find

Autor : shina a.k.a Frizza*aku keluarnya Cuma dikit*

Cast : yesung (suju), go min hyo, min jae, hae young saeng (ss501)

Berawal dari hubungan yesung dan Min hyo yang mulai merenggang karena yesung mulai dekat dengan Min jae, seorang gadis yang diam-diam menyukai Yesung. Dia diam-diam terus mendekati Yesung sehingga Yesung mulai jauh dari Min hyo dan dekat dengan Min jae.

Min hyo pov

Aku mengajak Yesung pergi kencan, tetapi yesung menolak karena ingin main ke rumah Min jae. Hatiku bagai di iris-iris pisau karena kekasihku lebih pilih ke rumah yeoja lain daripada pergi kencan denganku

“Ya sudahlah kalau mau ke ruman Min jae, aku pergi dengan teman yang lain saja” ucap Min hyo dengan tampang kecewa.

“Gomawo, sudah mengerti keadaanku”

“Ne, aku ke kantin dulu kau lanjutkan saja belajar bareng Min jae”

Aku melangkah kan kakiku dari tempat duduk mereka dengan hati kecewa. Apa yang kurang dariku sampai dia tega denganku.

Min jae pov

Aku mendengar Yesung memilih pergi kerumahku daripada kencan dengan kekasihnya, apa ini pertanda kalau Yesung menyukaiku. Tetapi ada rasa berdosa di hatiku tapi aku tidak mau kalau aku tidak mendapatkan yesung.

“Kenapa kau tidak pergi dengannya, dia pasti kecewa dengan sikapmu” ucapku mencari tau.

“Ani, Min hyo bukan orang seperti itu” ucapnya cuek.

“Aku tidak apa-apa, kalau mau membatalkan acara kita”

“Ani. Tidak usah pikirkan dia”

Aku berhasil membuat Yesung menjauh dari Min hyo dan dekat denganku*jahat banget si Min jae ini*

Autor pov

Min hyo duduk di bangku taman sekolahnya sambil melamun apa yang barusan terjadi, di tambah dengan teman- teman nya yang terus membicarakan Yesung dan Min jae.

Min hyo pov

Apa kurangnya aku sehingga dia menghindariku, setiap aku ajak keluar pasti alasannya sama yaitu belajar di rumah Min jae. Aku sebal dengan keadaan ini kenapa dia tidak pernah mengerti perasaanku. Padahal hari ini adalah hari ulang tahun ku. Ingin sekali aku berteriak ketika Frizza datang mendekatiku.

“Waeyo?? Kenapa wajahmu cemberut. Pasti ada yang nggak beres” tanyanya sewaktu melihat muka sebalku.

“Ani, aku hanya capek dengan sikap Yesung”

“Aku fikir hanya aku saja yang merasakan keanehan itu, ternyata pacarnya juga merasakan hal yang sama”

“Kau fikir aku sudah tidak waras, tidak merasakan perubahan pada pacarku”

“Mian, aku tidak tau kalau sebegitu kesalnya dengan mereka, cari saja namja lagi untuk jadi pacarmu.  Pasti banyak yang antri”

“Dasar Frizza pabo, aku ini cinta dengan dia. Mana mungkin aku bisa hidup tanpa dia”

“Kau ini memang yeoja pabo, kalau jadi kau aku bakal cari namja yang lebih sayang dan lebih baik dariku. Tapi sayangnya namja-namja itu tidak ada yang mau denganku”

“Nanti kita nonton yuk, temani aku nonton drama Korean yang baru”

“Ne”

Autor pov

Malam ini Min hyo di temani Frizza nonton Movie yang sebenarnya sudah disiapkan Min hyo nonton dengan Yesung. Min hyo merasa perasaannya tidak enak, di tengah movie yang masih diputar dia mengajak Frizza untuk pulang. Tepat di perempatan jalan mereka bertemu dengan Yesung dan Min jae yang sedang jala berdua.

Yesung pov

Aku bertemu Min hyo dan Frizza di perempatan jalan, mungkin mereka habis pulang dari nontonnya. Min hyo menatapku dingin. Apa mungkin dia tau kalau aku berbohong soal tadi siang. Frizza lebih dulu menyapa kami.

“Anyong haseyo..” sapa Frizza.

“Anyong haseyo.. kalian darimana” tanyaku basa-basi karena aku sudah tau jawabannya.

“Kami dari nonton, kau dan Min jae darimana”

“Kami habis jalan-jalan karena penat setelah belajar, Min hyo tidak telpon kalau pulangnya jam segini. Aku kan bisa menjemputmu”

“Ani, aku bisa pulang sendiri lagi pula rumahku juga dekat sini”

“Kami pulang dulu ya” Frizza menarik tangan Min hyo meninggalkan tempat itu.

Min jae pov

Kami bercanda di sepanjang jalan sepulang dari main game centre, ketika sampai di perempatan jalan kami bertemu dengan Min hyo dan Frizza, Min hyo sepertinya kecewa melihat kedekatan kami sekarang.

“Anyong haseyo..” Sapa ketika kami bertemu.

“Anyong haseyo..” Yesung membalasnya.

Mereka berbincang-bincang sebelum akhirnya Frizza menarik Min hyo di ajak pulang.

Kemudian yesung menyadarkan ku dari lamunanku yang memandang kepergian mereka.

“Ayo aku antar pulang, jangan diam saja” dia mengagetkanku dari lamunanku tadi.

“Ne” balasku.

Setelah kejadian ini dia pasti akan memutuskan yesung, aku tersenyum puas dalam hati.

Autor pov

Keesokan harinya  Min hyo hanya diam dan tidak menjawab sapaan dari yesung ketika dia masuk kelas. Yesung tidak mengerti dengan sikap Min hyo pagi ini. Saat makan siang datang yesung mengajak Min hyo makan bekal diatap gedung sekolahnya.

“Kau kenapa? Dari tadi diam saja. Kau masih marah dengan kejadian semalam” Tanya Yesung dengan wajah tidak bersalah.

“Ne, benar aku marah sekali denganmu Kau sungguh tega padaku. Kau menolak ajakanku alasan belajar tapi ternyata kau kencan dengannya, pacar macam apa kau ini. Bahkan hari ulang tahunku saja kau tidak ingat” ucap Min hyo yang sudah tidak dapat membendung emosinya lagi.

“Mian, aku benar-benar lupa kalau kemarin kau ulang tahun”

“Lebih baik kita akhiri saja semua ini, aku ini pacarmu tapi seperti bukan pacarmu saja” teriak Min hyo, yesung langsung memeluknya tapi Min hyo melepas paksa pelukan itu.

“Mian Min hyo”

“Mian oppa, aku sudah tidak sanggup menahan ini. Aku sudah capek tidak pernah kau anggap, kita putus saja oppa”

Yesung pov

Dia marah padaku ketika aku lupa dengan hari ulang tahunnya, dia ingin mengakhiri ini aku memeluknya untuk meredam marahnya tapi dia melepaskan pelukanku.”Mian Min hyo” ucapku.

Sabar “Mian oppa, aku sudah tidak sanggup menahan ini. Aku sudah capek tidak pernah kau anggap. Kita putus saja oppa”

Kemudian dia berlari meninggalkanku dengan derai air mata di pelupuk matanya.

Autor pov

Min hyo berlari kedalam kelas mengambil tasnya dan berlari keluar kelas dengan wajah yang masih berderai air mata, tidak menyahut ketika temannya menanyainya. Beberapa saat kemudian Yesung datang ke kelas dengan wajah lesu dan langsung duduk di bangkunya.

“Apa yang terjadi” Tanya Min jae penasaran.

“Dia memutuskanku” jawab Yesung tidak bersemangat.

Dalam hati Min jae langsung berbunga-bunga mengetahui mereka sudah putus.”Sabar oppa, masih ada aku. Aku tidak keberatan jadi pacarmu walau Cuma pelarian saja”

“Itu akan menyakitimu Min jae”

“Tidak apa-apa oppa, aku tulus”

Sementara itu Min hyo sedang makan mie dengan porsi banyak karena sebalnya dengan kejadian hari ini, tapi ketika dia ingin ke kamar mandi dia menabrak seorang pelayan yang sedang membawa pesanan, akibatnya semua yang di bawa tumpah dan pecah semua piring dan gelasnya.

“Mian, tuan” ucapnya panik.

“Enak saja kau minta maaf, kau harus tanggung jawab nona. Aku bisa di pecat gara-gara ulah cerobohmu ini” ucap namja itu ketus.

Min hyo pov

Aku menabrak seorang  pelayan di toko mie  itu. Aku langsung minta maaf tapi dia ketus padaku.

“Mian, tuan” ucapku dengan panic.

“Enak saja kau minta maaf, kau harus tanggung jawab nona. Aku bisa di pecat gara-gara ulah cerobohmu ini” ucapnya ketus.

“Dingin banget sih namja ini, dasar Min hyo pabo kenapa tidak hati-hati sampai nabrak namja ketus ini pula” ucapku ketakutan dalam hati.

“Berikan nomer ponselmu”

Hae young saeng pov

Ada yeoja yang tiba-tiba menabrakku, aku memakinya untuk bertanggung jawab tetapi dia terlihat panik karena menabrakku.

“Berikan nomor ponselmu” ucapku dingin”kalau ada apa-apa aku akan menghubungimu” lanjutku

“+1182******”

“Namamu siapa”

“Go min hyo”

“Aku Hae young saeng, itu nomerku jangan lupa disimpan” ucapku sambil memencet nomornya.

“Ne”

“Gomawo, yeoja manis”

Young saeng pergi meninggalkan Min hyo yang bingung sendiri.

Min hyo pov

“Dasar namja aneh, tadi ketus tiba-tiba jadi lembut gitu, dasar aneh” ucapku merinding dengan sikap young saeng.”lebih baik aku pulang appa dan eumma pasti sudah mencariku, karena aku jam segini belum pulang.

Autor pov

Malam harinya Min hyo memangis sendirian dikamar, mengingat kembali kejadian tadi siang ketika putus dengan yesung tadi siang, tapi tiba-tiba ponselnya bergetar dibawah bantal, dan Min hyo melihat isi pesan itu.

From : >_< namja pabo

Yeoja manis kau sedang apa, pasti mikirin aku ya

Dengan sebal Min hyo membalas.

To : >_< namja pabo

Namja pabo enak saja kau bicara, aku sedang ada masalah jadi jangan ganggu aku.

Young saeng tersenyum melihat smsnya dibalas.

Young saeng membalas smsnya.

To :^Min hyo manis^

Pasti masalah cinta, tebakan ku benarkan yeoja manis. Kalau kau mau kau boleh cerita padaku, gratis gak ada biaya tambahan. Tapi yang tadi mesti tanggung jawab.

Min hyo membuka pesannya dan membalasnya.

To : >_< namja pabo

Kau ini mau tau saja, aku memang sedang patah hati. Pacarku selingkuh dengan temanku sendiri, kenapa? Kau mau ikut mengolokku.

Young saeng membuka lagi balasan dari Min hyo, tersenyum kecil ternyata gadis mungil itu bisa patah hati, kemudian dia membalas dengan lembut dan mengajaknya kencan.

Min hyo kaget membaca sms young saeng yang tiba-tiba jadi baik gitu padahal tadi siang ketusnya minta ampun. Setelah berfikir sejenak Min hyo menyetujui ajakan Young saeng.

***

Keesokan harinya pukul 3.00pm, Min hyo sudah menunggu young saeng yang baru saja keluar dari tempat kerjanya.

“Kau sudah lama Min hyo”

“Aniyo, aku baru saja kesini. Kau ingin ajak aku main kemana”

“Nanti kau juga tau, sekarang kau ikut saja ini gratis tanpa ada hubungannya dengan kemarin. Aku tulus mau jadi temanmu”

Min hyo pov

Dia mau ajak aku kemana sebenarnya aku penasaran, kenapa aku jadi mikirin dia, tidak boleh.

“Kau kenapa” Tanya nya padaku.

“Aniyo, aku tidak apa-apa. Kau mau mengajakku kemana young saeng” jawabku menutupi grogiku.

“Kesebuah tempat yang indah, kau pasti belum pernah kesana”

“Apa iya”

“Mungkin”

Autor pov

Young saeng mengajaknya sebuah pegunungan yang lumayan sejuk dan asri, banyak juga orang yang datang kesana untuk berwisata bersama keluarganya, ada juga yang sedang berpacaran disana. Min hyo tidak mengerti kenapa young saeng mengajaknya datang ketempat yang asing buatnya.

“Young saeng pabo, kenapa kau mengajakku kesini. Kau pasti punya pikiran jorok mau balas dendam denganku karena kejadian kemarin” ucap Min hyo setengah ketakutan.

“Aniyo.. aku ini tulus mau menjadi temanmu. Dasar yeoja payah pabo!! Ucap Young saeng dengan menekan suaranya.

“Awas kalau kau macam-macam denganku”

“Ani, aku tidak akan macam-macam padamu. Kau mau jagung bakar itu Min hyo.”

Min hyo hanya menangguk karena dia tidak pernah di ajak makan jagung bakar. Kemudian Young saeng mengajak Minyo ketempat penjualan jagung bakar dipinggir jalan bukit itu. Min hyo merasa senang bisa mengenal dan bersahabat dengan young saeng, karena dia memberikan kelembutan dan sifat yang dimilikinya menyenangkan. Seharian ini mereka melakukan hal yang menyenangkan bahkan konyol. Persahabatan mereka walau singkat tapi cukup membuktikan bahwa bersahabat itu tidak hanya teman di sekolah saja.

Hari-hari Min hyo semakin indah semenjak kehadiran young saeng di kehidupannya yang slalu membawa suasana ceria. Bahkan Min jae dan Yesung tidak percaya kalau Min hyo bisa tegar seperti itu. Di hati kecil Yesung dia menyesal telah memutuskan hubungannya dengan Min hyo, tapi untuk berbaikan juga tidak mungkin karena dia sudah jadi pacar Min jae walau tanpa ada rasa suka di hati. Hanya penyesalan yang dalam yang di rasakan Yesung harus menerima kenyataan ini.

*mian kalu cerita ini ada yang harus aku potong dan tidak nyambung*

Jangan lupa comment yaw..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s