Fobidden love

AUTOR : SHINA

CAST : Kibum, Lee Ryume, Leeteuk

Support cast : chaerim, shindong*keluarnya Cuma dikit*

Genre : Romance

Setelah kematian eommanya. Ryume merasa kehilangan yang begitu dalam. Sampai semua keluarganya bingung apa yang harus dilakukan lagi. Ryume tidak mau bicara pada siapa pun termasuk dengan teman baiknya sendiri. Setiap malam Ryume diam-diam selalu menangis. Ryume sangat dekat dengan eommanya sehingga waktu eommanya meninggal dia tidak bisa menerimanya. Chaerim dan calon suaminya shindong juga bingung dengan keadaan Ryume yang terlalu sedih. Hingga suatu hari adik dari shindong yaitu kibum  menawarkan diri untuk membantu menghiburnya.

“Mian dongsaeng karena sudah merepotkanmu” ucap chaerim dengan rasa bersalah.

“Aniyo, nuna. Kita sebentar lagi sudah jadi keluarga”  tukasnya tulus sambil tersenyum.

“Gomawo”

“Cheonmaneyo, aku juga sudah menganggap dia seperti nunaku”

“kau memang dongsaengku yang baik, aku bangga denganmu” ucap shindong bangga dengan adiknya.

“Ne hyung, kitakan kakak adik yang kompak. Kapan aku bisa bertemu dia?”

“kau mau kapan bertemu dia, dia orang yang sifatnya keras hati”

“Aku kan tampan dia pasti luluh denganku, huft..” ucap si kibum dengan penuh percaya diri.

Pada hari minggu si kibum mengajak Ryume jalan- jalan kesebuah pantai yang sangat menawan. Suasana sangat canggung karena mereka tidak begitu mengenal hanya kibum yang mengoceh selama di jakan Ryume hanya menanggapi biasa saja.

“Namamu Ryume kan, aku kibum dongsaeng nya hyung shindong” ucap kibum tetap lurus memperhatikan jalan.

“Aku sudah tau, karena kalian mirip sekali”

“Kau sudah punya chagiya apa belum??”

“ah, kau ini cerewet sekali dari tadi, aku capek dengarnya” ucap Ryume ketus karena kesal dengan kibum.

“Mian- mian, aku hanya ingin tau saja. Kau yeoja yang manis tapi sayang jutek. Padahal kau manis” ucapan kibum langsung membuat wajah Ryume bersemu merah.

“Wajahmu lucu juga kalau merah”

“Ah, oppa ini menggodaku”

Setelah hampir satu jam menempuh perjalan, mereka sampai di sebuah pantai yang sejuk, menyenagkan , disana kibum mengajak Ryume jalan-jalan mengelilingi pinggir pantai yang ada ombak-ombak kecil menerpa kaki mereka. Dilihatnya Ryume tersenyum senang dihari ini. Kibum juga tersenyum melihat keceriaan diwajah Ryume. Setelah puas bermain di air mereka makan di dekat pantai.

“Kau senang Ryume”

“Ne, oppa. hari ini aku bahagia sekali”

“Kalau begitu kapan- kapan kau maukan oppa ajak jalan-jalan lagi”

“Ne oppa, tentu saja aku mau”

“Kau memang yeoja yang baik, oppa tambah sayang denganmu”

Hari-hari mereka lalui bersama, tanpa terasa ada rasa cinta di hati mereka walau hubungan ini adalah cinta terlarang. Tetapi mereka memilih menjalani ini tanpa ada ikatan. Karena mereka tau ini adalah hubungan yang salah yang tidak seharusnya terjadi di antara mereka.*ini autor cut karena pengalaman pribadi seorang teman, bisa digampar kalau tak ungkapkan lebih detail*

Hari ini tepat hari pernikahan kakak mereka, mereka hanya duduk santai melihat kakak mereka mengikrar janjikan janji di depan altar yang indah dan ramai. “Kita tidak mungkin bisa seperti mereka oppa, kisah kita ini terlarang”

“Ne, arasho!. Tapi aku hanya ingin kau tau kalau aku tulus menyanyangimu”

“Ne, aku juga menyanyangi oppa”

“Tapi kita harus segera mengakhiri ini, kita tidak mungkin akan terjebak seperti ini. Jika terus begini kita akan menimbulkan masalah. Kita juga berhak mendapatkan bahagia”

“Ne,aku permisi dulu oppa”

Ryume pergi kekamar mandi tujuannya bukan untuk buang air tapi air matanya mengalir tanpa dia inginkan.

Setelah keluar dari kamar mandi dia keluar dan menabrak seorang namja, sepertinya tamu dari shindong.

“Nona kau tidak apa-apa” Tanya namja itu memegang bahu Ryume.

“Ne, aku tidak apa-apa ajusshi” jawabnya sambil menepis tangan namja itu.

“Aku leeteuk imnida, dan kau”

“Aku Lee Ryume imnida, kau teman shindong oppa”

“Ne, aku teman kuliahnya dulu. Dan kau pasti dongsaeng chaerim karena wajah kalian mirip”

“Ne, adjusshi”

“Panggil aku leeteuk oppa saja”

“Ne, oppa. Aku permisi dulu. Sepertinya sudah mau acara lempar bunga”

“Ayo kita kesana”

Saat bunga di lemparkan ternyata yang menangkap bunga itu adalah Ryume dan Leeteuk. Mereka saling berpandangan untuk beberapa saat. Saat mereka berpandangan tanpa sepengetahuan mereka ternyata kibum melihat mereka dengan tatapan sinis.

Setelah acara itu Ryume dan Leeteuk bertukar nomer hp mereka.  Sejak saat itu mereka jadi lebih akrab,sedangkan hubungan Ryume dan Kibum juga semakin dingin tanpa ada yang mau mencairkan suasana.

Hari ini sepulang dari kerjanya Leeteuk mengajak Ryume pergi makan malam. Sepertinya ada kejutan yang ingin dia berikan pada Ryume, pada saat Ryume bertanya Leeteuk hanya tersenyum penuh arti.

“Sebenarnya ada apa oppa, tumben mengajak makan malam. Kau kan sibuk”

“Ani, aku ingin member kejutan untukmu”

“Apa itu??”

“Nanti kau juga tau sendiri, tapi kita makan dulu ya, aku lapar”

“Ne”

Setelah makan malam Leeteuk mengajak Ryume naik ke bukit yang penuh bintang. Leeteuk diam sejenak sambil melihat reaksi Ryume yang begitu bahagia dapat melihat bintang yang sedang bersinar.

“Kau senang”  tanyanya sambil melihat wajah Ryume yang tersenyum.

“ Ne, jadi ini kejutannya. Gomawo oppa”

“Apa kau tahu apa nama bukit ini ?”

“Aku tidak tahu? memang apa namanya?”

“ Namanya bukit bintang,karena disini selalu banyak bintang. Aku sering ke sini kalau lagi sedih dan ingin sendiri. Dan kau adalah yeoja yang pertama yang aku ajak kesini”

“Gomawo,sudah mengajak ku kesini. Aku senang sekali.”

“Cheonmaneyo. Tapi ada satu lagi yang ingin oppa katakana padamu.”

“Waeyo??”

“Kita kenal sudah berapa lama??”

“Kira-kira dua bulan lalu di pesta pernikahan euni dan oppa shindong”

“Kau benar, apa kau tau apa yang terjadi denganku setelah bertemu denganmu”

Ryume hanya menggeleng.

“Aku mulai menyukaimu. Will you marry me, saranghae Ryume”

Ryume kaget dengan pernyataan itu, dia terbelalak tidak percaya dengan apa yang di dengarnya. Dia hanya diam sampai Leeteuk bicara lagi.

“Apa kau mau menikah denganku, aku sungguh mencintaimu”

“Ne, oppa aku mau. Nado saranghae”

Ryume mengangguk sambil tersenyum, tanpa ba-bi-bu Leeteuk langsung memeluknya dan menciumnya.”Gomawo Ryume”

“Ne, oppa”

FIN

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s