho dari luar rumah.

Minho sudah berdiri di depan pintu sebuah rumah dengan gaya rusia, dan ini adalah rumah Kevin dan hyunra yang ada di korea. Minho mengetuk pintu rumah itu berharap hyunra membukakan pintu itu, tapi ternyata Kevin yang membukakan pintu itu. “Mau apa kau kesini?” Tanya Kevin di depan pintu.

“Aku ingin bertemu hyunra sebentar saja, aku ingin bicara hal penting dengannya” jawab minho menjelaskan maksud tujuannya.

“Untuk apa?! Kau ingin menyakitinya lagi, aku tidak akan mengizinkan kau bertemu dia”

“Kumohon”

“Cepat pergi!”

“Hyunra, keluarlah aku ingin berbicara hal penting padamu” teriak minho hingga hyunra yang mendengar langsung menuruni tangga.

“Hyunra…” minho masih berteriak

“Cepat pergi” perintah Kevin.

“Ada apa ini” ucap hyunra tepat di anak tangga terakhir.

“Hyunra aku ingin bicara sebentar saja” ucap minho dengan wajah memelas.

“Ayo! Kita ketaman saja” ajak hyunra mendahului jalannya minho.

Mereka berdua sudah duduk disebuah bangku taman yang sudah banyak anak kecil bermain disana. Mereka terdiam lumayan lama hingga hyunra menghela nafas sebelum berbicara.

“Ada apa kau mencariku” Tanya hyunra yang memandang lurus kedepan.

“Mian aku sudah menyakitimu, aku tidak tau kenapa aku jadi begitu setelah kecelakaan tahun lalu padahal waktu itu aku ingin menyusulmu ke amerika tapi malah kecelakaan yang kudapatkan” tutur minho sambil memandang wajah hyunra lekat. Wajah yang selama ini tiba-tiba hilang tapi kembali lagi.

“Jadi kau sudah ingat semuanya” ucap hyunra beralih memandang sosok yang 4 tahun selalu dia ridukan, mereka bertemu pandang.

“Hyunra bisakah! Kita kembali seperti dulu, maksudku bersediakah kau kembali menjadi istriku seperti 4 tahun lalu sebelum kau ke amerika”

“Baiklah, aku mau minho”

“Saranghe hyunra”

“Ne, nado saranghe minho”

Akhirnya mereka bisa bersama setelah mengalami kejadian yang menyedihkan itu.

Fin

All chingu jangan lupa dicomment yaw nuat yang sudah baca

4 thoughts on “happiness

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s